Pemantauan Rutin & Perubahan Gaya Hidup Untuk Deteksi Dini & Pengelolaan Penyakit

GayaKeren.idBanyak orang masih belum menyadari bahaya hipertensi atau penyakit darah tinggi. Untuk memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang tahun ini bertemakan Cegah dan Kendalikan Hipertensi dengan Tepat untuk Hidup Sehat Lebih LamaPT OMRON Healthcare Indonesia, sebagai pemimpin dalam monitor kesehatan di rumah dan teknologi kesehatan, mengadakan diskusi virtual untuk mendorong masyarakat mencegah dan mengendalikan hipertensi melalui pemantauan tekanan darah secara mandiri. 

Hipertensi, yang juga disebut the silent killer, sering terjadi tanpa keluhan dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. “Prevalensi hipertensi selama ini dianggap hanya terjadi di kalangan pasien berusia 60 tahun ke atas. Namun beberapa tahun terakhir, penyakit yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner itu sering ditemui pada usia yang relatif lebih muda,” ujar Tomoaki Watanabe, Director, OMRON Healthcare Indonesia.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi hipertensi pada kelompok usia 18-39 tahun mencapai 7,3 persen dan prevalensi pre-hipertensi di rentang usia ini mencapai jauh lebih tinggi lagi, yakni 23,4 persen.

Menurut Yayasan Jantung Indonesia (YJI), hipertensi adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner. Kondisi ini tidak hanya menyerang mereka yang sudah lanjut usia tapi juga milenial, yakni generasi yang lahir antara tahun 1981 dan 1996.

Kenaikan prevalensi hipertensi pada milenial ini berhubungan erat dengan pola hidup tidak sehat, stres, dan kemajuan teknologi yang mengurangi aktivitas fisikStres dipicu oleh banyak faktor seperti tuntutan pekerjaan, selain juga pandemi COVID-19. Studi Blue Cross Blue Shield Association menemukan bahwa 92 persen milenial menganggap COVID-19 telah berdampak negatif terhadap kesehatan mental mereka.

Hipertensi patut diwaspadai sebagai komorbid atau penyakit penyerta teratas yang mengikuti penderita COVID-19. Menurut data yang dihimpun oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per 1 Juni 2021, tiga besar komorbid tertinggi yang ditemukan pada pasien COVID-19 adalah hipertensi (50 persen), Diabetes Melitus (36.6 persen), penyakit jantung (17,4 persen). Jangan lupa, hipertensi adalah kontributor utama pada penyakit jantung, stroke dan penyakit ginjal kronik.  

Pentingnya Gaya Hidup Sehat dan Deteksi Dini Hipertensi

Mengetahui adanya peningkatan prevalensi hipertensi dan ancaman penyakit COVID-19, pemantauan tekanan darah secara teratur dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat sangat dianjurkan untuk memungkinkan deteksi dini dan pengelolaan penyakit yang lebih baik.

Untuk mendukung kesehatan anak muda di masa pandemi, OMRON menekankan pentingnya pemantauan tekanan darah secara rutin di rumah, mengubah kebiasaan dan menjalani pola hidup sehat. Mengukur tekanan darah secara teratur adalah salah satu langkah paling penting untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi.

Di OMRON, kami telah lama percaya bahwa peningkatan kesehatan pasien dapat diwujudkan dengan meningkatkan kesadaran akan hipertensi dan memantau tekanan darah secara rutin di rumah. Deteksi dini terhadap kenaikan tekanan darah adalah kunci pencegahan dan pengurangan risiko berbagai komplikasi yang berhubungan dengan hipertensi,” tutur Tomoaki Watanabe, Director, OMRON Healthcare Indonesia. OMRON mendorong masyarakat Indonesia, termasuk generasi milenial, untuk tetap sehat melalui pemantauan tekanan darah di rumah, mengubah kebiasaan gaya hidup, dan tetap menginformasikan pengukuran tekanan darah mereka ke dokter untuk perawatan kesehatan preventif yang lebih kuat & baik”

Esti Nurjadin, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia juga menegaskan bahwa hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner yang tidak hanya bisa menyerang mereka yang lanjut usia tetapi juga bisa menyerang generasi muda atau milenial.

“Kenaikan prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan penyakit jantung ini berhubungan erat dengan pola atau gaya hidup antara lain merokok, konsumsi minuman beralkohol, rendahnya aktivitas fisik, rendahnya konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah, serta tingginya konsumsi gula garam dan lemak. Yang paling utama selain menghindari pola hidup tidak sehat adalah kita juga melalukan pengukuran tekanan darah secara rutin sehingga bisa mencegah atau setidaknya dan mengendalikan hipertensi.”

Ahli Jantung dan Pemerhati Hipertensi Dr. Badai Bhatara Sp.JP, FIHA, MM menambahkan, hipertensi akan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner sampai dua kali, dan risiko gagal jantung serta stroke sampai tiga kali. “Kita harus menumbuhkan kesadaran diri untuk melakukan cek kesehatan, melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin, dan mencegah serta mengendalikan hipertensi dengan memodifikasi gaya hidup seperti rajin berolahraga juga membatasi asupan garam,” ujar Dr. Badai yang juga staf di divisi prevensi dan rehabilitasi, departemen kardiologi dan kedokteran vaskular, FK Unpa

7 Aktivitas Positif Agar Terhindar Dari Depresi dan Stress

GayaKeren.id – Berbagai hal menjadi pemicu depresi saat pandemi di berbagai kalangan . Hal ini umumnya dikarenakan masyarakat tidak lagi bebas melakukan kegiatan layaknya sebelum pandemi. Beberapa aktivitas banyak dilakukan secara virtual sehingga berpotensi mengurangi hangatnya interaksi antara manusia.

Berbagai literatur dan hasil riset mengungkapkan bagaimana gejala depresi dialami sejumlah kelompok masyarakat saat pandemi. Sebagai contoh, riset dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran mengungkapkan 47% responden mahasiswa mengaku mengalami gejala depresi.

Startup konseling online dan kesehatan mental terdepan di Indonesia, Riliv, percaya bahwa kebahagiaan bisa dimulai dari diri sendiri. “Setiap manusia memiliki kapabilitas untuk menciptakan kebahagiaan.” ujar Audrey Maximillian Herli, CEO Riliv. “Mungkin awalnya terasa sulit karena kita sudah menemukan pola bahagia yang dulu dibantu oleh kehadiran orang lain. Tetapi sekarang kondisinya berbeda, dan kita harus menemukan aktivitas agar bisa berdamai dengan situasi yang sedang dihadapi.”

Riliv. aplikasi kesehatan mental terpadu yang terdiri dari meditasi online dan konseling psikologi online dan telah membantu lebih dari 150.000 pengguna agar lebih sehat mental, membagikan 7 ktivitas yang bisa dilakukan dimasa pandemi ini agar terhindari dari depresi dan stress.

  1. Meluangkan waktu berolahraga sederhana. Luangkan pagi hari saat masih sepi, membiasakan berjalan kaki ke toko atau lokasi yang tidak jauh. Berjalan kaki atau jogging di daerah yang cukup aman. Bergerak membantu melancarkan sirkulasi darah dan berdampak pada mood bahagia. Apalagi fokus menikmati pergerakan badanmu dan lingkungan sekitarmu sehingga bisa lebih mindful.

