EDWIN MARSHAL RILIS SINGLE SOLO KEDUA, “DEMI NAFASMU”

GayaKeren.id – Kehidupan keseharian yang realistis dan apa adanya, tanpa embel-embel tuturan puitis yang terkadang terjebak ke pengingkaran kenyataan, kembali menjadi tema sentral di single solo terbaru EDWIN MARSHAL. Kali ini bertajuk “Demi Nafasmu”, yang terinpirasi perannya sebagai kepala keluarga. Sementara sebelumnya, tepatnya pada 2016 lalu, musisi kelahiran Plaju, Sumatra Selatan yang juga dikenal sebagai penulis lagu dan gitaris di band pop rock COKELAT ini merilis single debut berjudul “Sore” yang menggambarkan kedamaian suasana sore hari di alam luas Indonesia.

“Ini pertama kalinya saya menampilkan diri bernyanyi dalam sebuah karya rekaman. Sekaligus sebagai gitaris, bassis, pencipta lagu dan produser. Saya dibantu oleh Axel Andaviar pada drum, yang juga merupakan personel Cokelat saat ini,” tutur Edwin meyakinkan pada siaran pers yang dibagikan via email, Sabtu (19/9).

Tentang tema lagu, lirik “Demi Nafasmu” menuangkan isi hati Edwin tentang bagaimana ia menghargai, menjalani dan menjaga kehidupan dengan sebaik-baiknya. Memberikan semua hal terbaik kepada orang-orang yang sangat berharga dalam hidupnya. “Liriknya terinspirasi dari peran saya sebagai ayah dari dua anak. Selalu melindungi mereka sebaik-baiknya, selamanya. Anak-anakku, pasangan hidupku, dan keluargaku tercinta. ‘Demi Nafasmu’ juga dirilis persis di momen hari ulang tahun ketujuh anak saya, Askhi,” jelas Edwin lebih lanjut.

“Demi Nafasmu” sendiri sebenarnya merupakan lagu lama yang ditulis Edwin sejak 10 tahun lalu. Namun pada Agustus 2019 lalu, ia menghembuskan nafas baru ke lagu tersebut. Penggarapannya berjalan kurang lebih setahun, terhitung sejak proses perekaman musik, kemudian mixing dan mastering, sampai ke penggarapan video musiknya. Keseluruhan track direkam di Sine Studio. Karakteristik musik band-band luar seperti Incubus dan Smashing Pumpkins, ungkap Edwin, adalah sebagian inspirasi yang terserap ke godokan aransemen “Demi Nafasmu”. Mengandalkan beat statis dengan dinamika nuansa yang turun naik, dengan hembusan emosi yang sangat terjaga.

“Demi Nafasmu” kini sudah bisa didengarkan mulai 18 September 2020 di berbagai platform penyedia jasa dengar musik secara digital (streaming) seperti Spotify, Amazon Music, Apple iTunes, Google Music, IHeartRadio, Pandora, Tidal, KKBox, Napster hingga TikTok dan YouTube Music.

Fasilitasi Pertumbuhan Bisnis Waralaba dan Lisensi Indonesia Melalui Pameran Virtual

GayaKeren.id – Gelaran pameran waralaba dan lisensi virtual ‘IFRA Virtual Expo 2020’ mulai hari ini (18/9) resmi dapat diakses oleh publik melalui virtual platform. Pameran yang mengangkat tema Strengthening Entrepreneurship & SME Economy Through Licensing & Franchising” didukung dan diresmikan oleh Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan Republik Indonesia; Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia; dan Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Selain itu, turut berpartisipasi Anang Sukandar, Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI); Susanty Widjaya, Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI); dan Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo melalui live streaming di IFRA Virtual Platform. Pameran virtual perdana ini terselenggara kerjasama dari Dyandra Promosindo bersama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI).

Dalam sambutannya, Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, mengajak pelaku usaha untuk bangkit dan melakukan transformasi bisnis di masa krisis ini. Agus Suparmanto juga mendorong para pelaku usaha dan pewaralaba untuk memanfaatkan internet dan teknologi informasi untuk berintegrasi dengan ekosistem digital, seperti e-commerce, digital marketing, dan virtual market untuk dapat membantu waralaba dalam memulai usaha. Agus Suparmanto juga mengungkapkan bahwa bisnis waralaba merupakan bentuk usaha yang terbukti memberikan keuntungan dan mengurangi risiko kegagalan, Bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi di sektor riil, waralaba merupakan entitas usaha yang bonafit. Sistem usaha waralaba saat ini juga menjadi populer di Indonesia dan mudah ditemui di pusat-pusat bisnis perkotaan dan daerah. Hal ini membuktikan bahwa waralaba lokal telah melakukan transformasi bisnis dalam hal standarisasi manajemen, penciptaan dan pemasaran produk, dan peningkatan kepuasan pelayanan kepada konsumen sehingga dapat diterima secara luas oleh masyarakat,”. Agus Suparmanto juga mengapresiasi AFI, ASENSI, dan Dyandra Promosindo yang tetap berkomitmen menyelenggarakan IFRA selama 18 tahun dan berharap pameran ini dapat menjadi momentum untuk kembali mendorong perdagangan dan perekonomian nasional.

