Sambut Sumpah Pemuda, Museum Pemuda Gelar Pameran Peran Pers Saat Sumpah Pemuda

 GayaKeren.idMuseum Sumpah Pemuda, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menggelar Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda dengan tema “Lawan! di M Bloc Space, Jakarta Selatan. Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke93.

 Hadir memberi sambutan dalam pembukaan kegiatan pameran, Direktur Perfilman, Musik, dan Media
, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ahmad Mahendra. “Berbicara tentang Sumpah Pemuda, harus kita sadari bahwa fondasi kebangsaan Indonesia dibangun oleh tradisi pers para pemuda Indonesia di awal abad 20. Pers saat itu adalah alat perlawanan terhadap kolonialisme, sekaligus menyatukan kolektivitas tanah air dalam kesadaran berbangsa”, ungkapnya.

Ahmad Mahendra juga
menambahkan, para pemuda dengan patriotismenya di era pergerakan nasional sebagian besar adalah para jurnalis, seperti Tjipto, Soekarno, Siti Sundari, W.R. Supratman, dan sebagainya. Mereka bergerak bersama melawan penjajah, mengabarkan semangat persatuan Indonesia, dan juga menyadarkan masyarakat bahwa mereka mempunyai sebuah bangsa bernama Indonesia yang layak untuk diperjuangkan dan dimerdekakan.

Sangatlah tepat Museum Sumpah Pemuda mengadakan Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda yang mengusung tema “Lawan!”. Kita bisa belajar dari pengalaman sebagai sebuah bangsa, betapa pentingnya merawat semangat persatuan dan kebinekaan kita dalam simpul kebangsaan,” jelasnya.


Selain itu,
Ahmad Mahendra berpesan bahwa dengan semangat itu, kita bisa bangkit dan bergerak bersama agar Indonesia tetap tumbuh sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Jika dahulu kita bersatu melawan kolonialisme, sekarang kita bergotong royong, menyongsong tantangan demi tantangan Indonesia di era global, pesannya.

Pameran yang bertajuk “Lawan! ini merupakan refleksi perjuangan tokoh pers Sumpah Pemuda menghadapi Pemerintah Kolonial Belanda. Mereka sebagian besar adalah jurnalis yang kerap menggelorakan semangat kebangsaan Indonesia.

Pameran
“Lawan!” dapat dikunjungi secara langsung mulai 22 s.d. 31 Oktober 2021 di M Bloc Space, Jakarta Selatan. Pameran ini juga dapat dilihat secara daring mulai tanggal 22 Oktober s.d. 9 November 2021 melalui media Zoom Meeting dan laman pameran https://www.pameranlawan.com. Melalui daring, pengunjung akan disuguhi konten kreatif dan layanan tur virtual 360° sehingga memberikan pengalaman nyata seolaholah berkunjung secara langsung.

Indonesia Memperkuat Potensi Ekonomi Digital Melalui Sinergi Industri Dalam Perhelatan World Expo 2020

GayaKeren.id – Percepatan perkembangan ekonomi digital di penjuru dunia mendorong ambisi Indonesia untuk memperkenalkan potensi industri di sektor digital dalam perhelatan Expo 2020. Seiring dengan situasi global dan teknologi saat ini, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi digital besar di masa mendatang. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pertumbuhan ekonomi digital diproyeksi mencapai delapan kali lipat pada 2030.

“Kita menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi digital akan sangat berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia, bahkan dunia. Bahkan menurut Asian Development Bank, disebutkan bahwa ekonomi digital dan platform digital itu mampu mendekatkan seluruh lapisan masyarakat, sehingga dapat mendorong perekonomian secara keseluruhan, terutama di masa pandemi saat ini. Potensi perkembangan ekonomi digital ini harus didorong dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Oleh karena itu pemerintah terus mendorong potensi pertumbuhan ekonomi digital dalam banyak hal, termasuk memberikan kemudahan dalam regulasi, pengadaan pelatihan dan pembinaan transformasi digital yang komprehensif, maupun akses pembiayaan yang inklusif,” tutur Lutfi.

Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi digital diproyeksi dapat menghasilkan transaksi hingga Rp4.531 triliun di tahun 2030 atau naik delapan kali lipat dari Rp632 triliun. Ekonomi digital pun berkontribusi sebanyak 4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dengan potensi perkembangan tersebut, PDB Indonesia diproyeksi tumbuh menjadi Rp24.000 triliun pada 2030.

Lutfi menilai Expo 2020 merupakan momentum yang tepat untuk menyoroti potensi ekonomi digital Indonesia di hadapan dunia. Paviliun Indonesia pada Expo 2020 menghadirkan keunggulan di lingkup industri digital dan telekomunikasi melalui dukungan dari PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoTo), dua mitra perusahaan yang telah banyak berkontribusi terhadap upaya digitalisasi nasional. Keikutsertaan dua pilar ekonomi digital di Tanah Air ini merupakan wujud dukungan terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional dan cita-cita bangsa dalam mendorong realisasi ekonomi digital Indonesia hingga ke kancah global.

“Indonesia sebagai salah satu negara terbesar di dunia, sangat berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam ekonomi digital dunia di kawasan ASEAN dan dunia. Dalam kesempatan World Expo 2020 Dubai kali ini, kehadiran Telkomsel dan GoTo, dua perusahaan unggulan bangsa yang juga merupakan society enabler dan ecosystem driver perekonomian digital di Indonesia merupakan bukti nyata realisasi ekonomi digital yang terus berkembang. Tentu saja ke depan, kami harapkan pertumbuhan digital dapat semakin menarik minat dunia untuk berinvestasi maupun memulai kemitraan strategis dengan Indonesia,” kata Lutfi.

