Jaga Well-Being Anak dengan Kegiatan Menyenangkan dan Bermanfaat, Saat Liburan

GayaKeren.id – Tahun ini, ada banyak momentum liburan yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah, baik libur Ramadhan, libur Lebaran Idul Fitri di bulan Mei lalu, dan juga yang paling ditunggu-tunggu, yakni liburan akhir tahun pelajaran dari bulan Juni hingga Juli 2021. Namun, liburan yang biasanya disambut dengan penuh suka cita dan semangat, kini justru menjadi kekhawatiran dan kebingungan bagi orang tua, terutama bagaimana menyiapkan dan mengisi waktu liburan di rumah saja di tengah situasi pandemi.

Dengan gaya hidup baru di tengah pandemi, orang tua dituntut ekstra kreatif dalam menciptakan dan menghadirkan pilihan kegiatan liburan di rumah bersama anak yang mampu memperkuat menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan. Selain bisa beristirahat dari rutinitas sekolah, anak-anak dan orang tua pun bisa meluangkan waktu untuk bermain bersama dan menjalin ikatan kekeluargaan yang lebih kuat.

Asian family father, mother and daughter play a kite in the outdoor park in village near thay home, this image can use for family, relax, freedon, summer and travel concept

Bicara mengenai main bersama, banyak orang tua di Indonesia yang masih mencari cara untuk mengisi waktu liburan dengan menyenangkan, demi menjaga well-being (kesejahteraan hidup) anak, untuk membantunya terhindar dari rasa bosan, moody, stres, kurangnya intensitas sosialisasi dan lainnya.

Menurut Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog., psikolog anak dan remaja: “Maria Montessori mengungkapkan bahwa ‘play is the work of the child’, sehingga sudah menjadi kebutuhan utama anak untuk bermain dan perlu kita penuhi. Namun, di tengah banyaknya pilihan permainan yang ada saat ini, orang tua berperan penting untuk memilih permainan yang tepat, seperti yang edukatif, sesuai dengan umurnya, serta tidak mengandung unsur kekerasan atau pornografi.”

Sangat penting bagi orang tua untuk memilih permainan yang melatih 5 aspek penting pada pertumbuhan anak (PILES), yakni:

1.      Physical (perkembangan fisik/motorik)
Berikan proporsi yang seimbang antara permainan virtual dengan permainan yang melibatkan fisik. Permainan fisik bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan koordinasi motorik kasar anak, seperti berlari, melompat, memanjat, mengayuh, dan lain-lain. Untuk kemampuan koordinasi motorik halus, anak-anak bisa diajak membuat prakarya atau konstruksi bangunan mereka sendiri.

2.      Intellectual (kemampuan kognitif/berpikir)
Kegiatan bermain sambil belajar berperan penting untuk mengembangkan kecerdasan intelektual anak. Misalnya, ketika mengajak anak bermain board game seperti catur dan monopoli, anak bisa mulai memahami konsep matematika dasar, seperti penjumlahan, pengurangan, serta kemampuan penalaran dan pemecahan masalah.

3.      Language (bahasa)
Untuk mengembangkan keterampilan bahasa lewat bermain, pilihlah permainan yang memerlukan interaksi, seperti tebak kata, scrabble, bermain peran atau kuis trivia. Selain itu, orang tua juga bisa mengobrol bersama anak selama atau setelah permainan berlangsung.

Hal ini juga yang dilakukan oleh Diana Rikasari, fashion blogger, penulis, sekaligus ibu dari dua anak. “Ketika bermain atau setelah permainan selesai, saya selalu mengajaknya bercakap-cakap. Apa saja yang kamu pelajari dari permainan tadi? Coba ceritakan gimana perasaan kamu waktu kalah/menang? Menurut kamu kenapa permainan tadi seru? Contoh-contoh pertanyaan seperti itu membuat anak terdorong untuk bercerita banyak dan bisa membuat kita lebih mengenali mereka juga,” jelasnya.

