Bersama Yayasan Hasanah Titik (YHT), BNI Syariah Salurkan 530 Hewan Kurban

GayaKeren.id – Bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT), BNI Syariah mengadakan kegiatan dalam rangka peringatan Idul Adha 1441 H.  BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner tahun ini menyelenggarakan empat kegiatan yaitu kegiatan pengumpulan hewan qurban karyawan BNI Syariah dan nasabah dengan nama QurbanKu HasanahKu; kemudian program reward bagi cabang dengan perolehan hewan qurban terbanyak yang disalurkan melalui BNI Syariah dengan nama Reward Hasanah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan semangat insan hasanah BNI Syariah dalam berpartisipasi dan berlomba dalam kebaikan.

Abdullah Firman Wibowo berharap Qurbanku Hasanahku 1441 H bisa menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam menyalurkan hewan kurban secara tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas. “Semoga kami dapat terus menjadi mitra yang menemani perjalanan menuju Hasanah dunia dan akhirat, Insya Allah,” kata Abdullah Firman Wibowo.

Total hewan kurban yang disalurkan melalui BNI Syariah dalam rangka Idul Adha 1441 H kali ini lebih banyak dari tahun lalu yaitu sebanyak 530 hewan kurban dengan nilai Rp4,26 miliar, yang terdiri dari 190 sapi/kerbau senilai Rp3,3 miliar dan 340 kambing/domba senilai Rp926 juta di seluruh kantor cabang BNI Syariah. Yang juga disalurkan ke 10 titik terluar Indonesia (Benteng Hasanah di Batas Negeri) dengan nama Qurban di Benteng Hasanah; serta Qurban atas nama Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) di beberapa kota diantaranya Jabodetabek, Semarang, Makassar, Aceh dan Medan.

Untuk menambah kemeriahan peringatan Idul Adha 1441 H, BNI Syariah juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk berqurban melalui Program Qurban Progressive; Program Qurban Hasanah Cicilan 0% selama 3 Bulan; dan Program Qurbanku dengan realisasi sebanyak 811 hewan kurban dengan nilai Rp4,05 miliar. “Seremonial pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, disebabkan karena adanya Pandemi COVID-19. Kegiatan Qurbanku Hasanahku tahun ini diharapkan bisa mengajak masyarakat memperoleh pengalaman berhasanah melalui iconic event Idul Adha yang diselenggarakan oleh BNI Syariah,” kata Abdullah Firman Wibowo.

QurbanKu HasanahKu dilakukan di 107 masjid yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah dalam kelolaan Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) dan masjid terdekat lokasi cabang. Periode pelaksanaan QurbanKu HasanahKu dilakukan pada 31 Juli – 3 Agustus 2020.

Kegiatan QurbanKu HasanahKu dilakukan oleh 5 Sektor Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Cabang. Hewan Qurban dalam kegiatan ini disalurkan kepada kaum dhuafa/ penerima manfaat dengan menggandeng mitra masjid yang sudah bekerja sama dengan BNI Syariah seperti masjid dalam kelolaan Pelatihan Manajemen Masjid (PMM) dan atau masjid terdekat dengan lokasi BNI Syariah.

Pelaksanaan Qurban di Benteng Hasanah dilakukan di 10 titik diantaranya Pulau Semau, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tengah; Desa Beha, Tabukan Utara, Sulawesi Utara; Singkawang Kalimantan Barat; Dusun Penyeladi, Hulu Kalimantan Barat; Desa Kudu, Kecamatan Oba Utara, Tidore, Maluku Utara; Desa Ubung, Pulau Buru Maluku; Pulau Kubung Airmas Batam; Kabupaten Aceh Jaya, Aceh; dan Pesantren Asy Syabaab Jogoroto Jombang.