2. Jika memungkinkan, coba mengunjungi taman atau sekadar duduk di daerah penuh pohon. ‘Forest bathing’ adalah konsep dari Jepang yang mengajakmu menikmati suasana pepohonan. Aktivitas ini bisa membantumu menurunkan stres dan menenangkan diri.

3. Tidur tepat waktu . Pikiran negatif kerap muncul saat kita kelelahan, kurang tidur, dan masih terbangun di malam hari. Jangan tunda waktu untuk terlelap. Badan yang sehat berpengaruh terhadap kesehatan mental yang kuat.

 4. Bertukar kado dengan keluarga dan sahabat. Meski terhalang jarak, bukan alasan untuk tidak bersua. Menyampaikan salam dan kasih sayang melalui kado makanan delivery atau hampers cantik.

5. Mencoba resep masakan yang belum pernah dicoba. Memasak bisa menjadi meditasi bagi banyak orang. Menikmati setiap irisan pisau di sayuran atau meracik bumbu agar menjadi santapan berkualitas bisa membuatmu lebih tenang dan lega. Energi berlebihan akibat rasa kesepian bisa tersalurkan melalui kegiatan positif dengan bonus makanan lezat.

6. Memberi makan kucing di jalan. Sembari berjalan kaki, tidak ada salahnya mencoba memberi makan kucing jalanan. Perasaan berbagi dan melihat mereka makan dengan lahap bisa membuatmu merasa berharga serta meningkatkan harga diri yang bisa menangkal perasaan sedih dan depresi.

7. Mencari bantuan psikolog lewat online, lebih dipahami dan tanpa menghakimi.  Jika sudah melakukan banyak hal tetapi masih merasa kesepian bahkan tidak berharga, kamu bisa segera menghubungi psikolog online seperti Riliv. Berbeda dengan teman atau sahabat yang mungkin menghakimi, psikolog akan mendengarkan dengan tulus serta membantu kamu menemukan solusi.

Kamu akan merasa lebih berdaya dan siap menghadapi situasi sulit secara mandiri. Kabar baiknya, Riliv menawarkan cashback 100% pada 6.6 ShopeePay Mid Year Deals yang berlangsung 28 Mei – 9 Juni 2021. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi Riliv, lalu pilih ShopeePay sebagai metode pembayaran. Cashback akan didapatkan untuk transaksi di pukul 10.00 – 23.59 setiap hari selama periode kampanye. Dengan begitu, kamu bisa berkonsultasi dengan psikolog dengan lebih mudah dan hemat.

 

Lansia Hidup Sehat dan Aktif Di UsiaSenja

GayaKeren.idPada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2021 yang jatuh pada 29 Mei, KALBE Nutritionals melalui produk nutrisi harian agar warga lanjut usia (lansia) tetap aktif yaitu Entrasol semakin kukuh dengan komitmennya dalam mendukung warga lansia di Indonesia untuk tetap aktif dan lebih sehat diusia senja. Serangkaian kegiatan online diselenggarakan Entrasol untuk memeriahkan HLUN tahun ini, mulai dari webinar ilmiah yang diikuti tenaga medis, hingga talkshow kesehatan virtual untuk publik bertajuk “Peran Nutrisi Harian untuk Lansia Agar Tetap Aktif dan Fit” yang dihadiri warga lansia dan anggota keluarganya secara gratis. Talk show ini mengupas tuntas cara agar menjadi lansia yang tetap aktif dan fit dengan dukungan nutrisi harian dan olahraga ringan. Tak hanya itu, pada kesempatan ini KALBE Nutritionals juga meluncurkan inovasi terbaru Entrasol Platinum yang diformulasikan khusus untuk lansia dengan Pro-Fit Advance Formula dimana merupakan nutrisi tinggi protein dengan ekstrak buah zaitun.

Boy Sinaga, Business Unit Coordinator General Adult Nutrition KALBE Nutritionals menggaris bawahi pentingnya pemberian nutrisi setiap hari dan olahraga yang tepat bagi warga lansia, “Seiring bertambahnya usia, lansia mulai kehilangan kemampuan menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh, sehingga mempercepat proses penuaan, yang diikuti juga mulai menurunnya fungsi berbagai organ tubuh. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi aktivitas lansia sehari-hari. Berangkat dari fakta itu, Entrasol berusaha untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya nutrisi harian dan olahraga yang tepat sehingga para lansia dapat  terus aktif dan sehat. Nutrisi yang tepat, terutama pada usia lanjut, membantu pemeliharaan kesehatan dan mengurangi kemungkinan timbulnya penyakit kronis, memberikan kontribusi terhadap vitalitas dalam aktivitas sehari-hari, energi, dan suasana hati, serta membantu mempertahankan kemandirian fungsional,” papar Boy Sinaga.

dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD, selaku Wakil Menteri Kesehatan RI yang turut memberikan sambutan pada acara ini, mengajak masyarakat memberi perhatian khusus pada peningkatan jumlah penduduk lansia di Indonesia. “Dalam waktu hampir lima dekade, persentase lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat (1971-2020), yakni menjadi 9,92 persen (26 juta-an) di mana lansia perempuan sekitar satu persen lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki (10,43 persen berbanding 9,42 persen). Dibutuhkan perhatian yang cukup tinggi dari seluruh elemen masyarakat terkait hal ini, karena lansia cenderung membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar mereka, mengingat hidup mereka lebih berisiko, bahkan cenderung termarginalkan,” ungkap dr. Dante.

Nutrisi yang tepat akan berdampak besar pada kesehatan fisik dan kesejahteraan para lansia. Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa kebutuhan nutrisi berbeda-beda tergantung usia seseorang. Seperti halnya balita yang memiliki kebutuhan makanan yang berbeda dengan remaja, kebutuhan gizi untuk lansia pun berbeda dengan kebutuhan orang dewasa yang lebih muda. Makan sehat bagi lansia tidak hanya berkontribusi pada kesehatan fisik, tetapi juga memiliki pengaruh besar pada memori dan fungsi mental. Inilah mengapa nutrisi untuk lansia sangat penting dan bagaimana memastikan lansia menerima nutrisi yang cukup.

Pada acara yang sama, dr. Lazuardhi Dwipa, SpPD-KGER, Dokter Penyakit Dalam dan Konsultan Geriatri mengingatkan bahwa pada kelompok usia geriatri terdapat risiko terjadi kerentaan/kerapuhan. “Kerentaan merupakan proses yang sejalan dengan menurunnya kapasitas fungsi tubuh pada proses menua. Kerentaan pada lansia biasanya memiliki setidaknya 3 dari 5 ciri-ciri, yakni kelemahan otot rangka (sarkopenia), merasa lelah sepanjang waktu (depresi), banyak penyakit menahun (>2 tahun), terdapat penurunan performa fisik, serta adanya malnutrisi. Tata laksana untuk mengatasi kerentaan pada kelompok geriatri adalah memastikan asupan kalori dan protein cukup dan suplementasi gizi bila diperlukan, olahraga penguatan otot dan stamina, serta kelenturan. Penting juga dilakukan program pencegahan jatuh, suplementasi vitamin D, dan penyakit menahun dikelola dengan baik, serta mencegah efek tidak baik banyaknya obat (polifarmasi),“ papar dr. Lazuardhi yang juga merupakan staf pengajar di Universitas Padjajaran ini.