IFRA Virtual Expo 2020 diikuti oleh 60 peserta pameran dari berbagai industri dan tingkatan bisnis. Hadirnya IFRA juga mendorong usaha-usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM) untuk memasarkan produk dan mengembangkan lini usahanya. Seperti yang diungkapkan oleh Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, bahwa UMKM merupakan pahlawan ekonomi’ dan memiliki potensi besar dalam memastikan pemulihan ekonomi nasional terakselerasi. Pelaku UMKM harus bisa beradaptasi, berinovasi dan hadir dalam ekosistem digital untuk saling bersinergi dan membangun jaringan agar kegiatan usaha tetap berjalan dan dapat bersaing secara nasional dan global. Di sinilah peran IFRA menjadi krusial. IFRA dihadiri oleh para pelaku ekonomi lokal dan hal ini patut kita apresiasi agar menghasilkan multiplier effect untuk memberikan dampak positif terhadap ekonomi Indonesia. Penguatan produk lokal juga merupakan strategi kebijakan yang tepat untuk pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu bagi para calon pelaku usaha baru, waralaba dan lisensi merupakan alternatif konsep bisnis yang inovatif dan mudah untuk diadopsi oleh UMKM,” ujar Teten.

IFRA Virtual Expo 2020diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 September 2020 melalui IFRA Virtual Platform. Di IFRA Virtual Expo 2020 pengunjung dapat mengakses dan melihat profil para peserta pameran secara mudah dan fleksibel yang dapat diakses dari gawai masing-masing. Pengunjung dapat melakukan live chat dengan peserta pameran bahkan bisa menjadwalkan business matching dengan peserta pameran yang diinginkan. Kemudahan mendapatkan peluang bisnis baru atau memperluas bisnis dalam masa pandemi memicu untuk beradaptasi dengan cara yang baru melalui pameran virtual. Semuanya dapat diakses dan dilakukan dengan fleksibel, dapat dimana saja tanpa terbatas jarak. IFRA Virtual Expo dapat diakses dengan harga tiket sebesar Rp 20.000 untuk akses satu hari atau Rp 50.000 untuk akses selama tiga hari. Pengunjung yang ingin mengunjungi IFRA Virtual Expo 2020 dapat melakukan registrasi di https://ifra-virtualexpo.com/register/visitor/.

Wings Group Indonesia Gandeng Pemprov Jawa Timur Bersihkan Kali Tengah, Gresik

GayaKeren.id – Wings Group Indonesia, perusahaan penghasil produk-produk makanan, minuman, perawatan rumah dan perawatan tubuh melalui Wings Surya, bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menunjukkan bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dengan mengadakan kegiatan bersih-bersih Kali Tengah, Driyorejo, Gresik, tepatnya di area muara sungai. Acara bertajuk “Gerakan Adopsi Sungai Brantas ini melibatkan beragam elemen mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, TNI AL Korps Marinir, Brigade Infanteri 2 Marinir, Perum Jasa Tirta 1 Divisi Asa 2 Surabaya serta Perangkat Desa di Wilayah Kali Tengah, dengan menerapkan standar protokol kesehatan di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) karena pandemi Covid-19.

“Wings Surya berkomitmen memberikan kesadaran bagi masyarakat yang tinggal di sekitar area muara Kali Tengah akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mensosialisasikan pentingnya kelestarian alam, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS). Penting sekali mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke kali dan sungai karena hal itu dapat memicu beragam dampak buruk seperti pencemaran air, penumpukan sampah hingga banjir. Kami telah dan akan terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya, menghimbau masyarakat untuk melakukan kegiatan daur ulang dan re-use kemasan plastik, demi menjaga kesehatan sungai. Plastik bernilai ekonomis dan dapat digunakan untuk membuat barang-barang yang berguna,” ujar Lilik Sianto, Manager Marketing Support Wings Surya dalam siaran pers pada hari Kamis (17/9). 