4.      Emotional (emosi)
Aspek emosional adalah melatih anak-anak untuk belajar menangani emosi mereka dengan cara yang baik dan sehat, entah itu emosi negatif maupun positif. “Orang tua berperan penting untuk mendampingi  anak agar anak bisa mendapatkan keterampilan emosional dari permainan, termasuk mengajari cara bekerja sama dengan orang lain, dan cara menerima kekalahan dengan sportif,” ungkap Vera.

5.      Social (sosialisasi)
Kecerdasan sosial pada dasarnya melatih anak-anak untuk bisa berinteraksi secara efektif dengan orang lain, mempelajari norma-norma yang berlaku, dan memiliki moral yang baik. Jenis permainan yang melibatkan beberapa pemain (permainan kelompok) sangat baik untuk melatih kemampuan ini, karena anak didorong untuk berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain.

Semua kriteria PILES yang disebutkan di atas dapat ditemukan pada program permainan yang dihadirkan oleh Paddle Pop. Misalnya saja, di momen libur Ramadhan dan Lebaran, program “Paddle Pop Main Yuk Seaventure” yang bekerja sama dengan Jakarta Aquarium Safari dari April-Juni 2021, dimana orang tua dan anak dapat menikmati wisata virtual dunia bawah laut secara gratis lewat situs paddlepopmainyuk.com. Orang tua dan anak dapat menjelajah keunikan biota bawah laut, mengasah kemampuan sosial anak lewat video bermain interaktif, mencoba ide permainan seru dari Playdate Indonesia untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasinya, serta kuis & kompetisi berhadiah.

Selanjutnya, dalam menyambut liburan akhir tahun ajaran, Paddle Pop mempersembahkan program “Liburan ke Planet Mochi”, yang merupakan serangkaian program liburan menyenangkan & bermanfaat dari Paddle Pop untuk mengisi waktu liburan sekolah. Setiap minggunya, Paddle Pop akan mengajak keluarga Indonesia untuk bermain sambil menjelajahi dan mengenal dunia luar angkasa bersama Mona Ratuliu, Enno Lerian, Nana Mirdad dan Melki Bajaj.

 

Perhatian Orang Tua Dalam Mengurangi Stress Pada Anak Di Masa Pandemi

GayaKeren.id – Masyarakat di seluruh dunia saat ini sedang dibuat was-was dengan adanya pandemi covid-19 yang disebarkan oleh Kota Wuhan, China. Adanya virus covid19 membuat masyarakat takut, khawatir, cemas dan perasaan negatif lainnya yang mana menyebabkan stress. Covid-19 saat ini masih tetap menghantui dan bahkan semakin luasnya tingkat penyebaran. Pemerintah akhirnya menerapkan perubahan pola hidup yang lebih sehat dengan adanya pandemi ini. Seperti, masyarakat yang dituntut untuk melakukan perubahan dalam beradaptasi. Bahkan perubahan terhadap psikologis dewasa, remaja, maupun anak.

Anak pada usia sekolah termasuk salah satu yang rentan terkena covid-19. Apabila anak yang telah tertular covid perlu memiliki pemahaman aturan mengenai isolasi, salah satunya isolasi mandiri atau di rumah. Anak yang menjalani isolasi mendiri memiliki kecenderungan tingkat gangguan psikologis yang lebih besar. Hal ini dikarenakan adanya pembatasan anak dalam interaksi sosial, berpengaruh terhadap pola bermain, bahkan keterbatasan dalam aktifitas yang mampu mempengaruhi emosi dan pola pikir. Akibatnya anak akan menjadi stress karena adanya perubahan psikologis dari isolasi mandiri.

Orang tua merupakan peran utama yang dituntut untuk membantu mengurangi tingkat stress pada anak di masa pandemi. Seperti memberikan dukungan terhadap anak serta perlindungan yang cukup dan tepat. Perubahan perilaku dari orang tua akan membantu mengatasi kondisi psikologis anak yang mengalami stress. Berikut adalah bentuk perhatian dari orang tua terhadap anak dalammenghadapi pandemi :

  1. Ketika anak tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasa, orang tua dapat memberikan dukungan dengan sarana yang nyaman untuk beristirahat, makanan yang sehat dan sesuai keinginan anak dan meluangkan waktu anak untuk bermain sebentar agar tidak jenuh.