Lansia bisa memilih makanan dengan kandungan protein, serat, antioksidan, vitamin, mineral, Omega 3 dan Omega 6. Serta jangan lupa untuk menjaga asupan nutrisi yang rendah laktosa agar tidak mengganggu kondisi pencernaan dan juga rendah gula. “Untuk selalu mendukung lansia agar dapat memenuhi nutrisi setiap hari yang dibutuhkan untuk tetap sehat, aktif dan fit di usia senja, Entrasol meluncurkan produk terbarunya Entrasol Platinum. Inovasi terbaru KALBE Nutritionals ini diformulasikan khusus dengan Pro-Fit Advance formula, nutrisi tinggi protein dengan ekstrak buah zaitun yang dilengkapi juga dengan kandungan serat, Omega 3 dan Omega 6, 11 vitamin dan 8 mineral, lebih rendah gula, serta rendah laktosa yang membuatnya lebih nyaman di perut,” jelas Boy Sinaga.

Buah zaitun juga mengandung antioksidan dan anti inflamasi alami, meningkatkan kesehatan kulit dan memperlambat penuaan, mencegah kanker, mendukung kesehatan tulang dan melawan osteoporosis, membantu menjaga kesehatan kardiovaskuler, membantu menjaga kelancaran peredaran darah, menangkal radikal bebas, dan memperlambat proses penuaan dini. Dalam segelas Entrasol Platinum terkandung segala kebaikan ekstrak buah zaitun yang setara dengan 8 buah zaitun atau 8 sdm minyak zaitun.

dr. Antonius Andi Kurniawan, SpKO, dokter spesialis kedokteran olahraga menambahkan hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga lansia tetap sehat dan fit adalah olahraga. “Olahraga merupakan salah satu pelengkap di samping dari nutrisi untuk lansia agar mereka bisa tetap aktif dan fit sehari-hari. Meskipun ada kekhawatiran seputar lansia yang berolahraga, manfaat kesehatan dari gaya hidup aktif jauh lebih besar daripada risikonya. Memang benar bahwa lansia mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan pulih dari cedera, tetapi lansia disarankan untuk melakukan olahraga intensitas ringan agar mereka tetap kuat dan aktif. Lansia memerlukan 30 menit setiap hari untuk melakukan olahraga, dimana kombinasi gerakannya bisa untuk fleksibilitas, kardio, kekuatan otot dan keseimbangan,” ungkap dr. Andi.

Oleh karena itu pada kegiatan Talkshow kali ini, Entrasol juga memperkenalkan 30 Minutes for 60+, olahraga sederhana, hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk dilakukan lansia setiap harinya agar tetap aktif dan fit. Nutrisi setiap hari yang tepat harus diimbangi dengan olahraga teratur serta gaya hidup sehat sehingga bisa memberikan manfaat kesehatan. Jika memungkinkan bisa disarankan lansia mengikuti gerakan atau latihan ringan secara rutin untuk menambah porsi di latihan kardio dan otot ringan agar massa otot tetap terjaga.

 “Intinya, lansia membutuhkan nutrisi setiap hari yang tepat serta olahraga yang teratur. Entrasol selalu peduli kesehatan lansia secara keseluruhan, jadi selain membantu memenuhi nutrisi setiap hari mereka, kami juga mendorong mereka untuk tetap aktif dengan banyak melakukan aktivitas fisik misalnya olahraga ringan dengan intensitas rendah selama 30 menit setiap harinya. Hal ini bertujuan agar tercipta lansia yang aktif, fit, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap Boy Sinaga.

Wujudkan Tubuh Sehat dan Bugar dengan Menciptakan Mini Gym di Rumah

GayaKeren.id – Di tengah pandemi, berolahraga rutin sepertinya harus menjadi kebiasaan baru demi hidup yang lebih sehat dan berkualitas. Saat ini, Anda bisa berolahraga dari rumah, dengan home workout equipment yang variatif a la gym versi mini, untuk menemani healthy lifestyle Anda.

“Menjalani hidup sehat bisa dilakukan dari rumah, apalagi sekarang sudah hadir berbagai peralatan dan produk olahraga masa kini yang dirancang dengan bahan yang lebih ringan dan minimalis, sehingga mudah disimpan saat tidak digunakan. Harga dari peralatan dan produk tersebut juga sangat bervariasi sehingga para penggemar olahraga bisa memilih yang sesuai dengan budget mereka,” ujar Elsa Maria Pattie, Blibli.

Dengan ragam pilihan produk dan peralatan olahraga tersebut, orang-orang bahkan bisa membuat mini-gym di rumah sendiri. Berikut adalah inspirasi untuk memulai olahraga dari rumah:

Berjalan untuk memelihara kesehatan jantung

Banyak sumber mengatakan bahwa berjalan selama minimal 30 menit tiap hari adalah kebiasaan baik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukannya akibat minimnya outdoor area dan kondisi pandemi yang mengharuskan physical distancing. Walking pad bisa jadi solusi olahraga dari rumah. Jangan takut makan tempat bagi pecinta hunian minimalis, karena walking pad bisa dilipat dan diselipkan dengan mudah. Sambil mendengarkan lagu, Anda bisa berjalan dengan dengan speed range yang disesuaikan.

 

Perkuat otot dengan gowes dari rumah

Bagi yang memiliki berat badan berlebih, pakar kesehatan menyarankan untuk memilih bersepeda sebagai olahraga rutin karena tidak terlalu memberi tekanan pada persendian tubuh. Nah, sepeda statis adalah jawabannya! Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Anda bisa memperkuat otot dengan gowes dari rumah. Berolahraga dengan sepeda statis ini juga bisa diterapkan pada usia lanjut karena minim risiko. Biar tidak bosan, mainkan drakor atau tontonan kesukaan, karena home workout equipment ini tidak menimbulkan suara berisik. Selain itu, Anda bisa mengubah pengaturan beban kayuhan, waktu, dan ketinggian dudukan sesuai kebutuhan.

Bakar kalori dengan melompat

Jika ingin olahraga yang lebih menyenangkan, melompat bisa jadi pilihan untuk dicoba. Skipping, atau melompat dengan bantuan tali, kesannya sederhana. Namun, cabang olahraga plyometric yang bermanfaat untuk membakar kalori ini bisa meningkatkan kemampuan otak loh,  karena tubuh dan pikiran berkoordinasi membuat tempo dengan bergerak melompat. Equipment-nya pun sederhana, Anda hanya butuh skipping rope dan konsistensi untuk melakukannya. Olahraga ini biasanya divariasikan dengan workout lainnya seperti Muay Thai atau rangkaian gerakan HIIT atau high-intensity interval training.

Bentuk badan dengan angkat beban

Apabila ingin memiliki bentuk tubuh sesuai keinginan, Anda perlu komitmen tinggi untuk melakukan olahraga yang membentuk otot. Tidak perlu berkunjung ke gym, dengan bermodalkan satu set dumbell, Anda bisa melakukan beberapa simple exercise dari rumah. Pilihlah dumbell yang beratnya sesuai dengan bobot tubuh. Pelajari gerakan sederhana di Youtube dan untuk hasil maksimal, fokuslah pada gerakan tubuh, bukan repetisi. Anda juga bisa melakukan olahraga ini di depan cermin untuk memastikan gerakan sudah dilakukan dengan baik.