Muara Kali Tengah yang berlokasi di desa Bambe, Driyorejo, Gresik terpilih menjadi lokasi kegiatan setelah tim Wings Surya melakukan survey dan kajian bersama Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim, Balai Besar Wilayah Sungai, Perum Jasa Tirta dan pejabat desa setempat. Aliran Kali Tengah mengalir panjang dari Gresik hingga tersambung ke Kali Brantas di Surabaya dan menjadi momok bagi masyarakat karena kerap kali mengakibatkan banjir.

 Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat Wings Group melakukan aksi nyata dengan turun langsung membersihkan sampah-sampah yang mencemari muara Kali Tengah. Untuk mempercepat proses pembersihan muara dari sampah, terdapat dua ekskavator untuk membersihkan muara dari sampah yang berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap sampah.

“Dampak dari keberadaan sampah adalah pencemaran yang dapat mempengaruhi kehidupan warga sekitar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada kesempatan ini, kami juga memberikan bantuan fasilitas kebersihan berupa tempat sampah ukuran 600 liter kepada warga setempat. Semoga warga masyarakat mau bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar Kali Tengah ini. Mari bersama-sama bertanggung jawab mengelola dan membuang sampah  pada tempat yang seharusnya,” tutup Lilik Sianto.

Wings Group berkomitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama sungai dan laut. Tahun 2019 lalu, bersama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla), Wings menunjukkan bentuk tanggung jawab sosialnya terhadap lingkungan dengan mengadakan kegiatan bersih-bersih Pantai Utara Jakarta, tepatnya di sekitar area Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Acara bertajuk “Gerakan Cinta Laut” itu melibatkan berbagai instansi pemerintah seperti Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Perhubungan, Dirjen Bea Cukai, TNI AL, Pemda DKI, termasuk masyarakat daerah setempat.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Jawa Timur Sinarto, menyampaikan penghargaan atas upaya pembersihan wilayah air ini. “Ini adalah ikhtiar yang baik dimana perusahaan memahami betul permasalahan kebersihan yang ada di lingkungan mereka, dan semoga perusahaan yang lain juga memiliki kegiatan serupa sehingga lingkungan di Jawa Timur dapat terjaga dengan baik,” ungkap Sinarto. Ia memaparkan bahwa daerah yang dekat dengan operasional perusahaan memiliki banyak skema yang harus dilakukan untuk membuat lingkungan lebih bersih.

 

Kunci Dasar Imunitas: Saling Peduli dan Bahagia

GayaKeren.id – Meskipun sudah memasuki masa New Normal, kasus COVID-19 di Indonesia masih belum menunjukkan perbaikan. Bahkan berdasarkan data terbaru dari pemerintah, saat ini kasus sudah lewat dari angka 222.000 dengan penambahan signifikan tiap harinya di berbagai daerah. Kondisi ini pastinya sangat mengkhawatirkan jika tiap individu tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan. Bahkan dampak terburuknya, hal ini mengakibatkan terjadinya lonjakan angka pasien dan akhirnya rumah sakit tidak dapat mengakomodasi para pasien tersebut.

Dibalik fakta negatif itu, sebenarnya kita butuh memberikan apresiasi lebih kepada para petugas medis. Faktanya, sebagai garda terdepan mereka merupakan individu yang memiliki dedikasi dan keberanian tinggi untuk tetap merawat pasien dengan virus mematikan. Bahkan, di tengah pandemi ini mereka bukan hanya secara formal memberikan tindakan medis, tetapi juga menyebarkan semangat positif kepada para pasien.

“Pastinya untuk kesembuhan pasien, kami tidak hanya menyarankan mereka untuk tetap baring saja di tempat tidur. Kalau pasiennya masih dalam kategori kasus COVID ringan dan bisa untuk bergerak, kami akan menyarankan mereka untuk berolahraga ringan dan berjemur di dalam kamar. Kedua hal ini tentunya sedikit banyak membantu mereka agar lebih fit dan tidak bosan saat dirawat di rumah sakit,” ujar dr. Desty Wijayanti, Kepala Instalasi Rawat Inap RSUD Pasar Minggu. Dia menyebutkan bahwa petugas disana juga tidak segan memberikan referensi video olahraga ringan melalui youtube, sebagai salah satu bentuk perhatian personal kepada para pasien COVID-19.

Puteri Aisyaffa, Nutrition Expert YOUVIT gummy multivitamin, menyebutkan bahwa tindakan personal dari para petugas kesehatan sebenarnya mempengaruhi kebahagiaan para pasien yang diharapkan dapat menstimulasi sistem imun yang lebih baik. “Berdasarkan penelitian yang ada pada jurnal NCBI (National Center for Biotechnology Information), kondisi mood atau psikologi seseorang dapat berpengaruh pada sistem imunnya. Jadi kalau para pasien COVID bisa merasa happy saat masa pengobatan, hal ini membantu respon sistem imun dalam tubuhnya. Sehingga bisa memberikan pengaruh positif pada proses penyembuhannya,” jelasnya lebih lanjut.