Paviliun Indonesia menghadirkan instalasi “A Vibrant Present” yang dikemas dengan serangkaian layar yang menunjukkan talenta anak bangsa di lingkup ekonomi kreatif dan digital. Selain menggambarkan keunggulan yang dimiliki Indonesia, instalasi ini juga menyoroti jalan perkembangan ekonomi kreatif dan digital di masa mendatang untuk mewujudkan kesiapan negara mendukung Generasi Emas 2045 seiring dengan fenomena bonus demografi ketika mayoritas populasi Indonesia berada di usia produktif.

Sebagai perusahaan digital telekomunikasi terkemuka di Indonesia, Telkomsel memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif negara dalam partisipasi Expo 2020 Dubai sebagai upaya untuk #BukaSemuaPeluang dalam sektor investasi dan perkembangan industri. Komitmen ini juga diperkuat dengan memberdayakan ekosistem digital bangsa melalui inovasi teknologi dan solusi digital yang konsisten dengan percepatan transformasi industri.

“Sebagai leading digital telecommunications company di Indonesia, Telkomsel merasa bangga dapat menjadi salah satu mitra terpercaya pemerintah untuk mendorong lebih banyak peluang investasi dan kolaborasi di Indonesia, dengan memberikan dukungan penuh terhadap bangsa dalam ajang Expo 2020 Dubai. Kami berharap partisipasi Telkomsel pada ajang tersebut, dapat menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuka dan memaksimalkan seluruh potensi dalam berbagai hal, untuk mendatangkan berbagai manfaat yang maksimal demi kemajuan bangsa. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai world-class digital ecosystem enabler, yang terus berupaya memperkuat inovasi dalam mengembangkan produk dan layanan digital customer-centric, serta pengembangan jaringan berteknologi terkini yang dapat memaksimalkan potensi kemajuan perekonomian digital di berbagai sektor kehidupan” ujar Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam.

Dukungan penuh terhadap program pemulihan ekonomi nasional yang salah satunya melalui partisipasi Indonesia di Expo juga dilakukan perusahaan teknologi GoTo Group yang membawahi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial.

Chief Executive Officer GoTo Andre Soelistyo mengatakan kolaborasi GoTo bersama Pemerintah di Expo 2020 Dubai ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif bersama yang terus berlangsung dalam  mematangkan kesiapan Indonesia untuk bangkit dari dampak Covid-19, seperti yang telah menjadi fokus GoTo Group  melalui gerakan #BangkitBersama.

“Partisipasi Indonesia dalam Expo 2020 Dubai memperlihatkan upaya gotong royong berbagai elemen bangsa dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional untuk bangkit bersama dari pandemi Covid-19. Adapun GoTo Group di dalam Expo ini memperkenalkan bagaimana teknologi, sinergi solusi mobilitas, e-commerce, dan layanan keuangan dalam ekosistem GoTo dapat membantu masyarakat, termasuk UMKM dan pekerja sektor informal, untuk bangkit kembali merespons pandemi Covid-19, sekaligus membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Kami berharap kehadiran GoTo dapat turut meningkatkan kesadaran akan kemampuan Indonesia khususnya di bidang teknologi yang dapat memberikan dampak positif secara luas sehingga terus meningkatkan peluang kerja sama dan minat investasi di Indonesia,” tutur Andre.

Ini Alasan Mengapa Konservasi Keanekaragaman Hayati Sangat Penting

GayaKeren.id – Pekan Diplomasi Iklim 2021 hari ketiga ini ditutup dengan webinar “Dialog Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Dalam pembukaan, Henriette Faergemann, First Counsellor-Environment, Climate Action, ICT-EU Delegation Indonesia mengatakan, sesi ke-8 ini bertujuan untuk menjangkau khalayak yang lebih luas soal keanekaragaman hayati.

“Sainsnya sudah nampak, saat ini kita sedang menimbulkan tekanan yang sangat besar, pemanasan global pada 2030-2052 naik 1,5 derajat celsius, penurunan kualitas alam ini sayang sekali diakibatkan oleh perilaku manusia dalam hal konsumsi dan produksi,” kata dia.

Kegiatan ekstraksi bumi juga telah mengubah kondisi alam dalam tingkatan yang begitu besar sehingga menghadirkan krisis. Salah satu cara mengatasinya adalah  melalui konservasi keanekaragaman hayati. “Konservasi keanekaragaman hayati sangat penting, karenanya Uni Eropa telah menetapkan keanekaragaman hayati sebagai pusat kebijakannya, dan telah mengadopsi strategi keanekaragaman hayati untuk 2030,” ujarnya lagi.

Pembicara pertama, Francesco Ricciardi, Environment Specialist, Asian Development Bank (ADB) membahas, hubungan konservasi keanekaragaman hayati terhadap  pengurangan risiko pandemi di masa depan.

Menurut dia, ada studi area dengan potensi pertanian yang tinggi akan kontradiksi dengan kenaekaragaman hayati yang tinggi. Saat ini kita telah kehilanagn 3000 ribu kilometer persegi akibat pembukaan lahan. “Pada 2050 mendatang akan ada 2 juta km jalan yang akan dibangun di kawasan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Di satu sisi akan meningkatkan produksi pertanian dan ternak, tapi di satu sisi akan banyak manusia untuk masuk hutan dan berburu hewan dan merusak keanekaragaman hayati suatu wilayah.”