Pantau perkembangannya secara rutin

Untuk memantau berat badan sekaligus progres olahraga yang telah Anda lakukan secara rutin, jangan lupa sediakan timbangan dalam home gym Anda. Lakukan pengecekan berat badan secara berkala dengan timbangan badan digital yang bisa menampung beban hingga 180 kg. Desainnya yang minimalis membuat produk ini awet dalam penggunaannya serta tidak mengganggu suasana bila diletakkan di pojok ruangan.

Berbagai home workout equipment ini bisa didapat dengan belanja digital di e-commerce kesayangan, salah satunya Blibli. Di platform e-commerce lokal ini, Anda bisa memanfaatkan layanan Click and Collect, yaitu membeli di aplikasi dan menjemput produknya langsung di toko. Alhasil Anda bisa memastikan produk olahraga yang dikehendaki sudah sesuai ekspektasi dan kebutuhan.

Hadang Virus Covid-19 Dengan Jaga Imunitas Tubuh Setelah Vaksin

GayaKeren.id – Program vaksinasi COVID-19 saat ini masih terus dilaksanakan oleh pemerintah. Menurut data Kementerian Kesehatan, per tanggal 04 Mei 2021 pukul 08.00 tercatat sebanyak 12.572.111 masyarakat Indonesia telah divaksinasi. Meskipun sudah divaksin, masyarakat tetap dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan, tentunya hal ini juga harus terus diterapkan untuk para calon penerima vaksin di tahap selanjutnya.

Menurut dr. Helmin Agustina Silalahi, Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan. “Sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan di masa vaksinasi ini. Hal ini untuk tetap menjaga kondisi tubuh kita tetap prima dan terhadang dari berbagai virus. Kami sangat menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan tubuh baik sebelum maupun sesudah vaksinasi Covid19.”

Meskipun vaksin dapat membentuk kekebalan tubuh, menjaga kesehatan dengan vitamin herbal juga perlu dilakukan untuk tetap menjaga imunitas. Nah, agar manfaat dari pemberian vaksin menjadi lebih maksimal, penting untuk selalu menjaga daya tahan tubuh.

Ophiocordyceps sinensis, Cordyceps militaris in Glass bottles within light and temperature control room. Chinese medicine.

Berikut ini beberapa tips dalam menjaga kesehatan tubuh:

  1. Jaga Imunitas Untuk Hadang Virus, Hal ini penting untuk diperhatikan baik sebelum vaksinasi atau sesudah vaksinasi. Menjaga imunitas yang paling mudah adalah dengan menerapkan pola hidup sehat diantaranya memenuhi asupan gizi seimbang, olahraga teratur, mengatasi stress dengan baik dan istirahat yang cukup.
  2. Penerapan protokol kesehatan, Selain menjaga imunitas tubuh, protokol kesehatan juga sama pentingnya untuk tetap dilakukan. Hal ini akan semakin melindungi diri kita dari Covid 19. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak adalah protokol kesehatan yang harus selalu kita terapkan.
  3. Konsumsi Vitamin Sesuai Kebutuhan, konsumsi vitamin atau suplemen juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh atau imunitas sesuai kebutuhan. Pilih suplemen yang mengandung bahan alami dan memiliki khasiat untuk menghadang virus. Salah satunya vitamin herbal yang mampu untuk memelihara kesehatan, menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan stamina sehingga bisa mengembalikan kebugaran dan energi lebih cepat.

H2 Cordyceps Militaris adalah vitamin herbal yang mengandung ekstrak jamur Cordyceps Militaris. Jamur ini memiliki senyawa aktif, seperti Cordycepin dan Adenosin yang digunakan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh, menjaga stamina tetap stabil dan meningkatkan kadar energi di dalam tubuh. Ekstrak Cordycepin-nya mengandung Polisakarida sebagai antioksidan (penangkal radikal bebas) dalam tubuh dan membantu meningkatkan suplai oksigen ke sistem kardiopulmoner sekaligus menjaga daya tahan tubuh.

Kalbe berkomitmen untuk menghadirkan inovasi multivitamin untuk menjaga kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya melalui H2 Cordyceps Militaris yang terbuat dari tanaman herbal, jamur cordyceps militaris dan dipadukan dengan proses teknologi ilmiah” kata Feni Herawati, Head of Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk.

“Melalui produk H2 Cordyceps militaris, kami melakukan inovasi untuk mengembak biakkan jamur, yaitu melalui metode kultur jaringan. Dengan metode ini, jamur dapat lebih cepat dipanen, hanya 2 bulan dengan tetap menjaga stabilitas kandungan bahan aktif dan higienitas produk tetap terjamin serta bebas kontaminasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, berdasarkan kajian Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Pd.D.Med.Sc., seorang Guru Besar Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya, jamur cordyceps militaris, sebagai salah satu bahan baku obat tradisional disinyalir memiliki potensi sebagai penangkal serangan virus dalam tubuh. “Kandungan dua senyawa aktif, adenosin dan cordycepin pada jamur cordyceps militaris ini memiliki struktur yang mirip dengan obat virus Galidesivir, yakni sebagai antivirus yang berpotensi cocok untuk virus COVID-19.” imbuhnya.

Feni Herawati menambahkan bahwa perusahaannya berupaya menyediakan produk yang harganya terjangkau dan bisa dikonsumsi masyarakat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. “Saat ini, H2 Cordyceps Militaris sudah bisa diperoleh di apotik-apotik terdekat dan marketplace seperti  Shopee dan Tokopediaseharga 240 ribu rupiah (harga resmi). Dengan adanya inovasi vitamin herbal ini, kami berupaya untuk mendorong masyarakat terjaga imunitasnya dalam menghadang virus dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.” tutupnya.

 

PRENAGEN dan Klikdokter mendukung BKKBN Mencegah Stunting di Indonesia

GayaKeren.idKALBE Nutritionals melalui salah satu produk unggulannya di kategori nutrisi kehamilan dan menyusui di Indonesia yaitu PRENAGEN, menaruh perhatian khusus dan tergerak untuk berpartisipasi aktif pada penurunan angka stunting, yang kasusnya masih tinggi di Indonesia. Sebagai wujud nyata keseriusan dalam pencegahan stunting, PRENAGEN bekerja sama dengan Klikdokter yang merupakan situs portal komunikasi, informasi, dan edukasi kesehatan bagi komunitas medis dan publik, mendukung Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan percepatan penanganan kejadian stunting di Indonesia. Program kolaborasi BKKBN, PRENAGEN, dan Klikdokter yang bertajuk “Smart Sharing: Program Kerja Sama Penurunan Angka Stunting di Indonesia” ini akan melakukan serangkaian kegiatan edukasi online maupun offline yang menjangkau dan melibatkan bidan di seluruh Indonesia, serta melakukan pilot project studi observasional dan program intervensi gizi untuk pencegahan stunting di beberapa daerah di Indonesia.