2. Ketika anak takut akan kegelapan, orang tua perlu mendekat dengan anak dan memberikan rasa aman.

3. Ketika anak tidak mampu bicara, orang tua dapat membantu dengan bercerita membagikan perasaan, bahkan mendengarkan anak dengan rasa gelisahnya.

4. Ketika anak kesulitan tidur, orang tua mencoba menemani anak dan membuat kegelisahan ketika tidak menjadi berkurang.

5. Ketika anak tidak optimis sembuh, orang tua harus menyemangati anak untuk terus bertahan dan berjuang untuk kesembuhan melawan covid-19.

(rilis. salmah meilinda-PAI 5B)

‘Petualangan Didi dan Hatsu’, Seri Edukasi Anak-Anak Dari Daihatsu

GayaKeren.id – Pada situasi pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga kini, membuat masyarakat, terutama anak-anak harus menjalani segala aktivitas mereka di rumah. Memahami hal tersebut, serta sejalan dengan tagline Daihatsu Sahabatku, Daihatsu selalu ingin mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat Indonesia mulai dari keluarga, hingga milenial melalui beragam program #SeruBarengSahabat yang Fun, Friendly, dan Reliable dalam kondisi apapun dengan meluncurkan hiburan tayangan melalui Petualangan Didi dan Hatsu.

Petualangan Didi dan Hatsu merupakan film pendek dengan konsep anime series untuk anak dengan tayangan yang edukatif dan positif siap menemani keseharian dan menjaga keceriaan sang anak. Acara ini dapat dinikmati melalui platform Youtube Daihatsu Sahabatku. Sesuai namanya, penamaan tokoh utama pada Didi dan Hatsu mengambil basis nama dari Daihatsu.

Anime series yang ditayangkan perdana pada September 2020 lalu, memiliki total 6 episode ini merupakan hasil kolaborasi antara Daihatsu dengan animator lokal, yakni RUS (Raden Umar Said) Animation Studio yang merupakan studio animasi karya anak negeri bertaraf internasional dan berkompeten dalam bidang animasi, serta telah meraih banyak penghargaan pada karya animasi yang telah dihasilkannya.

Hari Wicaksono selaku Promotion Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, anak dan dunia digital saat ini menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena erat kaitannya dengan gadget. Maka dari itu, kami selalu ingin menyajikan hiburan untuk anak dengan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bisa memberikan nilai-nilai positif dan edukatif bagi anak-anak.

“Kami berharap, anime series Petualangan Didi dan Hatsu dapat menjadi sebuah tontonan yang menghibur dan edukatif bagi Sahabat Daihatsu, khususnya keluarga muda yang telah memiliki anak”, ujarnya.

Petualangan Didi dan Hatsu ini menceritakan tentang persahabatan anak-anak yang selalu menghabiskan waktu bersama-sama dengan tokoh utama Didi seorang anak laki-laki yang ceria dan berjiwa petualang, dan si Hatsu, anak perempuan manis asal Jepang yang bisa berbahasa Indonesia. Selain itu, karakter pendukung seperti teman Didi dan Hatsu, yakni Keano, Dayu, dan Indro juga turut memberi warna pada setiap episode yang ditayangkan.

Anime series ini menghadirkan banyak karakter agar dapat membentuk pola pikir yang positif pada anak-anak, sehingga anak-anak dapat saling menghargai satu sama lain, bertoleransi pada perbedaan, serta menciptakan pertemanan dan komunikasi yang sehat dan positif.

Untuk melengkapi serunya cerita Petualangan Didi & Hatsu, tersedia juga berbagai collectible merchandise yang bisa didapatkan dengan mengikuti kuis mingguan di akun Instagram resmi Daihatsu yaitu @daihatsuind.