Selain pasien, para petugas medis tentunya membutuhkan dukungan agar imunitas mereka juga dapat terjaga selama menjalankan tugas. Selama April hingga Juni lalu, YOUVIT sempat mengadakan program #BersamaJagaImunitas dengan menggalang donasi dari seluruh masyarakat Indonesia. Setiap pembelian 1 sachet YOUVIT, tiap orang secara otomatis mendonasikan 1 sachet YOUVIT gummy multivitamin untuk para petugas medis. Donasi yang terkumpul dari program ini sekitar 7.500 sachet.

“Kami bangga antusias masyarakat untuk mendukung para tenaga medis sangat tinggi. Selain bisa menolong sesama, mereka juga peduli dengan kesehatan pribadi dengan mengonsumsi YOUVIT secara rutin, agar imunitas dapat terjaga dengan baik. Hasil dari program #BersamaJagaImunitas akan kami distribusikan ke 36 Rumah Sakit di beberapa titik,” ucap Ardhya Santika, Head of Marketing YOUVIT gummy multivitamin.

Donasi YOUVIT akan disebarkan ke Rumah Sakit yang menangani COVID-19, seperti RSUD Pasar Minggu, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, RS Harapan Jayakarta dan 32 lainnya. Semoga para pejuang medis kita dapat selalu sehat selama bertugas!

Komitmen BNI Syariah di Inovasi dan Pengembangan Ekosistem Halal

GayaKeren.id – BNI Syariah bersama Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis (KSEI FEB) Universitas Diponegoro bersinergi menyelenggarakan National Webinar 11th Sharia Economic Activity (Sehati) 2020. Webinar dengan tema ”Reconstruction of The Halal Industry Towards Indonesia as The Center For Global Islamic Economy” ini bertujuan untuk mendorong peningkatan awareness industri halal di kalangan masyarakat dan akademisi.

Dalam webinar yang dihadiri lebih dari 250 peserta ini, Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto hadir sebagai pembicara. Webinar dibuka oleh Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, dan dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Komunikasi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Dwi Cahyo Utomo; serta Wakil Dekan I Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Firmansyah.

Beberapa pembicara lain diantaranya, Wakil Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ni Putu Desinthya; Ketua Bidang Pengembangan Industri Halal & Industri Kreatif, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Riyanto Sofyan; Pendiri SNW dan Marketing Plan Syariah, Ateng Kusnadi.

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto berharap National Webinar 11th Sharia Economic Activity (Sehati) 2020 ini bisa meningkatkan pemahaman dan literasi masyarakat mengenai keuangan syariah. “Berdasarkan data Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) 2019 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia masih cukup rendah yaitu masing-masing 8,9% dan 9,1%,” kata Wahyu.

Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan potensi halal ekonomi di Indonesia masih cukup besar. “Indonesia mempunyai populasi muslim terbesar di dunia dan pengimpor produk halal keempat terbesar di dunia,” kata Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan ekonomi halal, UMKM dan sektor konsumsi adalah salah satu solusi kebangkitan ekonomi Indonesia. Dengan melakukan rekonstruksi di industri halal, diharapkan Indonesia bisa menjadi pusat episentrum dari global islamic economic.

Wakil Rektor III Bidang Komunikasi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Dwi Cahyo Utomo berharap webinar ini bisa memberikan kontribusi selain pada universitas tetapi juga masyarakat secara umum. “Pengembangan ekonomi Islam menjadi salah satu semangat Universitas Diponegoro dalam mengembangkan endowment fund dalam konsep wakaf,” kata Dwi Cahyo Utomo.

Perbankan syariah memiliki peluang yang besar didukung oleh besarnya potensi bisnis industri halal. Berdasarkan riset dari State of the Global Islamic Economy Report tahun 2019, potensi bisnis industri halal sebesar US$ 2,2 triliun, terdiri dari halal food, fashion, media, tourism, pharmacy, cosmetics, dan umrah. Namun demikian, bisnis industri halal, kedepannya menurut Wahyu Avianto masih akan menghadapi beberapa tantangan diantaranya adalah banyaknya terjadi perubahan yang tidak terduga (turbulent) sehingga membuat lingkungan bisnis, sosial, dan industri berubah sangat cepat.