Sementara itu, Marcel Silvius, Global Green Growth Institute (GGGI)menyatakan gambut tersebar di setiap negara, namun di Asia Tenggara luas gambut menjadi yang tertinggi, yang tersebar di Indonesia, Malaysia serta negara lain di Asia Tenggara.

“Brunei yang merupakan negara kecil tapi memiliki kawasan hutan gambut primer paling utuh dan besar. Bila negara tetangganya terdampak penebangan liar, penyedotan air, dan lain sebagainya, Brunei tidak demikian, kawasan gambut di negara ini paling besar dan sangat utuh,” paparnya.

Menurut dia, di Indonesia kawasan hutan gambut banyak yang terkena dampak penebangan hutan illegal di masa lalu. Gambut di Asia Tenggara berbentuk hutan, dan rawa-rawa yang tingganya bisa mencapai 50 meter.

“Gambut sangat kaya kandungan karbon, kalau kita kehilangan 15 meter saja lahan gambut berarti kita telah kehilangan satu hutan hujan tropis untuk menyimpan karbon, ini menunjukan besarnya manfaat gambut untuk menyimpan karbon walau dengan luas yang tidak seberapa,” jelasnya.

Gambut juga menjadi tempat hadirnya keanekaragaman hayati, seperti menjadi burung seperti burung langka, orangutan dan lain sebagainya.  “Sementara di sektor ekonomi dengan adanya lahan gambut akan menghadirkan ekonomi buat masyarakat dengan memanfaatkan lahan untuk pertanian,” jelasnya.

Webinar mengenai konservasi keanekaragaman hayati ini ditutup oleh paran dari Dr. Mark Harrison, Exeter University UK. Dalam paparannya dia membahas mengenai keanekaragaman hayati lahan gambut tropis dan masyarakat lokal.

“Kawasan gambut tersebar di Indonesia utamanya di Papua, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan pesisir timur Sumatera, ada lahan gambut yang cukup luas di sana. Sementara itu, keanekaragaman hayati di lahan gambut merupakan keanekaragaman hayati yang tinggi,” jelasnya.

Selain itu, berdasarkan studi yang dilakukan masyarakat yang tinggal di hutan gambut di kawasan Sebangau lebih mementingkan ikan ketimbang hewan lainnya, pasalnya ikan menjadi aqua kultur untuk masyarakat nelayan itu

“Konsumsi ikan di kawasan tersebut sangat tinggi, ikan menjadi sumber protein utama dan sumber pendapatan utama keluarga di area tersebut,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pekan Diplomasi Iklim 2021 mengangkat lima bidang tematik, yang semuanya relevan dengan tema besar ‘Ambisi dan Aksi’. Ke-5 sub-tema tersebut adalah: Meningkatkan Ambisi Iklim, Transformasi Ekonomi, Pelestarian Ekosistem, Mengajak Keterlibatan Semua Pihak, Sarana untuk Mencapai Ambisi.

Pekan Diplomasi Iklim 2021 akan menghadirkan 40 pembicara dalam 15 sesi seperti webinar, sesi bincang, dialog; dan sejumlah kegiatan lainnya termasuk aksi tanam pohon bakau di pantai Jakarta.

Pentingnya Majukan Blue Carbon untuk Aksi Iklim

GayaKeren.id – Pekan Diplomasi Iklim memasuki hari ketiga dengan mengangkat tema Advancing Blue Carbon for Climate Action. Blue Carbon sendiri adalah karbon yang tersimpan dalam ekosistem pesisir yaitu pada hutan bakau (mangrove), padang lamun (seagrass) dan rawa pasang surut (tidak march) dan sangat penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Andreas Unterstaller mengatakan, pentingnya laut bagi kesejahteraan manusia karena laut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan.

“Laut menjadi sumber energi dan rumah bagi ekosistem yang beragam. Laut memproduksi oksigen bagi 3 miliar manusia yang menggantungkan hidupnya pada laut,” ungkapnya dalam diskusi Pekan Diplomasi Iklim 2021 (13/10). “Kemampuan ekosistem untuk menghilangkan karbon dioksida (CO2) dari atmosfer membuatnya sebagai penyerap karbon yang signifikan, dan diakui perannya dalam mengurangi perubahan iklim. Kapasitas menyerap karbon akan hilang bila ekosistemnya terdegradasi atau rusak oleh aktivitas manusia,” tambahnya.

 Pusat Penelitian Kelautan, Kementerian Kelautan Novi Susetyo Adi, Ph.D. mengamini jika Indonesia perlu menjaga blue carbon mengingat potensinya yang sangat besar yang diperkirakan mencapai 3,4 Pg C. Khusus untuk mangrove tutupannya mencapai 3,3 juta Ha yang dihuni 43 spesies, sama dengan 22,6% dari mangrove global sehingga menempatkan Indonesia dengan  mangrove terbesar di dunia. Sementara untuk padang lamun mencakup 3,1 juta Ha, terbesar kedua setelah Australia. Di dalamnya terdapat 13 spesies yang telah berhasil diidentifikasi.

Perwakilan Marine Buddies Fatima Gianty setuju jika ekosistem mangrove perlu menjadi perhatian utama karena degradasi kawasan mangrove semakin mengkhawatirkan dalam beberapa dekade terakhir. Itu sebabnya, ia bersama Marine Buddies aktif melakukan penanaman mangrove di daerah Tangerang yang dinamai proyek “Tanam-tanam Mangrove” untuk menjaga pantai dari abrasi.