Ruangguru Berikan Sistem Kelola Pembelajaran Jarak Jauh Gratis Bagi Seluruh Sekolah di Indonesia

GayaKeren.id – Menyambut tahun ajaran baru yang mengutamakan kegiatan belajar-mengajar jarak jauh di tengah pandemi, Ruangguru, perusahaan penyedia layanan pendidikan berbasis teknologi, meluncurkan ruangkelas gratis untuk digunakan puluhan juta guru dan siswa di seluruh Indonesia.

Semua kegiatan belajar-mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka di dalam kelas bisa dilakukan secara daring di ruangkelas tanpa mengeluarkan biaya, misalnya pemberian materi belajar dan tugas kepada siswa, diskusi antar siswa dan guru, penilaian hasil belajar siswa, dan lainnya, yang dapat diakses oleh guru melalui laman www.kelas.ruangguru.com dan oleh siswa di aplikasi belajar Ruangguru.

Belva Devara selaku Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru menuturkan bahwa ruangkelas, sebagai sebuah sistem kelola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), merupakan langkah Ruangguru dalam membantu guru dan siswa di seluruh Indonesia untuk memastikan PJJ di tahun ajaran baru ini tetap terlaksana secara mudah, efektif, dan efisien.

“Sebagaimana kita ketahui, proses belajar mengajar jarak jauh masih akan terus diterapkan di tahun ajaran baru yang akan datang. Berkaca dari kegiatan belajar mengajar selama berlakunya PSBB, kami menemukan bahwa banyak guru yang masih merasa kesulitan menciptakan kegiatan belajar mengajar selayaknya kelas tatap muka secara online. Siswa pun merasa kesulitan dalam mengumpulkan informasi yang mereka terima dengan adanya media komunikasi yang berbeda-beda. Berangkat dari keadaan tersebut, kami menghadirkan ruangkelas secara gratis yang kami harap dapat mempermudah guru dalam mengatur kegiatan belajar mengajar jarak jauh, dan siswa pun bisa mengikuti rencana belajar yang sudah ditentukan dengan baik, semua dalam satu platform sistem belajar,” tambah Belva.

Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar darling ini, Ruangguru melengkapi aplikasinya dengan fitur-fitur :

  1. Classroom. Melalui fitur Classroom, guru dapat membuat kelas sesuai dengan kebutuhan, seperti menentukan jangka waktu pengerjaan tugas dan materi belajar, mengundang siswa dan guru lainnya untuk menjadi anggota kelas, dan menggunakan fasilitas chat group guna melancarkan komunikasi dalam kelas.
  2. Tugas. Melalui fitur Tugas, guru dapat memberikan latihan soal berbentuk pilihan ganda maupun esai untuk siswa. Guru dapat menggunakan materi yang dibuat sendiri atau memanfaatkan materi dari bank soal dan latihan topik dalam fitur ruangbelajar di aplikasi belajar Ruangguru.

  3. Materi Belajar. Melalui fitur Materi Belajar, guru dapat memberikan siswa berbagai materi belajar. Materi belajar tersebut dapat berupa video belajar dan rangkuman belajar dari ruangbelajar, ataupun materi yang dibuat sendiri oleh guru dengan mengunggah berkas ataupun melampirkan tautan pada fitur Materi Belajar.

“Kami harap, dengan tersedianya ruangkelas secara gratis, bisa membantu 4 juta guru dan puluhan juta siswa di lebih dari 450.000 sekolah di seluruh Indonesia untuk tetap belajar secara efektif. Fitur-fitur yang disediakan sudah dirancang sesuai dengan konteks kebutuhan para guru dan murid di Indonesia, sehingga harapannya bisa jauh lebih mudah untuk digunakan, baik melalui perangkat komputer maupun ponsel,” tutup Iman Usman, Pendiri dan Direktur Produk & Kerja Sama Ruangguru.