‘HUAWEI Developer Day’ 2020 Luncurkan Solusi E-commerce Secara Live

GayaKeren.id – Dipublikasikan langsung pada hari Kamis 6 Agustus 2020, “The HUAWEI Developer Webinar | Connect LIVEs with E-commerce,’ akan menunjukkan bagaimana HUAWEI membuat interaksi berdagang secara LIVE menjadi lebih mudah, cepat dan mendalam dari yang sudah pernah ada sebelumnya. Dengan menggabungkan kemampuan fitur yang ditawarkan melalui HMS menjadi satu solusi e-commerce, HUAWEI kini dapat menawarkan keunggulan teknologi melebihi platform lain serta memberikan pengalaman berdagang secara LIVE yang lebih cerdas.

Pengembang yang menghadiri webinar secara cuma-cuma ini akan mendapatkan pengetahuan dan informasi mengenai bagaimana HUAWEI dapat membantu pelaku industri, meningkatkan traffic ke platform online mereka, sementara secara bersamaan menurunkan biaya untuk keperluan penyelenggaran e-commerce secara langsung. Dengan pembicara dari perusahaan mitra LiveMe, Kumu, dan masih banyak lainnya, para peserta akan mendapatkan wawasan eksklusif untuk menciptakan pengalaman live streaming yang lebih canggih.

“Dengan semakin banyaknya konsumen dan vendor yang beralih ke transaksi melalui live-streaming untuk membeli dan menjual dan produk, e-commerce melanjutkan pertumbuhannya secara cepat, mewakili bagian yang semakin besar dari industri ritel secara global. Prioritas utama HUAWEI adalah mendukung peningkatan jumlah pengembang di seluruh dunia dalam bidang ini, itulah sebabnya HDD kami selanjutnya dedikasikan sepenuhnya untuk e-commerce dan para ritel online,” disampaikan oleh Peter Gauden, Head of WEU EcoSystem Marketing di HUAWEI Consumer Business Group.

HDD e-commerce ini adalah bagian terbaru dari komitmen HUAWEI dalam menciptakan skenario ekosistem cerdas untuk pengalaman yang lebih baik, memungkinkan pengembang membuka peluang baru, serta memungkinkan para konsumen HUAWEI dan pengguna AppGallery untuk merasakan pengalaman yang lebih unik dan inovatif.

Acara ini merupakan bagian dari dukungan dan sumber daya terus menerus yang dapat diakses para pengembang ketika berintegrasi dengan HMS dan mendaftarkan aplikasinya di AppGallery. Kemampuan atas Chip-Device-Cloud yang dikeluarkan oleh HUAWEI akan memastikan pengalaman dan inovasi aplikasi yang lebih terakselerasi, sementara life-cycle operation management secara keseluruhan, sumber daya merek yang menyeluruh, dan keahlian di pasar lokal membantu keberhasilan pengembang dalam bisnisnya. Tidak hanya itu, terdapat juga penawarandukungan one-stop operasional untuk pengembang di seluruh dunia yang mencakup seluruh siklus pengembangan untuk mendorong inovasi dan memastikan kemakmuran ekosistem.

Para pengembang dan masyarakat Indonesia yang tertarik mengikuti HUAWEI Developer Day dapat langsung mengikuti Webinar tersebut pada 6 Agustus 2020 pukul 19.00 dan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui http://f.HUAWEIeco.aotimes.com/wap/#/?roomId=lm0jd5n7&channle=10

HDI Gelar Program Edukasi untuk Menjadi Pengusaha

GayaKeren.id – High Desert International (HDI), perusahaan social network marketing penyedia produk-produk kesehatan berbasis hasil perlebahan dan madu, berkolaborasi dengan Kemenkes RI dan ratusan rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia memerangi COVID-19, serta menggelar program donasi bagi pejuang medis dan panti asuhan se-Indonesia, kini HDI memfokuskan upaya dukungan pada program edukasi untuk mengembalikan kekuatan ekonomi masyarakat Indonesiayang terdampak COVID-19.