Selain itu, faktor ketidakpastian (uncertainty), menyebabkan banyak hal baru yang sifatnya tidak terduga (novelty), serta ketidakjelasan akibat terlalu banyak informasi (ambiguous). “Semua faktor tersebut menjadi tantangan kita dalam mengembangkan ekosistem halal,” kata Wahyu.

Selain digitalisasi, untuk meningkatkan industri halal juga harus dilakukan melalui kolaborasi. Kolaborasi ini dilakukan BNI Syariah salah satunya dengan mengembangkan Platform Sekolah Pintar. Dengan kolaborasi, menurut Wahyu Avianto, peran bank sebagai kolaborator dengan ekosistem terkait (open banking).

BNI Syariah saat ini fokus untuk mengembangkan produk-produk digital diantaranya melalui uang elektronik HasanahKu dan fasilitas pembukaan rekening melalui Hasanah Online. Tidak hanya commercial finance, bank syariah juga menjalankan social finance. BNI Syariah telah memiliki aplikasi wakaf hasanah untuk memudahkan masyarakat dalam berwakaf, serta turut aktif membantu memerangi penyebaran COVID-19 dengan program donasi.

Sebagai bentuk terobosan di dunia pendidikan, BNI Syariah memfasilitasi mahasiswa untuk ikut berkontribusi dalam mengembangkan perbankan syariah di Indonesia. BNI syariah memiliki program “BURSA : Buka Rekening Mahasiswa” , dengan memberikan insentif setoran awal Rp 50 ribu/mahasiswa. Diharapkan program ini dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, PEMERINTAH KABUPATEN BOGOR LUNCURKAN APLIKASI TEMAN SEHAT

GayaKeren.id – Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu (9/9), menandatangani kesepakatan bersama dengan PT Progressivmedia Indonesia, perwakilan Achiko AG di Indonesia untuk luncurkan aplikasi Teman Sehat dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi guna berikan keamanan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

Penandatanganan kerjasama ini dilangsungkan di kantor Bupati Bogor oleh Ibu Hj. Ade Yasin, S.H., M.H. selaku Bupati Bogor bersama dengan Bpk. Windiaprana selaku Direktur PT Progressivmedia Indonesia. Pelaksanaan kerjasama ini akan berjalan dengan dukungan dari berbagai lembaga Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya, diataranya adalah Dinas Komunikasi Informasi Statistik, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Budaya dan Pariwisata, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Teman Sehat adalah sebuah ekosistem aplikasi yang menggabungkan Contact Tracing (Penelusuran Kontak), Pengujian juga Pembayaran. Fitur Penelusuran Kontak ini mencatat interaksi warga di mana pun mereka aktif selama periode Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor dapat mengetahui secara tepat dan otomatis ketika ada warga yang telah berinteraksi dengan pasien positif COVID-19, sehingga dapat cepat mengatasi secara efisien.

“Keamanan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kab. Bogor adalah hal utama, karena itu kami yakin bermitra dengan perusahaan yang terus berupaya untuk membangun aplikasi terdepan yang berguna untuk menekan penyebaran virus COVID-19 di masa pandemi ini, serta membantu negara untuk membangun ekonomi kembali adalah hal yang tepat,” papar Ibu Hj. Ade Yasin, S.H., M.H. pada saat penandatanganan kerjasama siang ini. Bupati Bogor juga menambahkan “Fitur Penelusuran Kontak pada aplikasi Teman Sehat ini selaras dengan program Pancakarsa guna hadirkan Bogor Sehat, yang akan mendata warga dengan cakupan luas, seperti pasar tradisional/modern, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, rumah ibadah dan lainnya tanpa dipungut biaya, baik bagi warga maupun pelaku bisnis

Aplikasi Teman Sehat juga dilengkapi dengan Fitur Pengujian untuk mengunggah Sertifikat Digital hasil tes COVID-19 yang hanya dapat diterbitkan dan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit, klinik atau laboratorium mitra. Fitur pembayaran dalam aplikasi Teman Sehat melengkapi ekosistem yang memberikan kemudahan bagi warga lakukan pembayaran atas tes COVID-19 di rumah sakit, klinik maupun laboratorium mitra.

“Kemitraan dengan Kab. Bogor menandakan satu langkah menuju Indonesia sehat, aman juga sejahtera,“ ujar Bpk. Windiaprana, Direktur PT Progressivmedia Indonesia, selaku kantor perwakilan Achiko AG di Indonesia ketika penadatanganan MOU siang ini. “Harapan kami untuk hadirkan Bogor Sehat, seiring dengan Pancakarsa Kab. Bogor melalui fitur Penelusuran Kontak dan Pengujian Teman Sehat. Sedangkan kami juga berupaya untuk mensejahterakan kembali masyarakat Kabupaten Bogor dengan siapkan Fitur Kupon pada Teman Sehat, yang akan membantu para pelaku bisnis dalam menjaring kembali pengunjung dengan berbagai promosi yang diharapkan dapat menggerakkan roda ekonomi dalam masa pandemi ini,” tambahnya.