Hari Keluarga Internasional Bersama SOS Children’s Villages Indonesia

GayaKeren.id – SOS Children’s Villages Indonesia berdiri lebih dari 47 tahun dengan misi membangun hidup ribuan anak yang diasuh dan didampingi. SOS Children’s Villages merupakan organisasi sosial yang aktif di 136 negara dalam mendukung hak-hak anak dan berkomitmen memberikan pengasuhan berkualitas kepada anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua. Berpegang pada sebuah visi dan harapan, bahwa setiap anak di dunia dapat tumbuh kembang bersama keluarga yang penuh kasih sayang, dicintai, dihargai, dan dengan rasa aman.

Processed with VSCO with a6 preset

Anak-anak diasuh oleh seorang ibu SOS yang mendedikasikan seluruh waktu dan hidupnya untuk 610 anak yang diasuhnya. Anak-anak dapat merasakan cinta keluarga yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Mereka dirawat dari bayi hingga tumbuh besar dan mandiri, mampu menentukan kehidupannya sendiri. Prinsip pengasuhan berkualitas di dalam keluarga ini diterapkan di 8 lokasi Indonesia, dari Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Lembang, Semarang, Bali, dan Flores. Setiap lokasi kemudian menyesuaikan pola pengasuhan dengan keberagaman agama dan budaya daerah masing-masing. Seperti keluarga pada umumnya, hubungan anak-anak dengan Ibu dan keluarga SOS tidak pernah putus bahkan ketika mereka sudah sukses dan memiliki keluarga kecil sendiri.

 Direktur Nasional SOS Children’s Villages Indonesia, Gregor Hadi Nitihardjo mengatakan, “Saat ini SOS Children’s Villages Indonesia mengasuh 1.100 anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dan mendampingi lebih dari 4.500 anak yang berisiko kehilangan pengasuhan dari keluarga. Kami percaya setiap anak membutuhkan bekal yang bermanfaat untuk mereka bawa dalam kehidupan sesungguhnya ketika mereka mandiri. Dan itu hanya bisa didapat dalam sebuah keluarga. Tugas kami untuk memastikan kepentingan terbaik anak hingga mereka dapat tumbuh besar penuh kasih sayang dan punya masa depan yang cerah. Seperti saat pandemi ini, anak-anak berada di masa sulit, dan bagaimanapun caranya kami harus memastikan semua kebutuhan mereka tercukupi, dari nutrisi sehari-hari, pendidikan, hingga perlindungan diri. Setiap anak membutuhkan seseorang di samping mereka saat ini, lebih dari sebelumnya. Siapa pun butuh keluarga.”

Di momen Hari Keluarga Internasional 15 Mei 2020 ini SOS Children’s Villages Indonesia ingin mengajak semua orang untuk mengingat kembali arti keluarga melalui aktivitas online, yaitu Instagram photo competition bertajuk #MomenBarengKeluarga. Publik diajak untuk berbagi momen keluarga sambil tetap bersyukur akan keadaan dan memandang hidup lebih positif. Mereka yang saat ini memiliki lebih banyak quality time bersama keluarga dapat berbagi kehangatan. Mereka yang merindukan momen kumpul keluarga dapat berbagi lepas rindu. Dimana pun, kehangatan keluarga akan selalu hadir. Bahkan, untuk anakanak SOS Children’s Villages, mereka merasakan arti keluarga sesungguhnya melalui kasih sayang saudara dan Ibu asuh di rumah SOS.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.sos.or.id. Tetap terhubung dengan SOS Children’s Villages Indonesia di Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube.

Program Nutrimenu Untuk Generasi Indonesia

GayaKeren.id – Royco, meluncurkan program Royco Nutrimenu ‘Ayo Masak Lezat sesuai Isi Piringku’ guna bantu Ibu siapkan asupan gizi seimbang untuk anak. Program ini adalah kegiatan edukasi yang dilakukan Unilever Indonesia melalui brand Royco bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan pemerintah daerah Garut untuk mendukung program Isi Piringku yang merupakan penerapan dari Pedoman Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai upaya pencegahan risiko ketidakseimbangan gizi. Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional, Royco juga ungkap fakta perubahan positif perilaku Ibu melalui program ‘Ayo Masak Lezat sesuai Isi Piringku’ yang telah diselenggarakan pada akhir 2019 lalu di Kabupaten Garut, Jawa Barat sebagai daerah yang memiliki tingkat prevalensi tinggi akan ketidakseimbangan gizi.