HDI mengajak masyarakat yang roda ekonominya terdampak COVID-19, baik menjadi korban PHK atau mengalami kemandegan usaha untuk bergabung dengan HDI dan mengikuti program edukasi berupa pendidikan dasar Boot camp dan pendidikan spesialis Elite yang digelar gratis tanpa dipungut biaya. Kedua program edukasi ini bertujuan mentransformasi kehidupan pesertanya, sehingga bisa menjadi wirausahawan atau entrepreneur bersama HDI. Program edukasi ini sebenarnya program reguler HDI yang aslinya diadakan secara luring (offline), tetapi kini program edukasi ini bertransformasi menjadi metode pelatihan virtual secara daring (online). Program edukasi daring ini akan dimulai pada periode Agustus hingga Desember 2020. Untuk program Bootcamp ditargetkan menjaring peserta sebanyak 3.000 orang dan untuk program Elite ditargetkan menjaring 200 orang.

Ditemui saat wawancara virtual yang berlangsung di HDI Hive Menteng (03/08), Brandon Chia, CEO danChairman HDI, menuturkan bahwa komitmen HDI mendampingi masyarakat Indonesia dalam menghadapi krisis ekonomi pasca pandemi COVID-19 memang telah berakar dari misi HDI. “Misi utama bisnis HDI adalah memberikan kesempatan bagi jutaan individu untuk memperjuangkan hidupyang lebih baik melalui produk-produk perlebahan HDI yang luar biasa. Oleh karena itu, di masa krisis ini, kami justru menawarkan peluang untuk masyarakat yang masih mau bekerja keras dengan cerdas,” ujar Brandon Chia.

Konsep bisnis HDI memang lebih tepat disebut social network marketing karena merupakan cara memasarkan produk melalui jaringan sosial. HDI membuat setiap orang dapat mengembangkan kerangka bisnis yang digabungkan program insentif menarik dan skema pembagian keuntungan. Beribu-ribu Enterpriser (sebutan bagi member HDI) dan konsumen, tanpa memandang bangsa, warna kulit atau profesi, telah berhasil memiliki kehidupan yang lebih baik dan sehat melalui HDI. Selain legal karena telah diakui Undang-Undang dan termasuk dalam APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia), HDI juga memiliki produk yang berkualitas dan bersertifikat untuk dipasarkan, biaya pendaftaran yang masuk akal untuk memperoleh Starter Kit, marketing planyang adil untuk meningkatkan penghasilan Enterpriser yang bekerja, serta rutin menggelar program pembinaan usaha untuk para Enterpriser.

HDI mengenal dua jenis edukasi yaituBootcamp dan Elite. Boot camp adalah program pelatihan untuk enterpriser baru yang tertarik menjalankan bisnis HDI. Modul pelatihan akan membahas segi bisnis, sosial, hubungan interpersonal dengan orang lain, dan pengembangan diri. Pelatihan ini biasanya dilakukan 3 hari 2 malam secara luring atau 7 kali pertemuan daring (masing-masing 2 jam).

Adapun persyaratan untuk mengikuti Bootcamp adalah enterpriser baru yang mendaftar di tahun yang sama. Sementara untuk ikut serta dalam Elite adalah enterpriser yang sudah mencapai level dan sales tertentu. Seluruh proses edukasi ini tidak dipungut biaya dan ditanggung sepenuhnya oleh HDI dan eksekusinyadipercayakan Billionaires team yang dipimpin Julianto Eka Putra, top leaderHDI dan peraih penghargaan Kick Andy Hero 2018. Calon peserta hanya perlu mendaftarkan diri menjadi calon enterpriser (member) baru di HDI Hive Jakarta, HDI Center di berbagai kota besar di seluruh Indonesia, atau menghubungi enterpriser HDI di seluruh Indonesia. “Kami berharap program edukasi HDI inidapat mengembalikan kekuatan ekonomi keluarga pasca COVID-19. Bagaimanapun, pelatihan ini sifatnya memberikan bekal agar setiap orangbisa bertransformasi menjadi entrepreneur yang mandiri. Untuk mencapai sukses, para peserta harus menjalankan bekal ini dengan dengan kerja keras, komitmen, kedisiplinan dan konsistensi seperti pada bidang-bidang kerja lain pada umumnya. Kami berharap hal ini bisa memberikan alternatif solusi bagi masyarakat Indonesia yang ekonominya terimbas dampak negatif COVID-19,” pungkas Ellen Suwardi.