Berbicara di acara peluncuran kerja sama tersebut di BKKBN Jakarta (04/05), Sinteisa Sunarjo, Group Business Unit Head Woman Nutrition KALBE Nutritionals menyampaikan kepedulian PRENAGEN terhadap penanganan stunting di Indonesia. “Mengingat kompleksitas masalah stunting di Indonesia, dibutuhkan sinergi semua pihak untuk mengatasi stunting. Terkait fakta kasus stunting tersebut, PRENAGEN bersama-sama dengan Klikdokter ingin berkontribusi dan mendukung pemerintah melalui kerja sama dengan BKKBN. Untuk itulah, BKKBN, PRENAGEN, dan Klikdokter menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat upaya penurunan angka kasus stunting,” papar Sinteisa Sunarjo.

Kondisi stunting atau gagal tumbuh pada anak sangat terkait dengan gizi penduduk yang buruk dalam periode cukup panjang. Tanpa penanganan serius akan semakin banyak penduduk yang dewasa dan menua dengan perkembangan kemampuan kognitif yang lambat, mudah sakit dan kurang produktif.

Masa 1.000 hari pertama atau sekitar tiga tahun kehidupan sejak masih dalam kandungan, merupakan masa penting pembangunan ketahanan gizi. Lewat dari 1.000 hari, dampak buruk kekurangan gizi akan sulit diobati. Kekurangan gizi pada ibu hamil juga bisa memicu stunting. “Nutrisi memang mengambil peran penting yang perlu menjadi perhatian lebih bagi calon orang tua baik sejak masa perencanaan, kehamilan, hingga menyusui. Kami sebagai penyedia produk nutrisi untuk ibu hamil, sangat menaruh perhatian dan mendukung pemberian nutrisi terbaik pada 1.000 hari pertama kehidupan, terutama nutrisi makro dan mikro yang penting dikonsumsi,” lanjut Sinteisa.

Penyebab tingginya angka stunting di Indonesia dikarenakan juga sebagian kelahiran bayi di Indonesia sudah dalam kondisi kekurangan nutrisi, lalu dibesarkan juga kurang zat gizi. Adapun faktor yang menyebabkan stunting, bisa berasal dari faktor eksternal seperti buruknya fasilitas sanitasi, minimnya akses air bersih, dan kurangnya kebersihan lingkungan, serta faktor internal yaitu kekurangan gizi kronis yang bisa menyebabkan abortus, anemia pada bayi baru lahir, bayi dengan berat badan lahir rendah, cacat bawaan, hingga kematian. Kekurangan gizi kronis pada anak akan menimbulkan persoalan serius dalam pembangunan sumber daya manusia di masa depan.

Presiden Joko Widodo pada Januari 2021 lalu menargetkan pada tahun 2024 kasus stunting di Indonesia bisa ditekan hingga berada di angka 14% dan angka kematian ibu bisa ditekan hingga di bawah 183 kasus per 100.000 ibu melahirkan.

Program “Smart Sharing” ini dimulai pada April 2021 dan bertujuan memberikan edukasi seluas-luasnya kepada masyarakat bagaimana mempersiapkan ketahanan kesehatan keluarga untuk mencegah stunting, menurunkan angka kematian ibu melahirkan, dan menurunkan angka kematian bayi. Secara garis besar, program ini akan menggelar 3 jenis kegiatan, yaitu edukasi secara online, edukasi secara offline, dan program intervensi gizi di 2 kabupaten/kota. Untuk kebutuhan ini, Klikdokter menggunakan sarana aplikasi KlikKB sebagai hub atau pusat komunikasi yang digunakan program ini.

Adapun KlikKB merupakan aplikasi terkait perencanaan kehamilan, hamil, tumbuh kembang anak, penggunaan kontrasepsi, dan konsultasi gratis dengan bidan-bidan secara online. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur untuk para bidan, ibu hamil, dan ibu dengan batita. Semua fitur yang ada disediakan guna mengontrol kondisi janin dan nutrisi anak untuk membantu meminimalisasikan risiko stunting.

Turut berbicara di penandatanganan kesepakatan, Bonny Mateus Anom, Direktur PT Medika Komunika Teknologi (Klikdokter) menjelaskan kesiapan dan dukungan terhadap program ini. “Program ini sangatlah penting karena edukasi perlu dilakukan secara massif kepada sebanyak mungkin perempuan di Indonesia. Edukasi yang akan diberikan antara lain mengenai pentingnya pengetahuan seputar masa persiapan, masa hamil dan masa menyusui, serta edukasi tentang nutrisi yang dibutuhkan untuk mencegah terjadinya stunting, kematian ibu melahirkan, dan kematian bayi’ jelas Bonny.

Selain melalui aplikasi KlikKB, edukasi akan disampaikan melalui masing-masing media digital yang dimiliki PRENAGEN, BKKBN, dan Klikdokter, baik di website maupun media sosial, serta secara offline di klinik-klinik dan melalui bidan-bidan. Edukasi secara daring termasuk infografis dan video edukasi akan dilakukan secara berkala di aplikasi KlikKB, serta situs dan kanal media sosial yang dimiliki BKKBN, PRENAGEN, dan Klikdokter. Selanjutnya, kolaborasi ini juga akan menggelar rangkaian webinar untuk komunitas bidan dan masyarakat secara umum, serta sejumlah kegiatan Social Media Live untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap stunting.

Studi observasional dan program intervensi gizi bertujuan membantu memberikan asupan bernutrisi kepada ibu yang sedang hamil, ibu menyusui, dan bayi usia 6-9 bulan dan mengukur seberapa efektif pengaruhnya terhadap kesehatan ibu dan perkembangan janinnya, serta tumbuh kembang bayi. Pilot project studi observasional dan intervensi gizi untuk mencegah stunting telah diluncurkan secara simbolis oleh Kepala BKKBN Dr. (HC), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) bersama KALBE Nutritionals dan Klikdokter di Godean, Kabupaten Sleman pada 12 April 2021 lalu, disaksikan Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Dwi Listyawardani, dan Kepala Dinas P3AP2KB Sleman Mafilindati Nurani. Selanjutnya, studi observasional dan program intervensi gizi ini akan berlangsung hingga Januari 2022, di Kabupaten Sleman dan Kota Madiun.

Dr. (HC), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Kepala BKKBN dalam sambutannya menegaskan komitmen BKKBN menurunkan angka kasus stunting di Indonesia.  “Stunting harus ditekan dari hulu ke hilir mulai dari program edukasi hingga intervensi gizi untuk mencegah anak gagal tumbuh. Program edukasi penting agar anak tidak salah gizi dan yang juga harus diperhatikan adalah pengamatan terhadap kondisi gizi anak. Pandemi telah mengakibatkan kegiatan posyandu di banyak daerah terhenti, padahal selama ini Posyandu berperan besar sebagai langkah awal pengawasan gizi anak. Kami berharap kolaborasi ini menjadi cara alternatif agar gizi dan kesehatan anak di Indonesia terpantau,” ungkap dr. Hasto.