 “Penanaman bibit mangrove pertama dilakukan pada 2019 dengan 1500 bibit, lalu 2500 bibit pada 2020 dan Juni 2021 dengan 2500 bibit – yang hingga kini tumbuh dengan baik,” jelas Fatima.

 Sementara itu, Manajer Operasi dan Sains Carbon Ethics Indri Addini menekankan tentang ambisi dan aksi untuk menahan laju pemanasan global melalui blue carbon. “Jika melihat siklus karbon, laut merupakan muara penyimpanan karbon, baik dari udara dan daratan. Karena kemampuannya dalam menyerap karbon 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan pohon terrestrial, mangrove menjadi lebih efektif dalam memperlambat krisis iklim,” katanya.

 “Ekosistem mangrove dan lamun yang sehat mampu mencegah sedimentasi dan mengurangi pengasaman laut, dan sekaligus membantu mencegah pemutihan karang. Selain itu, ekosistem blue carbon turut melindungi masyarakat pesisir, melindungi dari badai yang merusak, angin topan, tsunami, gelombang dan banjir. Keberadaannya menyediakan habitat penting bagi burung, ikan, udang, kepiting, dan banyak biota lainnya termasuk biota terestrial pada hutan mangrove,” tutup Indri.

Pentingnya Peran Hutan dalam Ekonomi Sirkular

GayaKeren.idHutan memiliki peran sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan ekonomi selama ratusan tahun dengan kapasitas biologisnya sebagai sumber energi terbarukan. Pelestarian  hutan juga berkaitan dengan kegiatan ekonomi sirkular yang sudah banyak diterapkan, untuk menjaga lingkungan yang lebih baik.

Stéphane Dovert, Konselor Kerjasama untuk Kedutaan Besar Prancis dalam webinar “The Future of Forest: A Discourse on The Circular Economy” digelar hari ini sebagai bagian dari Pekan Diplomasi Iklim mengatakan, “Saya hanya akan mengingatkan bahwa dampak yang dirasakan manusia telah menyebabkan hilangnya sekitar 40% hutan dunia. Kita kehilangan hutan dengan laju 10 juta hektar per tahun. Jadi kita perlu khawatir dan perlu melindungi hutan alam. Manusia diberi kecerdasan untuk melindungi. Hutan ini benar-benar terdiri dari banyak pohon dan mendukung sejuta kehidupan. Pepohonan menciptakan lingkungan khusus yang mempengaruhi jenis-jenis hewan dan tumbuhan yang dapat hidup di hutan,” ungkapnya.

Sementara Henriette Faergemann, Konselor Pertama – Lingkungan, Aksi Iklim, Digital – Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam menyampaikan bahawa pesan utama dari Pekan Diplomasi Iklim 2021 yaitu : we care, we can, and we do. Uni Eropa berharap semua pihak bertindak secara kolektif dan melangkah untuk aksi iklim. “Ekonomi sirkular sangat penting dalam untuk mengatasi perubahan iklim, karena rendahnya keanekaragaman hayati, limbah, dan polusi. Tujuannya untuk mengurangi limbah dan pada saat yang sama menciptakan pertumbuhan dan lapangan kerja yang berkelanjutan.”

Narasumber lainnya dari Environmental Bamboo Foundation, Monica Tanuhandaru dengan bersemangat mengatakan bahwa bambu memiliki manfaat ekonomi dan budaya lingkungan. Dengan mengganti bahan bangunan yang tidak dapat diperbarui seperti kayu keras, plastik, dan logam, bambu membantu menghindari emisi CO2.

“Satu meter kubik produk bambu rekayasa menyimpan 1,6 ton CO2. Karbon hanya disimpan dalam suatu produk sementara, karenanya bambu yang dipanen harus dibuat menjadi produk yang lebih tahan lama. Bambu menghasilkan lebih banyak produk dibandingkan kayu, terutama melalui praktik pengelolaan berkelanjutan untuk meningkatkan hasil tahunannya. Bambu yang tahan lama dan produk yang direkayasa menyimpan lebih banyak karbon. Limbah yang dihasilkan oleh manufaktur atau produk bambu yang tidak terpakai dapat didaur ulang menjadi partikel papan (atau produk yang kurang tahan lama) dan akhirnya sebagai pengganti energi terbarukan dan lebih berkelanjutan.”

Terkait dengan jasa ekosistem, Dr. Colas Chervier, Ilmuwan di Ekologi Ekonomi , CIRAD menyampaikan pandangannya bahwa aktor kebijakan publik juga mempengaruhi desain dan hasil dari Pembayaran Jasa Ekosistem bahkan dalam konteks pemerintahan yang dianggap lemah. Kita juga harus mempertimbangkan aktor publik yang tidak transformasional atau bahkan berkontribusi untuk mempertahankan status quo.” Strategi pelengkap yang menurut saya perlu atau akan mengubah cara aktor kebijakan publik dalam membuat keputusan, yaitu mengubah nilai, yaitu kriteria otoritas untuk membuat keputusan diantara beberapa alternatif politik dan mengubah hubungan kekuasaan atau kelompok berpengaruh yang sebenarnya mempengaruhi keputusan politik yang akan kita tuju.