Layanan Kesehatan bagi Penyintas Kanker Harus Menjadi Prioritas di Era Pandemi

GayaKeren.id – Memperingati Hari Kanker Paru Sedunia, Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru (IPKP) hari ini menyelenggarakan sebuah online sharing session bernama #LUNGTalk, dengan tema “Pandemi COVID-19 dari Sudut Pandang Penyintas Kanker”. Diskusi yang diadakan secara virtual ini bertujuan untuk mensosialisasikan hasil survei mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku pada penyintas kanker di era pandemi yang dilakukan oleh dr. Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P(K)Onk, Ketua Pokja Kanker Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI),pada bulan Juli lalu. Survei ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan CISC (Cancer Information & Support Center) dan direspon oleh 335 penyintas kanker di seluruh Indonesia.

Menurut banyak laporan, salah satu yang dapat menyebabkan terinfeksinya coronavirus dengan mudah adalah rendahnya sistem imunitas tubuh, sehingga kanker pun menjadi salah satu faktor risiko terbesar. Tingkat infeksi SARS-COV-2, di salah satu institusi, menunjukkan angka 0,79% pada pasien onkologi dibandingkan dengan pasien pada umumnya dengan angka 0,39%i. Pasien kanker paru pun lebih rentan terinfeksi dengan angka risiko 25%-38% dibandingkan dengan kanker lainnya.

“Bekerja sama dengan CISC, survei ini dilakukan untuk memetakan dampak pandemi COVID-19 pada penyintas dengan menggunakan platform online, dan direspon oleh 355 penyintas kanker di seluruh Indonesia,” jelas dr.Elisna Syahruddin,PhD,Sp.P(K)Onk, Ketua Pokja Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Survei yang dilakukan tersebut menunjukan hasil yang sangat baik terutama terkait pengetahuan responden tentang COVID-19 dan upaya pencegahan yang perlu dilakukan untuk meminimalisasi risiko penularan. Tingkat kecemasan dikalangan responden ternyata masih terbilang rendah.“Tercatat sebanyak 73% dari seluruh responden yang mendapat informasi cukup terkait pencegahan COVID-19, seperti selalu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga imunitas tubuh. Selain itu, 60,1% responden mengakui tingkat kecemasan mereka akibat COVID-19cukuprendah.TigahalyangseringmemicukecemasanpenyintaskankerselamapandemiadalahmemburuknyakondisipasienakibatCOVID-19, ditunjukkan di angka 38,8%, selanjutnya 29,2% responden cemas terhadap terganggunya proses terapi dan 22,5%-nya akan gangguan akses ke pusat layanan kesehatan,” menurut dr.Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P(K)Onk.

Ada pun beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari survei ini, yang perlu digaris bawahi adalah bahwa akses layanan kesehatan bagi penyintas kanker harus menjadi prioritas dimasa pandemi. Penyedia layanan kesehatan dihimbau untuk menjadikan prosedur diagnosis kanker sebagai prioritas layanan kanker dan pemberian terapi lini pertama, khususnya bagi pasien baru dan stadium lanjut perlu diterapkan tanpa membatasi akses layanan kanker dan tetap mengikuti tata laksana layanan kanker selama pandemi COVID-19.

#LUNGTalk ini merupakan bentuk komitmen dari IPKP, sebuah gerakan nasional yang diluncurkan pada bulan Februari lalu sebagai sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakatdan pihak-pihak terkait terhadap pentingnya promotif, preventif/pencegahan, deteksi dini, serta diagnosa dan pengobatan kanker paru sesuai pedoman penata laksanaannya. IPKP dicanangkan oleh PDPI dan CISC sebagai inisiator, atas dasar pertimbangakan bahwa kanker paru adalah kanker paling mematikan nomor satu yang telah membunuh hampir 1,7 juta orang setiap tahunnya. Kedepannya, IPKP akan aktif malakukan sosialisasi, edukasi dan advokasi kepada masyakarat dan pembuat kebijakan dan membangun kemitraan dengan aktivis maupun organisasi masyarakat lainnya, untuk misi utama merealisasikan kebijakan publik yang menjamin secara adil akses pasien kanker paru terhadap pengobatan yang berkualitas.