Di tempat yang sama, Ongkie Tedjasurja, President Director KALBE Nutritionals juga mengungkapkan harapannya. “Program perbaikan gizi ibu hamil, wanita usia subur, dan bayi pada akhirnya adalah investasi penting bagi masa depan bangsa. KALBE Nutritionals sendiri selalu berkomitmen menjadi penyedia nutrisi untuk setiap tahap kehidupan, mulai dari persiapan kehamilan, tahap perkembangan anak-anak, usia muda dan produktif, hingga kalangan senior atau lansia. Semoga inisiatif ini bisa didukung semua instansi agar bisa membawa hasil nyata bagi anak Indonesia dan kita harapkan juga angka stunting dapat turun sesuai dengan yang diharapkan,” ungkap Ongkie.

Ikatan Dokter Anak Indonesia Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Yang Bisa Dicegah Dengan Imunisasi

GayaKeren.idPengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bersama Satgas Imunisasi mengadakan seminar media untuk meningkatkan kesadaran dari berbagai pihak agar imunisasi lengkap dapat tetap diberikan dan penyakitpenyakit yang sudah dapat dicegah dengan imunisasi tidak menjadi wabah di masa pandemi COVID19 ini. Acara ini dibuka oleh moderator dari Ketua Bidang Organisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K).

Menghadirkan narasumber Dr. Prima Yosephine B.T. Hutapea, M.K.M., Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai pembicara pertama yang menjelaskan, “dengan cakupan imunisasi lengkap yang tinggi dan merata akan membentuk kekebalan kelompok, sehingga bila sudah banyak orang yang imunisasi maka akan membuat orangorang disekitarnya yang belum imunisasi akan ikut terlindungi dari penyakit tersebut. Bila sekolah tatap muka dilakukan dan membuat adanya akumulasi anak yang belum di imunisasi lengkap, maka dapat meningkatkan resiko outbreak penyakit lain yang sebelumnya sudah dapat tertangani. Seorang anak dapat dikatakan memiliki imunisasi lengkap jika mendapatkan imunisasi saat bayi, dibawah 2 tahun, dan saat sekolah.”  Dr. Prima menyampaikan data yang diperoleh Kementerian Kesehatan, sampai dengan saat ini jumlah Kabupaten/Kota yang mencapai target Imunisasi Dasar Lengkap lebih rendah dibandingkan dengan bulan Desember 2019. Strategi yang dapat dilakukan dalam penguatan imunisasi diantaranya adalah pelacakan bayi dan balita yang belum lengkap status imunisasi, melakukan pelaksanaan imunisasi kejar(catchup), peningkatan kompetensi petugas agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi, mengupayakan agar kesadaran dan keinginan masyarakat meningkat untuk melakukan imunisasi, melakukan penguatan kerjasama layanan Kesehatan pemerintah dan swasta, serta penyediaan vaksin yang cukup dan tepat waktu. Dr. Prima menyampaikan akan adanya rencana penambahan vaksin baru yaitu vaksin Pneumokokus (PCV), Japanese Encephalitis (JE), dan Rotavirus. Targetnya tahun 2024 seluruh Indonesia sudah memiliki vaksin tersebut.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita, Sp.A(K),MSc, PhD yang menyampaikan bahwa pandemi COVID19 menyebabkan disrupsi layanan imunisasi sehingga anak banyak yang tidak mendapatkan imunisasi dan menyebabkan mereka rentan terkena PD3I. Cakupan imunisasi DPTHBHib 4 tahun 2020 sebesar 42,8% sedangkan cakupan Rubella/MR2 sebesar 40,9%. Angka ini mengalami penurunan sebesar 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan cakupan signifkan terjadi pada Mei 2020. Pelayanan imunisasi mengalami disrupsi karena anjuran pemerintah untuk stay at home sebagai salah satu upaya untuk mencegah transmisi penyakit COVID19. Padahal seharusnya vaksinasi rutin, KLB Campak, Difteri, Polio, tetap harus dilakukan untuk mencegah masalah baru yang dikarenakan terhentinya vaksinasi rutin.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan imunisasi ganda yaitu pemberian lebih dari satu jenis imunisasi (imunisasi ganda) dalam satu kali kunjungan. atau yang biasa dikenal dengan stimultaneous vaccination diberikan untuk mempercepat perlindungan kepada anak, meningkatkan efisiensi pelayanan dan orang tua tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan berulang kali.

Berdasarkan data dari UNICEF Indonesia tahun 2018 terdapat sekitar 2 juta anak tidak mendapat vaksinasi di sebagian wilayah Indonesia. UNICEF ingin memastikan distribusi vaksin COVID19 yang cepat, aman dan efisien sertamampu menjangkau kelompok yang sangat marjinal. UNICEF mendukung logistik rantai suplai imunisasi dan sistem distribusinya, penguatan imunisasi rutin dengan pencangkauan imunisasi di wilayah yang tertinggal, pengenalan vaksin baru serta memberikan dukungan terhadap kampanye imunisasi.

Bulan Imunisasi Anak Sekolah harus dijalankan kembali, dengan tetap sesuai protokol kesehatan. Penting juga untuk melibatkan seluruh UKS dalam pembukaan sekolah ini. Hal ini lah yang dapat menjadi upaya pencegahan penyakit. Jadi kita harus memastikan kejar imunisasi agar kita semua saling terlindungi.

Nutrisi Sehat Selama Berpuasa

GayaKeren.id – Puasa menjadi kegiatan rutin setiap tahun yang membawa dampak baik buat aktifitas oragan penceranan kita. Selain karena kita jadi belajar mengatur pola makan, kita juga jadi lebih perduli dangan apa saja yang kita makan, untuk menjaga stamina selama menjalankan ibadah puasa.

Madu menjadi salah satu super food yang sangat di sarankan untuk dikonsumsi dalam kondisi apa pun, termasuk pada saat menjalankan ibadah puasa, baik dikonsumsi saat sahur maupun pada saat berbuka puasa. Dihasilkan dari spesies pepohonan berbunga jenis madu disarikan dan diproses secara teliti demi memastikan kandungan kesehatannya tetap tersimpan baik untuk tubuh kita, khususnya sistem pencernaan.

Selandia Baru berbangga memiliki 9.282 kaitiaki pī (istilah Bahasa Maori untuk peternak lebah) resmi dan terdaftar, yang mengabdikan waktu dan keahliannya untuk merawat kesehatan lebah serta lingkungan sekitarnya. Terlebih lagi, kondisi tanah, iklim, serta teknologi yang diterapkan di Selandia Baru dalam setiap tahap produksi madu – dari sarang lebah hingga sampai ke rumah kita – benar-benar diperhatikan agar kualitas madunya terjamin sangat baik. Selandia Baru merupakan satu-satunya negara di dunia yang memiliki definisi madu mānuka yang formal dan ilmiah yang diatur oleh Kementrian Industri Primer, dan seluruh madu mānuka yang diekspor sudah dites untuk mengesahkan informasi pada labelnya sebelum diekspor.

“Selandia Baru sangat menjaga komitmen dan kepatuhannya terhadap serangkaian tindakan untuk melindungi kualitas, integritas, dan kemurnian madunya. Standar ketat dari pemerintah, industri, serta internasional terus dipenuhi untuk memastikan produk madunya dijamin sebagai salah satu yang terbaik di dunia,” ungkap Diana Permana, New Zealand Trade Commissioner untuk Indonesia, New Zealand Trade and Enterprise.