Hernie Raharja, Director of Foods & Beverages PT. Unilever Indonesia, Tbk menuturkan, “Royco berkomitmen untuk membantu para Ibu untuk menyiapkan asupan makanan yang lezat dan bergizi. Terlebih saat ini Indonesia alami darurat ketidakseimbangan gizi, dimana menurut Riskesdas tahun 2018, lebih dari 23 juta anak mengalami permasalahan gizi tidak seimbang yang ditandai dengan besarnya angka stunting dan obesitas pada anak. Kehadiran program Royco Nutrimenu ‘Ayo Masak Lezat sesuai Isi Piringku’ diharapkan dapat membantu dan menginspirasi para Ibu dan remaja untuk menyajikan makanan bergizi seimbang yang tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan generasi masa depan Indonesia.”

Program Royco Nutrimenu ‘Ayo Masak Lezat sesuai Isi Piringku’ merupakan rangkaian kegiatan edukasi yang diawali dengan Training of Trainers (ToT) kepada kader kesehatan dari TP-PKK dan Posyandu mengenai permasalahan gizi di Indonesia, prinsip gizi seimbang, pedoman Isi Piringku, dan praktek memasak resep Royco Nutrimenu sesuai Isi Piringku. Lebih lanjut, para kader pun dibekali dengan media edukasi dan buku harian Royco Nutrimenu untuk mengedukasi ibu-ibu di lingkungan sekitarnya dan memberikan pendampingan untuk mengimplementasikan praktek memasak Royco Nutrimenu sesuai Isi Piringku selama 21 hari. Untuk mengukur manfaat dari program ini, Unilever melalui Royco bekerjasama dengan IPB University melakukan penelitian untuk melihat adanya perubahan perilaku dari para Ibu sebagai indikator efektivitas implementasi program.

Royco Nutrimenu juga memperkenalkan bahan-bahan masakan yang termasuk dalam 50 Bahan Pangan Masa Depan untuk menginspirasi Ibu mempersiapkan masakan yang lezat, sehat dan terjangkau. Beberapa bahan yang termasuk di dalamnya adalah Bayam, Pak Choi, Daun Kelor, Selada Air, Okra, Ubi Jalar dan Kacang Hijau. Sebagai dokter gizi, dr. Diana F. Suganda, MKes, Sp.GK, mengatakan bahwa “Porsi makanan yang dianjurkan adalah setengah piring terdiri dari buah dan sayur, dan setengah piring sisanya adalah sumber karbohidrat dan  lauk-pauk dengan proporsi seimbang. Menyiapkan menu bergizi seimbang, sebenarnya tidak sulit, dengan hadirnya Royco Nutrimenu bisa membantu Ibu dalam menyiapkan masakan lezat sesuai Isi Piringku. Contohnya sup ayam daun kelor, dimana daun kelor kaya akan protein, vitamin C, zat besi, potasium dan nutrisi penting lainnya.”

 

FITS.ID : Mengajak Masyarakat #Gettotallysafe dengan Mewujudkan Kesehatan Holistik

GayaKeren.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yang menyebutkan pertumbuhan premi asuransi jiwa sampai dengan akhir tahun 2019 diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 10,5% dibandingkan tahun lalu. Angka ini memperlihatkan pertumbuhan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya berbagai produk asuransi. Baik asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, maupun asuransi jiwa.

Riset yang dikeluarkan oleh DS Research dapat menjadi latar belakang  mengenai salah satu faktor mengapa masyarakat Indonesia semakin familiar dengan keberadaan asuransi. Ternyata hadirnya BPJS dapat menjadi salah satu pemicu meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi.