Sejak Juli lalu, aplikasi Teman Sehat memulai kerjasama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan kini siap untuk diluncurkan di mana saja. Achiko AG mengajak pemerintah kota lain untuk ikut bekerja sama dalam memanfaatkan teknologi informasi sistem aplikasi Teman Sehat untuk berikan keamanan, kesehatan dan kesejahteraaan masyarakat di Indonesia.

VXRun Mengajak Masyarakat Berlari dan Berdonasi Di Tengah Pandemi

GayaKeren.id – Kondisi pandemi saat ini membatasi ruang gerak masyarakat dalam beraktivitas, termasuk dalam berolahraga. Dyandra Promosindo menyelenggarakan program bernama Virtual Experience Sport (VXSport) yang hadir untuk masyarakat agar terus aktif berolahraga. Olahraga pertama yang hadir dalam program VXSport adalah Virtual Experience Run (VXRun), mengusung tema “Nusantara Energy Run (Series)” acara lari secara virtual ini berlangsung pada tanggal 1 – 30 September 2020.

Konsep kompetisi lari VXRun bisa dilakukan secara mandiri dan tidak terbatas oleh waktu dan lokasi berlari. Hendra Noor Saleh selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo dalam press conference melalui Zoom mengatakan bahwa “Dampak pandemi menyebabkan banyak orang yang membatasi kegiatan di luar ruangan, hal ini menyebabkan aktivitas olahraga fisik menjadi berkurang. Dyandra telah berpengalaman menyelenggarakan olahraga lari marathon sejak tahun 2013 lalu, masa pandemic seperti ini menghadirkan inovasi baru melalui Virtual Experience Sport (VXSport). Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk berolahraga secara virtual dengan aman,” jelasnya. (7/9)

Kondisi pandemi saat ini membatasi ruang gerak masyarakat dalam beraktivitas, termasuk dalam berolahraga. Dyandra Promosindo menyelenggarakan program bernama Virtual Experience Sport (VXSport) yang hadir untuk masyarakat agar terus aktif berolahraga. Olahraga pertama yang hadir dalam program VXSport adalah Virtual Experience Run (VXRun), mengusung tema “Nusantara Energy Run (Series)” acara lari secara virtual ini berlangsung pada tanggal 1 – 30 September 2020.

Konsep kompetisi lari VXRun bisa dilakukan secara mandiri dan tidak terbatas oleh waktu dan lokasi berlari. Hendra Noor Saleh selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo dalam press conference melalui Zoom mengatakan bahwa “Dampak pandemi menyebabkan banyak orang yang membatasi kegiatan di luar ruangan, hal ini menyebabkan aktivitas olahraga fisik menjadi berkurang. Dyandra telah berpengalaman menyelenggarakan olahraga lari marathon sejak tahun 2013 lalu, masa pandemic seperti ini menghadirkan inovasi baru melalui Virtual Experience Sport (VXSport). Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk berolahraga secara virtual dengan aman,” jelasnya. (7/9)

Nusantara Energy Run (Series) akan terbagi kedalam 3 (tiga) batch dengan jarak 15 kilometer di setiap batch. Pendaftaran untuk masing-masing batch teridiri dari :

  1. Batch pertama berlangsung pada 1 – 15 September 2020.
  2. Batch kedua berlangsung pada 23 September – 15 Oktober 2020.
  3. Batch ketiga berlangsung pada 23 Oktober – 15 November 2020

Seluruh peserta akan mendapatkan mendali, jersey, e-BIB, e-certificate yang akan dikirim pada 5-7 Oktober 2020. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat mengunjungi website www.dyandravirtualsport.com atau Instagram @vxsport.

Peserta dapat mendaftar melalui website www.dyandravirtualsport.com. Kemudian melakukan pembayaran sebesar Rp 250.000 untuk setiap batch. Peserta dapat melakukan pembayaran yang lebih praktis dan instan melaui sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dapat diakses oleh banyak dompet elektronik, mobile banking atau uang elektonik yang berbasis server.

Donasi Di Bidang Pendidikan
Program (Virtual Experience Run) VXRun selain mengajak masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan berolahraga lari, program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dengan berdonasi di bidang pendidikan yang akan diberikan setelah rangkaian VXRun berakhir.