 

Panasonic GOBEL Distribusikan Donasi Hasil Program “Let’s Share, Life Solutions Berbagi”

GayaKeren.id – Panasonic GOBEL terus bergerak untuk memberi bantuan kepada  masyarakat  yang terdampak pandemi Covid-19. Kali ini, Panasonic Gobel mendistribusikan donasi hasil dari program “Let’s Share, Life Solutions Berbagi” yang telah dilaksanakan sepanjang bulan Juni 2020. Bantuan tersebut berupa kebutuhan bahan pokok kepada masyarakat yang berhak menerima di seluruh Indonesia.

Paket donasi didistribusikan ke Yayasan, Panti Asuhan, Panti Wreda, teknisi pompa dan masyarakat sekitar yang tersebar di 18 kota besar di Indonesia yakni Aceh, Medan, Palembang, Padang, Pekanbaru, Jambi, Lampung, Bandung, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, dan Palu. Paket donasi didistribusikan sejak tanggal 14 Juli hingga 18 Juli 2020. Dalam pelaksanaannya, pendistribusian paket donasi ini didukung oleh para dealer Mitra Usaha Panasonic GOBEL, sehingga paket donasi dapat tersalurkan secara lancar dan baik kepada masyarakat yang berhak menerima di seluruh Indonesia.

President Director PT. Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu mengatakan Panasonic GOBEL sebagai perusahaan multinasional yang sudah berpengalaman selama 60 tahun di Indonesia, tak henti berupaya memberikan sumbangsih kepada masyarakat dengan cara melakukan aksi nyata berupa pendistribusian donasi “Let’s Share, Life Solutions Berbagi” untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terlebih ditengah situasi sulit saat ini akibat dari pandemik yang berkepanjangan.

“Kami berharap dengan gerakan ini, dapat memberikan manfaat dan solusi bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik, sesuai tagline perusahaan yaitu ‘A Better Life, A Better World’,” ujar Seigo Saifu.

Rawenda, Product Manager Life Solutions PT. Panasonic Gobel Indonesia, menambahkan, “Panasonic GOBEL selalu berupaya melakukan inovasi di setiap produk Life Solutions  agar menghasilkan manfaat bagi konsumen dan masyarakat pada umumnya. Kami harap, paket bantuan ini dapat menjadi solusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat”, tutup Rawenda.

Yayasan Putera Sampoerna Dukung Program Organisasi Penggerak (POP) Kemendikbud dengan Dana Mandiri

GayaKeren.id – Yayasan Putera Sampoerna (Putera Sampoerna Foundation / PSF) mengambil langkah menggunakan dana mandiri dalam mengemban kepercayaan yang telah diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menjalankan Program Organisasi Penggerak (POP).  Langkah PSF ini diambil sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, guna memastikan terlaksananya program yang telah dirancang dan terpenuhinya kebutuhan peserta didik sesuai dengan jadwal yang telah dirumuskan. Meski menggunakan dana mandiri, PSF memastikan sinergi bersama Kemdikbud dan para mitra lain baik dalam maupun luar negeri akan tetap terjaga termasuk dalam proses integrasi program dan pengukuran efektivitas program yang dijalankan.

Putera Sampoerna Foundation (PSF) bukan merupakan organisasi CSR dari PT HM Sampoerna Tbk. PSF tidak berafiliasi baik dalam hal legalitas, kepemilikan saham, maupun operasional dengan PT HM Sampoerna dalam bentuk apapun. PSF terbebas dari segala kepentingan dan dikelola secara profesional dan mandiri dalam menjalankan visi misinya untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan Indonesia.