Tren bisnis asuransi kecelakaan dan perjalanan, salah satu lini bisnis asuransi yang menunjukkan pertumbuhan yang positif di tahun ini. Apalagi, dengan adanya target kunjungan dari Kementerian Pariwisata yang mencapai 275 juta wisatawan domestik pada tahun 2019, memberikan peluang yang cukup baik bagi perusahaan perasuransian, khususnya untuk produk asuransi perjalanan.

Fits.ID, sebagai platform e-commerce yang peduli tentang kesehatan mind, body and soul, percaya bahwa kesadaran memiliki perlindungan asuransi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari konsep sehat itu sendiri. Termasuk di dalamnya, asuransi perjalanan. “Produk Asuransi adalah salah satu kendaraan terbaik yang harus dimiliki sebagai upaya antisipatif dan menekan kerugian finansial ketika risiko terjadi. Banyak dari kita yang memiliki pandangan bahwa membeli asuransi perjalanan hanya sekedar punya tanpa melihat kecukupan,” jelas Pondra Nala Permana,  selaku Head Marketing Strategic and Partnership Fits.ID.

Fits.ID bekerja sama dengan beberapa penyelenggara jasa asuransi ternama di Indonesia, dan memungkinkan Anda untuk memilih dan membandingkan penyelenggara asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.  Semua ini hanya untuk membuat Anda merasa terlindungi sehingga dapat beraktivitas dengan nyaman. “Fits.ID percaya bahwa sehat seutuhnya perlu dibarengi dengan proteksi yang memadai, risiko bisa terjadi kapan dan dimana saja , dengan adanya proteksi setidaknya kita menjadi lebih tenang melakukan setiap aktifitas,” lanjutnya lagi

Arti Bercak Biru Pada Bokong Bayi

.

GayaKeren.id –Bila Anda menemukan bercak berwarna agak gelap,
abu-abu, atau tanda kebiruan di bokong buah hati Anda, tak perlu panik.
Sepintas bercak ini memang tampak seperti memar. Namun tanda lahir seperti
demikian lazim ditemukan pada bayi baru lahir. Dalam istilah kedokteran,
disebut sebagai Mongolian spot atau bercak Mongolian. 

Selain
di bokong, bercak ini kadang-kadang juga muncul di punggung, pundak, lengan,
atau kaki bayi. Penyebab Mongolian spot adalah beberapa pigmen yang tidak
berhasil muncul ke lapisan kulit terluar ketika kulit bayi dalam proses
pembentukan. Kondisi ini tidak membutuhkan perawatan khusus, karena umumnya
tidak berbahaya. Bercak kebiruan tersebut akan menghilang dengan sendirinya
setelah bayi berusia 2 tahun atau 5 tahun.

.

Tanda-Tanda Anak Alami Rhinitis atau Pilek

.

GayaKeren.id – Pernahkah Anda mendapati si kecil bersin-bersin
setelah bangun tidur? Atau malah itu terjadi setiap hari ? Bersin, pilek,
hidung gatal atau mampet merupakan salah satu gejala Rhinitis
(pilek). Rhinitis ini banyak menyerang anak-anak hingga para orang dewasa
sekalipun. Menurut Diana dalam IDAI, angka kejadian rhinitis alergi di dunia
bervariasi dan dapat mencapai 40% populasi pada anak, dan
sekitar 10-30% dewasa.

Keluhan yang
biasa dirasakan anak ketika terjadi penyakit Rhinitis ini antara lain
peradangan pada daerah hidung yang dapat menyebabkan keluarnya sekret/lendir
(pilek), rasa gatal, bersin, dan hidung buntu. Mata merah, gatal, dan
berair juga biasa dikeluhkan penderitanya. Keluhan-keluhan lainnnya antara lain
mimisan, tidur mengorok, gangguan pada telinga, sakit kepala apabila terjadi
komplikasi sinusitis.