Narasumber Perwakilan Negara, Planète Urgence yaitu Reonaldus mengatakan,Indonesia memiliki sekitar 3,1 sampai 3,4 juta hektar mangrove (bakau) atau sekitar 20 persen dari luas mangrove di dunia. Dari jumlah tersebut, tercatat sekitar 600.000 hektar hutan mangrove telah rusak. Hutan mangrove tersebut dikonversikan ke kolam budidaya, penebangan, minyak tumpahan, dll. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk merehabilitasi 600.000 ha hingga 2024 khususnya di 9 provinsi.” Reonaldus menutup presentasinya dengan menyampaikan pentingnya ekonomi sirkular untuk rehabilitasi hutan mangrove dan hutan secara umum.  Ia menekankan bahwa salah satu musuh hutan mangrove adalah sampah plastik, karena menyulitkan pertumbuhan mangrove secara natural. Jika kita dapat membangun ekonomi sirkular yang efektif dan efisien, seperti reduce, reuse, dan recycle mungkin tidak akan mengancam lagi kelestarian hutan mangrove di masa depan.”

Kaum muda dari Greeneration Foundation yaitu Kepala Program Glaniz Izza pun turut bersuara. Menurutnya pada awal polusi industri, perusahaan menggunakan model ekonomi linier yaitu siklus hidup produk dibayar, dirawat, dan dibuang – namun menghasilkan miliaran ton sampah setiap tahun. Dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular berarti kita lebih bertanggung jawab dan memperhatikan bumi kita dan orang-orang sekitar. Glaniz juga mengatakan, “Ekonomi sirkular adalah sistem industri yang restoratif atau regeneratif dengan niat dan desain membantu pelestarian hutan. Untuk mencapai keseluruhan sirkularitas, setiap pemangku kepentingan perlu berkolaborasi menerapkan prinsip-prinsip ekonomi sirkular secara holistic,” tutupnya.

Pekan Diplomasi Iklim 2021 yang digagas Uni Eropa akan  berlangsung hingga 16 Oktober dan  menghadirkan 40 pembicara dalam 15 sesi seperti webinar, sesi bincang, dialog; dan sejumlah kegiatan lainnya termasuk aksi tanam pohon bakau di pantai Jakarta.

Gandeng KOREM, Kemenparekraf,Group Accor bagikan 1000 vaksin utk Yogya dan sekitar

GayaKeren.id –  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, TNI AD, dan grup perhotelan Accor berkolaborasi menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 dan bakti sosial bagi pelaku Pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tanggal 10-11 Oktober 2021 ini merupakan bentuk dukungan nyata demi melindungi masyarakat luas dan dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno pada hari pertama kegiatan yaitu Minggu, 10 Oktober 2021 melakukan peninjauan langsung ke lokasi pemberian vaksin yang bertempat di Novotel Suites Yogyakarta Malioboro. Selain itu, dilaksanakan penyerahan bansos berupa paket sembako kepada 1.200 pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Paket sembako tersebut merupakan dukungan dari Rumah Siap Kerja yang berkolaborasi dengan Accenture, Alfamart, dan Lazizmu serta grup perhotelan Accor di wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang diberikan kepada mereka yang terkena dampak pandemi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam tinjauannya menyampaikan,  “Harapan kami bantuan-bantuan lainnya dapat diberikan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini bentuk perhatian dari pemerintah. Semoga para pelaku ekraf dapat meningkatkan ketrampilan, menggerakkan ekonomi, dan tentunya kita ingin lapangan kerja kembali terbuka. Bangkit bersatu, menang melawan covid, together yes we can do!

“Saya melihat bahwa tingkat vaksinasi ini akan menjadi prasyarat dari pemulihan kita, termasuk juga ditambah protokol kesehatannya. Hari ini kita melangsungkan vaksinasi dengan total target 1.000 orang. Dan ini 2 hari dari 10 sampai 11 Oktober,” ungkap Menteri.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf – Nia Niscaya, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf – Henky Hotma Parlindungan Manurung, Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Afianto beserta Jajaran, Walikota Yogyakarta – Haryadi Suyuti, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DIY – Singgih Raharjo, CEO Rumah Siap Kerja – Roestiandi Tsamanov, GM Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk – Nur Rachman, Rasjid Reksodiputro – GM HRGA Alfaland Group dan Helmy Kurniawan, Senior Director Sales and Partnership, Accor Indonesia.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua yang berlangsung di Makorem 072 Pamungkas sehingga total peserta vaksin ditargetkan sebanyak 1.000 orang dan dilayani oleh tenaga kesehatan dari RS DKT Dr. Soetarto dan Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Korem 072 Pamungkas.

GudangAda dan KADIN Indonesia Gandeng Mitra Pedagang Grosir, Salurkan Ribuan Sembako Bagi Warga Terdampak Pandemi

GayaKeren.idGudangAda berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia untuk mendistribusikan 4.000 paket bantuan bahan pokok atau sembako kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi di berbagai wilayah di Indonesia. GudangAda berpartisipasi meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi dan secara aktif mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi melalui pencegahan penyebaran COVID-19.

Program kolaborasi ini merupakan bagian dari kampanye COVID-19 Relief Fund yang diinisiasi oleh firma modal ventura Alpha JWC Ventures, KADIN Indonesia, dan startup crowdfunding BenihBaik.

Membeli langsung dari para mitra pedagang grosir tradisional yang terdaftar di platformnya, GudangAda menyediakan paket bantuan bahan pokok untuk dikemas dan dikirimkan ke pihak KADIN Indonesia dengan armada GudangAda Logistik. Langkah ini diambil oleh GudangAda untuk membantu masyarakat sekaligus menggerakkan usaha mitra pedagang GudangAda. Paket sembako ini akan didistribusikan pihak KADIN Indonesia ke wilayah pulau Jawa yang dimulai dari Jawa Timur dan ribuan paket susulan secara bertahap akan disalurkan ke wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.