“Selain mengajak masyarakat untuk terus sehat, kami juga akan memberikan donasi kepada sahabat-sahabat kita yang masih kesulitan di bidang pendidikan. Disini kami mengajak para runners untuk terus berolahraga dan beramal dengan cara mengikuti program VXRun,” tutup Hendra Noor Saleh selaku Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

 

BNI Syariah Gelar Pelatihan Manajemen Masjid secara Virtual

GayaKeren.id – BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli kembali bersinergi menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) pada tahun 2020. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pelatihan Manajemen Masjid tahun ini dilakukan secara virtual. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla; Kepala Kantor Eco Pesantren Daarut Tauhid, Agus Mubarok; Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Muhammad Jazir; dan Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo.

Pelatihan Manajemen Masjid ini diselenggarakan untuk peserta di Wilayah Timur Indonesia mencakup Kalimantan, Sulawesi, Bali dan sekitarnya sebagai batch pertama. PMM berlangsung dalam empat kali pertemuan selama dua jam tiap pekan.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengungkapkan rasa syukur bahwa BNI Syariah dapat kembali melanjutkan program Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) yang telah sukses digelar sejak tahun 2018. “Melalui program ini, kami berharap masjid dapat menjadi sentra halal ecosystem. Masjid yang ada digunakan sebagai sarana mencerdaskan dan sebagai pusat kegiatan umat agar lebih produktif, terutama sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Firman.

Masjid merupakan basis terkecil yang paling dekat dengan masyarakat muslim. Sejarah mencatat, pada era kejayaan Islam, masjid memiliki peran yang sangat penting dalam peradaban umat Islam. Masjid merupakan pusat intelektualitas, pusat aktivitas sosial, politik dan ekonomi. Sementara itu, saat ini beberapa masjid Indonesia belum optimal dalam manajemen keuangan, fund rising, manajemen aset, dan manajemen pemberdayaan. Hal ini yang melatarbelakangi BNI Syariah menyelenggarakan program Pelatihan Manajemen Masjid.

Dalam kondisi pandemi COVID-19, menurut Abdullah Firman Wibowo masjid sebaiknya menjadi percontohan rumah ibadah dalam pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan teknis panduan ibadah di era New Normal.

Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla mengatakan ada dua hal penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan masjid yang baik. Pertama adalah memakmurkan masjid dan kedua memakmurkan masyarakat.

Masjid diharapkan tidak hanya dipakai untuk beribadah dan sholat tapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Saat ini, Dewan Masjid sedang membuat pedoman bagaimana membangun dan mengelola masjid dengan baik.

Di Indonesia, menurut Jusuf Kalla ada sebanyak lebih dari 800 ribu masjid yang sebagian besar dibangun oleh masyarakat. Dengan kondisi pandemi COVID-19 seperti saat ini, masjid harus bisa menjadi solusi dalam masalah yang dihadapi masyarakat.

Pada Pelatihan Manajemen Masjid virtual 2020 disampaikan materi Manajemen Masjid di era New Normal, bedah masjid percontohan (Masjid Jogokariyan/Masjid Daarut Tauhid), bedah masjid teladan BNI Syariah (pemenang penghargaan masjid teladan), pelaporan keuangan masjid dasar, serta literasi keuangan syariah.

BNI Syariah juga memberikan kuota internet sebesar Rp150 ribu kepada 200 peserta Pelatihan Manajemen Masjid di setiap batchnya dan sedekah WiFi terbatas kepada 50 masjid yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Pelatihan Manajemen Masjid pada tahun 2018 dan 2019 diselenggaakan di 30 kota, diikuti oleh 6.162 peserta dan 3.724 masjid.

Pada pelaksanaan program pelatihan masjid di 2019, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program. Hal ini menjadi salah satu penopang penghimpunan DPK BNI Syariah secara keseluruhan, dimana hingga triwulan II tahun 2020 mencapai Rp43,64 triliun, tumbuh sebesar 20,15% dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3,6 juta.

IFRA, Konferensi Daring Membagikan Kiat dan Strategi Bisnis di Masa Pandemi

GayaKeren.id – Salah satu rangkaian kegiatan The 18th Indonesia Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2020 yaitu Online Conference IFRA 2020 telah sukses diselenggarakan pada tanggal 28-29 Agustus 2020 lalu. Online conference ini dihadiri oleh ratusan peserta melalui Zoom webinar dan telah menghadirkan belasan pembicara baik dari pemerintahan, konsultan, maupun pengusaha. Online Conference 2020 merupakan hasil kerjasama dari Dyandra Promosindo dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI). Online Conference IFRA 2020 juga mendapat dukungan sponsor dari Foodpedia dan Dokter Mobil, serta didukung oleh SMESCO Indonesia.