Rhinitis ini
sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Beberapa pemicu utama rhinitis yang
kerap terjadi di Indonesia antara lain debu, bulu binatang, kecoa, dan kotoran
lainnya. Selain itu, perlu juga diperhatikan ada tidaknya riwayat alergi dalam
keluarga, karena penyakit ini bisa juga dari faktor gen/keturunan.

Maka dari itu
kita harus lebih berhati-hati dan segera periksakan kesehatan pada dokter yang
ahli di bidangnya jika tanda-tanda tersebut sudah mulai muncul, karena mencegah
lebih daripada mengobati.

.

.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Pola Asuh Hyper Parenting Pada Anak

.

GayaKeren.id – Hyper-parenting atau dikenal juga sebagai intensive parenting
atau hyper-vigilance mengacu pada pola asuh anak dimana orangtua memiliki
derajat kontrol tinggi atau berlebihan terhadap anak.
Intinya, orangtua berusaha keras untuk mencermati apapun yang dilakukan oleh
anak dan segala hal yang diberikan kepada anak, dalam usaha untuk
mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin bisa terjadi sekarang atau
yang akan datang.

Alasan utama
orangtua melakukan hal tersebut tentunya didasari oleh rasa sayang terhadap
anak dan keinginan agar sang anak tumbuh menjadi generasi yang lebih baik.
Hanya saja, orangtua seperti ini memiliki tingkat kecemasan yang terlalu
tinggi, sehingga cenderung mengejar hal tersebut dengan alasan emosional.

Selain itu,
hyper-parenting terjadi karena orangtua merasa tidak puas dengan pola asuh yang
mereka dapatkan semasa kecil. Akibatnya, semua obsesi ditambah
ketidakberuntungan itu dibebankan kepada anak. Orangtua berharap anak-anak bisa
mendapatkan apa yang mereka tidak dapatkan pada masa lalunya terdahulu. Padahal
belum tentu hal ini sesuai dengan kebutuhan, keinginan, minat bahkan bakat
anak.

Batas
toleransi

Pada dasarnya,
orangtua memang harus memberi stimulasi untuk mendukung tumbuh kembang anak
secara optimal. Namun Anda perlu memperhatikan apa yang dirasakan dan
dipikirkan oleh anak. Bukan hanya apa yang penting atau baik untuk anak menurut
pandangan kita. Selain itu, Anda juga harus paham bahwa semua yang dilakukan
ada prosesnya. Akan membutuhkan waktu yang panjang untuk mencapai hasil yang
maksimal.

Oleh karena itu,
jangan terlalu memaksakan anak untuk mendapatkan target-target luar biasa dalam
waktu singkat. Jika anak tumbuh menjadi individu yang terlalu luar biasa,
perhatikan pula hal apa yang hilang dari dirinya. Coba lihat perkembangan
emosionalnya, apakah masih dalam tahapan sesuai usianya atau tidak? Jika
perkembangan emosionalnya tidak sesuai, maka Anda perlu mencemaskannya dan
mulai merubah gaya mendidik Anda.

Apapun keinginan
atau mimpi orangtua yang berkaitan dengan anak, sebaiknya murni berlandaskan
rasa kasih sayang dan alasan ingin melihat anak balita tumbuh kembang dengan
maksimal. Bukan berdasarkan kecemasan diri sendiri atau ambisi yang berlebihan,
apalagi karena ego semata. Tidak apa-apa jika Anda mengikutsertakan anak kursus
berenang dengan tujuan agar ia dapat menikmati liburan di pantai atau
waterpark, bukan karena bertujuan agar anak lebih unggul dari anak lain.

Tidak hanya itu,
memberikan kesempatan pada anak atau balita untuk belajar mengambil keputusan
sendiri, memberi kesempatan bagi anak untuk beristirahat yang cukup ditengah
kegiatan yang Anda jadwalkan dan membiarkan anak
mengekspresikan perasaannya tanpa diatur orangtua juga merupakan hal yang
perlu Anda perhatikan saat Anda memiliki rencana-rencana untuk anak.

.

.