Kami meyakini bahwa kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat – baik pemerintah maupun swasta – merupakan kunci pemulihan perekonomian Indonesia. Keyakinan akan pentingnya sinergi antara elemen masyarakat dan pemerintah inilah yang mendasari kerjasama kami dengan KADIN Indonesia. Besar harapan kami upaya yang dilakukan GudangAda sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,ungkap Muara Makarim, Senior Communication Manager GudangAda.

GudangAda bekerjasama dengan KADIN Indonesia untuk pendistribusian bahan pokok dengan menggunakan mobil vaksin keliling KADIN Indonesia yang tersedia di berbagai wilayah di Indonesia. Sebanyak 45 mobil vaksin keliling, yang difasilitasi oleh KADIN Indonesia ini akan menggelar vaksinasi COVID19 secara berkala di seputar wilayah tempatnya beroperasi.

Sebagai rumah pengusaha mulai dari mikro hingga besar, mengapresiasi teman teman GudangAda dalam mendukung gerakan PERANG MELAWAN PANDEMIKADIN Indonesia. Keputusan untuk melibatkan para pengusaha grosir tradisional bukan tanpa alasan. Kami melihat teman-teman pengusaha grosir ini adalah para pejuang ekonomi yang berada digaris depan dalam peperangan ekonomi melawan pandemi. Keterlibatan mereka akan juga membantu perekonomian kita bergerak menuju pemulihan. Gerakan ini membuat teman-teman pengusaha grosir terbantu usahanya, tetapi juga mereka membantu saudara kita yang terdampak pandemi. Lebih jauh saya mengajak semua elemen masyarakat untuk terus bergotong royong memulihkan kesehatan dan perekonomian, tambah Firlie H. Ganinduto, Ketua Pelaksana Vaksinasi Keliling & Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika KADIN Indonesia.

Pada pertengahan tahun 2020 lalu, GudangAda juga sempat berbagi ratusan ribu masker kain gratis yang bertujuan melindungi para pedagang grosir dan eceran tradisional  untuk mengurangi rantai penyebaran virus. Program ini merupakan bentuk kepedulian GudangAda terhadap pedagang tradisional yang setiap hari masih harus melayani dan berinteraksi dengan banyak pembeli sehingga cukup beresiko terkena paparan virus.

Ikhtiar utama GudangAda adalah untuk turut berkontribusi mengendalikan dampak ekonomi akibat COVID19 melalui program bantuan bahan pokok bagi masyarakat yang terdampak, khususnya bagi mereka yang kehilangan mata pencahariannya akibat pandemi. Kontribusi kami ini diharapkan mampu meringankan beban mereka sampai dengan kondisi dimana mereka bisa bangkit kembali,tutup Muara Makarim.

Dibuka Sandiaga Uno, Grup Accor Apresiasi Batik Rangkul Ekraf lokal

GayaKeren.id – Hari Batik Nasional diresmikan jatuh setiap tanggal 2 Oktober, tanggal disaat UNESCO pada tahun 2009 resmi mengakui Batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama grup perhotelan Accor melanjutkan kolaborasinya dengan mengadakan acara peluncuran “Batik Nusantara Celebration dari ALL – Accor Live Limitless Bersama Pelaku Ekonomi Kreatif”. Acara dikemas secara hybrid dan berlangsung pada Minggu, 10 Oktober 2021 di The Phoenix Hotel Yogyakarta – MGallery Collection, Yogyakarta.

Tema batik diangkat dalam rangka memeriahkan Hari Batik Nasional tahun ini serta sebagai bentuk apresiasi kepada batik, bagian dari seni dan budaya bangsa, serta turut mendukung pelaku ekonomi kreatif khususnya penggiat batik.

Batik Nusantara Celebration dari ALL – Accor Live Limitless adalah program yang dijalankan serentak oleh jaringan hotel Accor di lebih dari 30 destinasi di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari kampanye sepanjang tahun grup Accor bertajuk “Rediscover Indonesia bersama ALL – Accor Live Limitless”. Kampanye ini mengajak tamu untuk selain menginap, menikmati pengalaman lokal ikonik yang luar biasa melalui empat pilar: kuliner, seni dan budaya, kebugaran dan kesehatan, dan destinasi, melalui kemitraan dengan ratusan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif atau UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Selain itu, salah satu brand premium Accor yaitu MGallery melalui 4 hotel yang berpartisipasi menghadirkan pengalaman ikonik batik “Inspired by Her” yang menginspirasi para perempuan. Program-program ini mendorong gerakan #BanggaBuatanIndonesia #BeliKreatifLokal #BanggaBerwisataDiIndonesia dan #DiIndonesiaAja.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya menyampaikan, “Banyak daerah di Indonesia yang memiliki wastra khasnya, dan salah satunya adalah batik. Kami mengapresiasi kepada grup Accor yang menggagas acara ini dalam rangka Hari Batik Nasional 2021, sebagai kelanjutan kolaborasi dengan grup Accor sejak tahun 2012. Kita dukung promosi batik sebagai warisan budaya dan bangkitkan optimisme pelaku ekraf untuk segera pulih di masa pandemi ini. Kita tingkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi dengan prinsip 3 G (Gercep – Gerak Cepat, Geber – Gerak Bersama, dan Gaspol – Garap Semua Potensi) agar kita yang di Indonesia ini juga mendorong gerakan #DiIndonesiaAja dan #BeiiKreatifLokal. Bangkit usaha cilik, menang melawan covid, together we can!”