Sejak didirikan pada tahun 2001, PSF yang merupakan yayasan usaha sosial telah secara aktif berkontribusi bagi pengembangan pendidikan di Indonesia melalui berbagai program peningkatan kualitas dan akses pendidikan berkualitas bagi bangsa Indonesia. Dalam kurun waktu hampir 20 tahun beroperasi sebagai yayasan usaha sosial, program pengembangan oleh PSF telah menjangkau lebih dari 92.000 guru, 155.000 siswa, 855 sekolah dan 40 madrasah di 57 daerah dan 27 provinsi di Indonesia. Program peningkatan mutu pendidikan Indonesia tersebut dijalankan dengan mengedepankan kerjasama dengan berbagai pihak  baik itu swasta, nasional, dan internasional, termasuk pemerintah daerah, maupun masyarakat yang memiliki visi dan komitmen yang sama. Sebagai institusi profesional, PSF dikelola dengan profesional dan secara berkala membuka diri terhadap proses audit oleh pihak eksternal dengan pencapaian laporan audit wajar tanpa pengecualian (WTP).

Yayasan Putera Sampoerna juga mengalokasikan dana pendampingan sebesar Rp 70 miliar untuk mendukung program peningkatan kualitas guru dan ekosistem pendidikan serta hampir Rp 90 miliar untuk mendukung program peningkatan akses pendidikan.

ADAPTASI KEBIASAAN BARU PT. KRISBOW INDONESIA RESPONSIF DENGAN PLATFORM DIGITAL

GayaKeren.id – Kamis, 23 Juli 2020, PT Krisbow Indonesia mengadakan seminar online dengan tema “Pariwisata Indonesia dalam Adaptasi Kebiasaan Baru”yang juga bertujuan untuk mendukung program kerja Pemerintah Indonesia di bidang pariwisata. Acara ini diikuti oleh Henky Manurung selaku Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Putu Eka Cahyadhiselaku Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Sistem Informasi dan Layanan Angkutan Udara -Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menjadi perwakilan dari Pemerintah sebagai regulator. Hadir pula Ali MujahidSenior Manager Marketing Media & Activation Garuda Indonesia sebagai perwakilan pelaku pariwisata yang terdampak COVID-19, Ratih PrabandariCEOAntaVaya perwakila biro perjalanan, dan Maulana Yusran selaku Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (Sekjen PHRI). Serta, Rudy Hartono sebagai Managing Director PT Krisbow Indonesia yang mendukung pengadaan perlengkapan kebutuhan dari pelaku usaha dalam adaptasi kebiasaan baru.

Melalui seminar online ini, diharapkan semua industri terutama sektor pariwisata mampu menerapkan pola adaptasi dan mampu menata diri dalam era adaptasi kebiasaan baru, mulai dari pola kerja, pelayanan, hingga cara berinteraksi dengan orang sekitar agar menarik minat wisatawan untuk melakukan kegiatan pariwisata di Indonesia. Membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan yang merupakan sebuah sinergi dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah sebagai pembuat regulasi, pelaku usaha sebagai pengelola, masyarakat sebagai individu yang terlibat langsung dalam prosesnya,dan PT Krisbow Indonesia sebagai industri yang melengkapi kebutuhan produk-produk penerapan adaptasi kebiasaan baru. Sinergi dari berbagai pihak, ekonomi pariwisata Indonesia diharapkan mampu bangkit kembali.

Pembatasan sosial tidak menjadi kendala dalam pergerakan kegiatan marketing. Hal ini justru menjadi acuan kerja bagi PT Krisbow Indonesia untuk lebih memaksimalkan ruang digital sebagai sarana yang mampu memberi edukasi, tidak hanya di dunia pariwisata namun juga di industri lain, serta membuka ruang interaksi antara PT Krisbow Indonesia dengan para pelaku bisnis di segala sektor. Tidak hanya seminar online, PT Krisbow Indonesia juga hadir di berbagai media komunikasi digital seperti Live Instagram,Twitter, YouTube, dan Facebook. yang sigap memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya-upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19, seperti wajib menggunakan masker, hand sanitizer melaksanakan protokol kesehatan di rumah, tempat kerja, mau pun sarana publik. Rangkaian aktivitas digital ini merupakan salah satu wujud dukungan PT Krisbow Indonesia terhadap program Pemerintah dan diharapkan mampu menjangkau dan mendukung pemulihan kerja seluruh sector, sehingga roda produktivitas kembali berputar.