Kita intip manfaat madu yok :

Manfaat untuk sistem pencernaan

Maag atau rasa terbakar di ulu hati merupakan masalah pencernaan yang lumrah terjadi. Selain melalui pengobatan medis, orang yang menderita penyakit ini harus makan dalam porsi kecil sering-sering, tetapi tentunya hal itu tidak mungkin dilakukan saat berpuasa. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri H. pylori atau inflammatory bowel disease (IBD) atau peradangan di saluran usus. Jika tidak diatasi, penyakit ini bisa berkembang menjadi masalah lainnya yang lebih bahaya, misalnya pendarahan di saluran pencernaan.

Manfaat  untuk penyakit pernapasan

Sudah setahun lebih pandemi COVID-19 terjadi. Sekarang suara bersin atau batuk sekecil apapun pasti mengganggu. Di saat seperti inilah madu mānuka bisa kita jadikan penolong: karena secara uji klinis telah dibuktikan kemampuannya sebagai alternatif dari obat antibiotik dalam perawatan cystic fibrosis, suatu infeksi pernapasan yang disebabkan bakteri mematikan. Berdasarkan penelitian di Universitas Oxford, madu mānuka mengandung hidrogen peroksida yang mungkin lebih efektif menangani infeksi saluran pernapasan atas (URTI) dibandingkan obat yang bisa kita beli di apotek.

Manfaat untuk kulit

Tahu ngga, madu mānuka juga bagus sekali untuk perawatan secara topikal pada permukaan kulit. Jika kulit wajahmu mudah berjerawat dan gonta-ganti produk perawatan malah akan memperparah kondisinya, coba gunakan madu mānuka sebagai pelembap/cuci wajah. Senyawa kimianya yang bersifat anti peradangan dan memiliki pH rendah mampu memperbaiki kondisi kulitmu. Sebagai tambahan, penggunaan madu mānuka juga baik untuk merawat kondisi kulit lain, misalnya eksim, psoriasis, kulit lutut yang kering, bahkan bibir pecah-pecah karena kita kan tidak bisa minum paling tidak selama 13 jam selama puasa.

Sekarang kita sudah tahu betapa berkhasiatnya madu mānuka untuk badan di kala sakit. Bayangkan seberapa besar manfaatnya untuk menjaga tubuh kita tetap segar dan sehat dalam kondisi normal. Selalu jaga diri dan keluarga Anda agar tetap sehat dan nikmati bulan Ramadan dalam damai.

Webinar Persatuan Dokter Gizi Klinis Indonesia (PDGKI) DKI Jakarta, Nutrisi Sebagai Penunjang Keberhasilan Terapi Kanker

GayaKeren.id – Saat ini dunia sedang disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19 yang menyebar hampir disemua negara di dunia. Tingkat penularan yang tinggi, masa inkubasi virus yang relatif singkat dan ancaman kematian yang tinggi karena penyumbatan lendir di paru-paru membuat setiap negara melakukan berbagai cara untuk menghentikan penularan virus ini.

Kenyataan bahwa mudah menular lewat udara dan menyebabkan kematian membuat Corona menjadi salah satu penyakit yang ditakuti saat ini. Padahal ada beberapa penyakit yang jauh lebih mematikan dari pada Covid-19, salah satunya penyakit kanker. Kanker masih menjadi salah satu penyumbang angka kematian terbesar di dunia, dimana berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tercatat ada 19 300 000 kasus kanker baru di tahun 2020, dengan kematian sebanyak 9 900 000 juta.

Asupan makanan menjadi salah satu hal terpenting untuk menentukan berhasil tidaknya pengobatan yang dijalankan penderita kanker. Untuk itu Persatuan Dokter Gizi Klinis Indonesia (PDGKI) Cabang DKI Jakarta, Kamis (8/4), menggelar webinar yang bertemakan Nutrisi Sebagai Penunjang Keberhasian Terapi Kanker  yang menghadirkan dr. Umi Mangesti Tjiptoningsih, Sp. Onk. Rad dan dr. Ida Gunawan, MS, SpGK(K) sebagai pembicara.

“Menjalani pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi optimal adalah langkah penting yang perlu dilakukan oleh pasien kanker dalam mendukung terapi kanker. Pemenuhan nutrisi pada masa-masa terapi bertujuan untuk menjaga berat badan ideal serta memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi seperti protein dan EPA (asam lemak omega 3 dari minyak ikan) untuk tahap pemulihan dan penyembuhan. Namun hal ini tidak selalu mudah bagi pasien kanker, salah satunya dikarenakan efek samping dari terapi kanker yang menyebabkan pasien mengalami kesulitan makan. PDGKI dengan dukungan penuh dari Fresenius Kabi pada hari ini mengadakan webinar dan lomba penulisan untuk jurnalis sebagai bagian dari upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nutrisi untuk menunjang keberhasilan terapi kanker sekaligus membagikan solusi/ saran yang bisa dilakukan oleh pasien maupun keluarga/kerabat untuk pemenuhan nutrisi yang optimal bagi pasien kanker.”

Pembicara kedua dr. Ida Gunawan, MS, SpGK(K) dalam pemaparannya menjelaskan ketika pasien kanker masih bisa makan (golden moment) maka harus dioptimalkan dengan pemberian nutrisi yang tepat dan sesuai anjuran dari European Society for Parenteral and Enteral Nutrition (ESPEN), yaitu harus mengasup nutrisi untuk memenuhi kebutuhan energi : 25 – 30 kkal/kg BB/hari, dan kebutuhan protein : 1.0 – 1.5 g/kg BB/hari, serta EPA (asam lemak omega 3) sebanyak 1-2 g per hari.

“Berbagai upaya bisa dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi pasien kanker, di antaranya adalah makan sering dalam porsi kecil, variasi menu, hingga memilih makanan sehat yang disukai. Apabila pasien tidak dapat mengasup makanan sesuai kebutuhan hariannya atau sulit mendapatkan zat gizi EPA, protein, dan energi sesuai anjuran, maka pasien dapat memanfaatkan ONS (oral nutritional supplement) untuk memenuhi nutrisinya. Tentu saja observasi dan rekomendasi dokter gizi klinis diperlukan untuk menilai kebutuhan pasien.”

Presiden Direktur PT Fresenius Kabi Indonesia, Indrawati Taurus, dalam jumpa pers Lomba Penulisan untuk Jurnalis 2021 menyampaikan dukungan yang diberikan oleh Fresenius Kabi kepada PDGKI adalah bentuk komitmen untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupan nutrisi bagi pasien kanker dan berbagai solusi yang bisa dilakukan untuk menunjang pemenuhan nutrisi yang optimal.

“Sejalan dengan filosofi kami yaitu caring for life, Fresenius Kabi berkomitmen untuk mendukung tenaga medis dalam perawatan pasien kanker dengan menyediakan produk nutrisi berkualitas sesuai dengan rekomendasi yang ada dan membantu upaya edukasi kepada masyarakat luas mengenai nutrisi. Kami berharap media bisa juga turut aktif untuk upaya edukasi kepada masyarakat luas mengenai nutrisi yang optimal, sehingga pasien kanker maupun kerabat dan keluarganya dapat memberikan fokus lebih dalam pemenuhan nutrisi untuk menunjang kesuksesan terapi.“

Sebagai upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nutrisi untuk menunjang keberhasilan terapi kanker sekaligus membagikan solusi/saran yang bisa dilakukan oleh pasien maupun keluarga dan kerabat untuk pemenuhan nutrisi yang optimal bagi pasien kanker, PDGKI menyelenggarakan lomba penulisan untuk jurnalis dengan hadiah jutaan rupiah, dan berlansung hingga 7 Juli mendatang.