Garth Simmons, CEO of Accor Southeast Asia, Japan and South Korea menyampaikan, “Kami merayakan Hari Batik Nasional yaitu setiap tanggal 2 Oktober untuk mempromosikan keunikan dan kekayaan batik melalui penawaran kreatif lebih dari sekadar menginap di lebih dari 130 hotel di seluruh Indonesia, dalam program yang berlangsung sepanjang tahun, Rediscover Indonesia by ALL. Dukungan kami berikan bagi para mitra pelaku ekonomi kreatif, dan kami ingin menginspirasi kejayaan Indonesia melalui batik.”

Peluncuran acara diisi dengan tari Gebyar Batik dari PLT Bagong Kussudiardja, peragaan busana batik oleh enam designer perempuan (Darie Gunawan, Endarwari, Janna, Caroline Rika, Soppemirremarata, Rumah Produksi Junk Q), pameran produk batik dari perwakilan 16 pelaku ekonomi kreatif yang berlangsung di The Phoenix Hotel Yogyakarta. Mereka terdiri dari mitra hotel-hotel Accor di wilayah Yogyakarta, Solo dan Semarang, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Balai Pelestarian Cagar Budaya, Balai Besar Kerajinan dan Batik, juga Kita Muda Kreatif binaan UNESCO & CITI Foundation. Bukan hanya menyuguhkan batik, Balai Besar Kerajinan dan Batik misalnya, mereka mempresentasikan aplikasi scan batik yang dapat mengukur keaslian sebuah batik tulis, sementara Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY, mereka mempresentasikan relief dekoratif candi yang dituangkan ke dalam batik tulis.

Selain itu, dalam acara, perwakilan hotel-hotel Accor yang ada di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua melalui vidcon menampilkan cerita batik dan penawaran pengalaman batik di daerah masing-masing bersama mitra ekonomi kreatif. Hotel-hotel ini adalah;

1. Amarterra Villas Bali Nusa Dua – MGallery ; menampilkan masker bermotif Batik Pisan Bali serta menyediakan kelas membatik di        hotel yang bermitra dengan seniman lokal.

2. Mercure Bengkulu; bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu, Duta Wisata Bengkulu, serta mitra ekraf dalam mempromosikan Kain Besurek.

3. Mercure & ibis Samarinda; mempromosikan salah satu batik, yaitu Batik Dayak, asal Kalimantan Timur.

4. Novotel Manado Golf Resort & Convention Center; bekerja sama dengan UMKM Krisma Kain Bentenan menyediakan selendang Bentenan yang unik untuk menyambut tamu VIP kami dan pejabat pemerintah.

5. Mercure Jayapura; mempromosikan batik dengan motif khas Papua bekerja sama dengan Jimmy Affar yang menaungi industri batik papua.

6. Grand Mercure Surabaya City; bekerja sama dengan Etnura, pelaku ekraf batik binaan Dekranasda Jawa Timur yang menampilkan ragam batik Jawa Timur diantaranya batik dari Banyuwangi, Probolinggo, Lamongan, dan lainnya dan diperagakan oleh para alumni dari Ikatan Aumni Puteri Indonesia Jawa Timur

7. Grand Mercure Malang Mirama; hotel yang baru saja diperkenalkan oleh Accor sebagai hotel premium Accor pertama di Malang ini menampilkan berbagai karya seni artis lokal dan produk pelaku ekonomi kreatif termasuk batik khas Malang di hotel.

Maju dan Bergerak Bersama Bagi Indonesia, JobStreet Partner Karier Bebas Drama Adakan Virtual Career Fair Terbesar, Menyediakan 2000 Lowongan Kerja Dalam 3 Hari

GayaKeren.id – Dalam sebuah acara media yang dilakukan secara virtual pada hari ini, partner karier bebas drama, JobStreet mengumumkan diadakannya Virtual Career Fair (VCF) terbesar dan berskala nasional. Acara virtual tersebut dihadiri oleh Jane Cruz-Walker, Chief Marketing Officer, SEEK Asia;  Sawitri Hertoto, Country Marketing Manager, JobStreet Indonesia; Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja; dan Mei Shinta, Human Resources, PT Santos Jaya Abadi.

“Virtual Career Fair adalah inisiatif yang telah dijalankan JobStreet tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di lima negara lainnya yaitu Filipina, Singapura, Hong Kong, Malaysia dan Thailand. Setiap Virtual Career Fair disambut dengan baik oleh masyarakat di masing-masing negara dan mendapatkan dukungan dari banyak perusahaan ternama, dengan lebih dari 753 perusahaan yang berpartisipasi, 3,7 juta lebih kunjungan, dan 2 juta lebih lamaran kerja. JobStreet bangga bisa membantu banyak sekali pencari kerja di Asia dan tentunya kami tidak akan bisa melakukannya tanpa dukungan dari perusahaan-perusahaan dan partner kami. Kami berharap untuk bisa terus maju bersama dalam menjalankan misi kami yaitu Improving Lives Through Better Careers – meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui karier yang lebih baik,” jelas Jane Cruz-Walker, Chief Marketing Officer, SEEK Asia.

“Sejak bulan Maret 2021, JobStreet telah mengadakan Virtual Career Fair sebanyak empat kali di Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Secara total, empat VCF tersebut telah mendapatkan 2,8 juta kunjungan dari 2,37 juta pencari kerja dan menerima 1,4 juta lamaran kerja. Di tanggal 14-16 Oktober mendatang, JobStreet akan mengadakan Virtual Career Fair terbesar yang berskala nasional. Virtual Career Fair kali ini didukung oleh lebih dari 260 perusahaan ternama dari seluruh Indonesia dan menyediakan lebih dari 1.900 lowongan kerja. Selain lebih banyak perusahaan dan lowongan kerja, Virtual Career Fair mendatang akan memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk mengikuti lebih dari 20 webinar dan menghadirkan mentor karier yang memberikan konsultasi gratis bagi pencari kerja,” ujar Sawitri Hertoto, Country Marketing Manager, JobStreet Indonesia.