IFRA Online Conference 2020 dibuka oleh kata sambutan dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Agus Suparmanto, yang dibacakan oleh Syailendra selaku Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Dalam sambutannya beliau tetap optimis terhadap pemulihan ekonomi nasional meskipun dalam situasi global yang sedang tidak menentu dan upaya pemulihan ekonomi harus tetap digiatkan. Upaya-upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kerjasama dan melakukan inovasi. Kementerian Perdagangan juga mencatat adanya surplus kegiatan perdagangan sebesar US$ 5,5 miliar di kuartal kedua tahun 2020. Sehingga dengan ini pemerintah berharap ada pertumbuhan ekonomi ke arah positif di kuartal ketiga nanti.  Sebagai penutup, beliau juga mengapresiasi ketangguhan pengusaha lokal yang tetap optimis dalam menjalankan kegiatan usahanya dan melakukan terobosan-terobosan untuk tetap memberikan yang terbaik bagi para pelanggan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga mengungkapkan rencananya untuk mendukung industri waralaba, lisensi, dan UMKM melalui ekosistem ekonomi kreatif pada Government Session di hari kedua (29/8). Menurut Muhammad Neil El Himam selaku Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ekosistem ekonomi kreatif ini diharapkan dapat diterapkan pada pelaku usaha untuk memberikan nilai tambah pada produknya sehingga berdaya saing tinggi, mudah diakses, dan terlindungi secara hukum.

Dukungan serupa juga diberikan oleh Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah melalui Leonard Theosabrata selaku Direktur Utama SMESCO Indonesia pada sesi yang sama. Menurut Leonard, bisnis waralaba dan lisensi sangat cocok di usaha ultra mikro dan mikro untuk pemulihan ekonomi nasional, “Saya melihat ada potensi yang besar dari usaha ultra mikro dan mikro yang dapat dikonsolidasi dengan franchise. Melalui franchise, suatu bisnis dapat diduplikasi dengan sumber daya yang dapat dijangkau, tersedia dimana-mana dan bisa memberikan kesempatan berbisnis. Saya harap orang-orang yang sedang pivot atau shifting bisnissaat ini juga dapat melihat business opportunity di ranah intellectual property atau lisensi. Semangat koperasi, semangat sinergi kolaborasi dan pemberdayaan hadir di ranah ini”. Lebih lanjut industri UMKM juga harus saling bergandengan tangan dan saling bekerjasama satu sama lain, apalagi di tengah masa pandemi ini dimana semua lini bisnis sedang mencoba bertahan.

 

Kolaborasi Maison Met X Lady Gaga

GayaKeren.id – Lady Gaga merayakan lima kemenangannya pada acara musik paling bergengsi MTV Video Music Awards 2020( MTV VMAs 2020). Dalam Perhelatan bergengsi insan musik dunia itu Gaga mengenakan masker karya Maison Met saat menerima penghargaan tertinggi dari MTV VMAs  2020 sebagai Artist of the Year dan MTV Tricon Award (untuk pertama kali penghargaan yang menahbiskan artis berkemampuan tinggi dalam beberapa bidang sekaligus.  Gaga memenangkan kategori musik, seni peran, fashion, dan filantropi).

Dan masker wajah gemerlap berbahan metallic mesh yang menjadi pusat perhatian malam itu merupakan karya Maison Met, label busana asli buatan Indonesia. Metallic Mesh menjadi bahan pilihan Mety Choa, selaku Creative Director Maison Met karena memiliki karakter unik yang cocok dengan karakter Lady Gaga. Unsur dekoratif payet kilap bahan ini mengangkat kesan elegan yang menjadi DNA rancangan Maison Met. Selain itu kualitas bahan prima, nyaman dipakai dan mudah dibersihkan menjadikannya pantas menjadi pelengkap busana koleksi Lady Gaga.

Bahkan, saat menyongsong kemenangannya Gaga, selaku penerima pertama penghargaan MTV Tricon Award, sang Mega Bintang sempat berseru menyuarakan imbauannya berkaitan dengan situasi kesehatan dunia,“Kenakan masker, tanda bahwa Anda menghargai”. “Semoga karya kolaborasi Masker Maison Met X Lady Gaga dapat menjadi bukti bagi kita semua untuktidak mudah berputus asa danterus berkarya di tengah situasi yang memprihatinkan seperti saat pandemi ini, ujar Mety Choa, Creative Director Maison Met.

Adalah jasa dan campur tangan brand management Maison Met, THE CLIQUE, yang berbasis di Hong Kong dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan tim Lady Gaga hingga masker ini dikenakan oleh Sang Superstar.