Asupan Nutrisi untuk Memperkuat Daya Tahan Tubuh Sang Buah Hati

GayaKeren.id – Memberi perhatian dan perlindungan kepada anak merupakan kewajiban setiap orang tua, apalagi di masa pandemi. Daya tahan tubuh anak belum sempurna sehingga mudah terpapar virus dan penyakit. Para orang tua tetap perlu melakukan upaya-upaya agar buah hati terhindar dari virus COVID-19, dan diharapkan untuk terus memantau asupan nutrisi bagi buah hati agar tubuh mereka sehat dan memiliki daya tahan yang kuat.

Berbicara di konferensi pers Morinaga Chil*Go!secara virtual (25/03) dengan tema PeduliGiziAnak Selama Pandemi,dr. Daeng M Faqih, S.H., M.H., Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)memaparkan bahwa, “Daya tahan tubuh anakberkaitan erat dengan pemberian nutrisi harian dan pola pengasuhan keluarga. Tentunya kesehatan keluarga ini juga tidak terlepas dari peran para dokter yang ada dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan terhadap keluarga, termasuk untuk anak-anak,” ujar dr. Daeng.

Penelitian telah membuktikan bahwa sistem kekebalan tubuh sangat berhubungan dengan saluran pencernaan. Hal ini bisa terjadi karena saluran pencernaan yang baik memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa dilakukan dengan baik, yang pada akhirnya membuat daya tahan tubuh menjadi lebih baik. Tubuh dan pikiran yang sehat, ditambah dengan terus melakukan kepatuhan dalam tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak dalam pergaulan sehari-hari, akan membuat anak semakin siap menangkal serangan COVID-19.

“Pola makan seimbang yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) dikombinasikan dengan pola hidup bersih sehat (PHBS) seperti rajin cuci tangan, menghindari keramaian, memakai masker, tidur cukup, tetap beraktivitas fisik, serta stres rendah, paling efektif membantu tubuh melawan infeksi virus dan penyakit. Hal ini sama pentingnya untuk orang dewasa maupun anak-anak, apalagi dalam situasi saat ini. Oleh karenanya para orang tua dan anggota keluargaperlu memperhatikan dengan benar-benar pemenuhan nutrisi dan juga aktivitas anak sehari-hari,” jelas dr. Daeng.

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionalsmemaparkan bahwa, “Orang tua perlu benar-benar memperhatikan nutrisi harian anak di masa pandemi ini. Selain memberi makanan sehat dan seimbang, orang tua juga perlu memberikan nutrisi tambahan yang tepat karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Nutrisi tambahan yang diberikan bisa berupa susu, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Dan semua nutrisi ini diperlukan untuk mendukung saluran pencernaan yang lebih sehat, agar bakteri baik yang ada di dalamnya bisa membentuk daya tahan tubuh yang lebih optimal.”

dr. Muliaman juga mengatakan bahwa serat pangan inulin bisa menjadi salah satu senjata utama dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tubuh anak-anak. Serat pangan inulin adalah salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak, apalagi saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” manusia.

Bukan hanya kandungan nutrisi yang ada dalam makanan dan minuman harian anak-anak yang perlu diperhatikan, konsumsi gula juga menjadi salah satu yang perlu menjadi concernpara orang tua. “Dalam memberikan nutrisi harian serta nutrisi tambahan untuk anak, perlu diperhatikan juga kandungan gulanya sehingga tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan jika anak-anak kelebihan asupan gula, akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, permasalahan pada gigi, obesitas, dan berbagai penyakit di masa depan. Adapun berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) tahun 2015, asupan harian gula tambahan untuk anak usia di bawah 12 tahun maksimal 200 kkal, yang setara dengan 50 gram gula atau 6 sendok makan/hari,” papar dr. Muliaman.

Turut berbicara di konferensi pers ini, Chef Devina Hermawan, Finalis MasterChef Season 5yang menuturkan pengalamannya mengurus dua buah hatinya sepanjang era pandemi COVID-19 ini. Devina mengaku sempat khawatir apakah kedua anaknya telah mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk membangun daya tahan tubuhnya agar mampu menghadapi virus COVID-19.

“Tentunya memberikan nutrisi harian sangat penting mulai dari pemilihan bahan hingga cara mengolahnya. Selain itu, nutrisi tambahan seperti susu juga saya berikan untuk anak supaya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh anak. Saya memberikan Morinaga Chil*Go! untuk kedua anak saya dalam menu makan harian mereka dan rasanya pun sangat mereka sukai,” kata Devina.

Selain itu, agar anak tidak bosan dengan menu makanan harian, Chef Devina pun menggunakan keahliannya untuk membuat kreasi berbahan dasar Morinaga Chil*Go! yang dia sebut sebagai resep immunobooster. Di dalam acara press conference tersebut, Chef Devina sempat menunjukkan 2 resep makanan bergizi kreasinya yang berbasis Morinaga Chil*Go! yaitu Baked Broccoli Potato Cheese dan Morinaga Chil*Go! Pannacotta with Mixed Berries Sauce.

Dalam kesempatan yang sama, untuk mendukung nutrisi tambahan harian anak, KALBE Nutritionals dan Morinaga memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang saat ini telah terdistribusi di pasaran.

“Melengkapi varian rasa Morinaga Chil*Go! yang telah ada, kini kami memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang lebih rendah gula untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat. Morinaga Chil*Go! terus mendampingi buah hati untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama pandemi. Morinaga Chil*Go! hadir dalam bentuk kemasan susu cair steril yang enak bernutrisi dengan perpaduan Serat Pangan Inulin, 9 Vitamin dan 5 Mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dikemas dalam kemasan praktis yang bisa didaur ulang dan memiliki pilihan rasa yang pasti disukai anak-anak, seperti Coklat, Vanila, Stroberi, dan Melon, serta terbaru yaitu rasa Original yang dapat menjadi alternatif nutrisi tambahan setiap hari,” papar Gregorius Daru Smaragiri, Business Unit Head Morinaga Chil*Go! KALBE Nutritionals.

Selain penyediaan produk dengan nutrisi berkualitas, sebagai bentuk peran aktif untuk anak-anak Indonesia, Morinaga Chil*Go! juga melakukan kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam bentuk rangkaian edukasi untuk menggalakkan pentingnya nutrisi susu bagi keluarga dan buah hati, serta gerakan pemberian nutrisi tambahan untuk anak.

“Kami juga membantu para Bunda di seluruh Indonesia untuk bisa berkreasi membuat makanan atau minuman bersama buah hati dengan memberikan beberapa resep makanan yang bisa dipraktikkan di rumah menggunakan semua varian Morinaga Chil*Go! sehingga nutrisinya pas dan bisa membantu menjaga daya tahan tubuh buah hati,” tutup Daru.