“Kami melihat Indonesia adalah negara yang kuat, menurut data BPS, tingkat pengangguran di Februari 2021 yang berkurang 34,4% dibandingkan Agustus 2020. Namun perjalanan kita masih panjang dengan 6,26% tingkat pengangguran terbuka. Oleh karena itu dengan semangat menyambut Hari Sumpah Pemuda di bulan Oktober, untuk VCF kali ini JobStreet mengusung tema “Maju dan Bergerak Bersama”, di mana kami percaya jika semua pihak bekerjasama, baik itu pemerintah maupun JobStreet sebagai pihak swasta yang menghubungkan pemberi kerja dengan pencari kerja, kita akan dapat memajukan Indonesia dan melewati masa-masa menantang,” lanjut Sawitri.

Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menjelaskan, “Manajemen Pelaksana telah menjalin kerja sama dengan JobStreet sejak awal dilaksanakannya program Kartu Prakerja pada tahun 2020. Sama halnya dengan JobStreet, Manajemen Pelaksana percaya bahwa kolaborasi antar pihak dibutuhkan untuk mengatasi pengangguran di Indonesia. Karena itu, Prakerja tidak hanya menyediakan aneka pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja para penerima Kartu Prakerja, namun juga menggandeng JobStreet sebagai salah satu job platform untuk menyediakan informasi lowongan kerja yang sesuai dengan peserta.”

Mei Shinta, Human Resources PT Santos Jaya Abadi berkata, “Sebagai rekan JobStreet sejak tahun 2006, kami merasa terbantu dalam mencari kandidat-kandidat berkualitas. Kami mendukung inisiatif JobStreet Virtual Career Fair karena kami percaya bahwa dengan bekerjasama, PT Santos Jaya Abadi dan JobStreet bisa membantu memberikan kesempatan kerja bagi semakin banyak pencari kerja di Indonesia. Kami berharap Virtual Career Fair mendatang bisa membantu lebih banyak orang lagi, baik dari segi lowongan pekerjaan maupun peningkatan keterampilan melalui sesi webinar.

“JobStreet adalah partner karier bebas drama pilihan masyarakat Indonesia. Saat ini, kami telah dipercaya oleh lebih dari 32.000 perusahaan pemberi kerja dan menerbitkan lebih dari 22.000 lowongan kerja setiap bulannya. Kami berharap melalui Virtual Career Fair mendatang, semakin banyak pencari kerja di Indonesia bisa terbantu dalam menemukan karier yang sesuai dengan keinginan mereka. JobStreet mengajak masyarakat Indonesia untuk maju dan bergerak bersama untuk hidup yang lebih baik melalui karier yang semakin baik,” tutup Sawitri Hertoto.

Jangkau 70 Desa Terpencil, 3 Indonesia Perluas Jaringan

GayaKeren.id – 3 Indonesia memperluas jaringan dan menyelesaikan penyebaran BTS 4G di 70 desa terpencil lebih cepat dari yang telah ditargetkan pada tahun 2021. Desa-desa tersebut tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Penyebaran BTS 4G di daerah-daerah terpencil ini menunjukkan komitmen 3 Indonesia dalam mendukung program pemerintah untuk menyediakan konektivitas mobile broadband 4G di seluruh penjuru Indonesia.

Didukung oleh jaringan 3 Indonesia yang luas dan kuat, masyarakat di pelosok desa-desa kini dapat menikmati konektivitas internet yang menghubungkan mereka dengan dunia digital. Hal ini akan memungkinkan penduduk desa untuk mengakses informasi berlimpah yang tersedia di internet dan meningkatkan literasi digital mereka. Mereka juga dapat membuka lebih banyak peluang untuk menciptakan dan mengembangkan potensi ekonomi desa melalui ekonomi digital yang nantinya akan meningkatkan pendapatan desa.

Desmond Cheung, Chief Technical Officer 3 Indonesia mengatakan, “3 Indonesia telah menyelesaikan pembangunan BTS 4G di 70 desa terpencil lebih cepat dari target kami pada tahun 2021. Kami akan terus menghadirkan jaringan 4G di lebih dari 300 desa terpencil lainnya pada tahun 2022. Hal ini akan membantu mempercepat transformasi digital untuk memberdayakan bangsa dan meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan.”

Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat dan Kabupaten Tapanuli Selatan di Sumatera Utara termasuk di antara kabupaten yang desa nya saat ini telah terhubung ke jaringan broadband 4G dari 3 Indonesia yang mencakup lebih dari 37.000 desa di seluruh Indonesia.

Jumlah 70 Desa terpencil yang kini terjangkau jaringan 4G 3 Indonesia di 7 provinsi:

Aceh                               : 4 Kelurahan / Desa

Kalimantan Barat        : 30 Kelurahan / Desa

Kalimantan Selatan    : 6 Kelurahan / Desa

Kalimantan Tengah    : 13 Kelurahan / Desa

Kalimantan Timur      : 4 Kelurahan / Desa

Kalimantan Utara       : 1 Kelurahan / Desa

Sumatera Utara           : 12 Kelurahan / Desa