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan karyawan, PT Krisbow Indonesiayang merupakan bagian dari Kawan Lama Grup menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan sesuai standar, mulai dari penyemprotan baik di ware house, kantor pusat, dan toko. Seluruh karyawan wajib melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan infrared thermometer dan thermal scannersebelum masuk ruang kerja, menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau bijak menggunakan hand sanitizer, melakukan pembatasan jumlah orang di dalam lift, dan mengikuti pola kerja yang ditentukan, serta diwajibkan menjalani rapid test. Khusus untuk toko dan warehouse, setiap karyawan wajib menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti masker, sarung tangan, dan face shield.

Krisbow Indonesia sebagai perusahaan, bukan semata menjual produk, namun lebih memperhatikan sesama rekan industri agar mampu tumbuh dan sukses, termasukdi sektor pariwisata,”tutup Rudy Hartono

Berkembang Pesat dengan 1.6 Juta Developer dan Pengguna Perangkat HUAWEI Telah Mencapai 700 Juta di Seluruh Dunia

GayaKeren.idHuawei telah mengumumkan perkembangan terbaru dari ekosistem HUAWEI Mobile Services dan AppGallery pada 19th China Internet Conference pada tanggal 23 Juli lalu. Ekosistem HUAWEI Mobile Services telah tumbuh dengan pesat dan berhasil mencapai 700 juta pengguna perangkat secara global dengan pertumbuhan sebesar 32% dari tahun ke tahun. Angka dari jumlah developer HUAWEI yang terdaftar di seluruh dunia mencapai 1.6 juta, dengan kenaikan sebesar 76% dari tahun ke tahun dan lebih dari 81.000 aplikasi inovatif yang telah terintegrasi dengan kapabilitas terbuka HMS Core.  

Selama lebih dari 30 tahun, Huawei telah bekerjasama dengan para mitra untuk menghadirkan konektivitas digital yang lebih baik bagi banyak orang dan komunitas di seluruh dunia. Huawei percaya bahwa di dunia yang saat ini semakin digerakan oleh teknologi, tidak boleh ada orang yang tertinggal. Huawei berupaya untuk mendorong para developer inovatif di seluruh dunia untuk bekerja sama dengan HUAWEI Mobile Services guna menghadirkan pengalaman yang lebih baik dan cerdas untuk konsumen. Huawei sebelumnya telah mengumumkan program “Shining Star Program” senilai USD 1 milyar sebagai insentif kepada developer global. Lebih dari 10.000 aplikasi inovatif sejak itu telah memperoleh manfaat dari program tersebut. 

“AppGallery sebagai platform distribusi aplikasi resmi Huawei mencakup lebih dari 170 negara dan wilayah. Dengan cakupan yang luas ini, kami berharap dapat berbagi inovasi digital lokal dengan dunia. Kami ingin setiap aplikasi inovatif yang dikembangkan oleh mitra global kami dapat menjangkau 700 juta pengguna perangkat Huawei.” tutur Zhang Ping’an, President of Consumer Cloud Services, HUAWEI Consumer Business Group. Bersamaan dengan itu, aplikasi HMS secara global seperti HUAWEI Video, HUAWEI Music dan HUAWEI Reader telah membawa layanan dan konten berkualitas kepada konsumen di lebih banyak negara dan wilayah.  

Huawei juga menghadirkan pengalaman kehidupan digital yang lebih cerdas dan nyaman kepada pengguna dengan layanan yang lebih inovatif, seperti Quick App, aplikasi bebas-pemasangan jenis baru, yang memberi pengguna pengalaman tap-to-use dengan memori yang lebih minim. Selain itu terdapat kemampuan yang ditenagai oleh teknologi HUAWEI Al mencakup kemampuan konten, kemampuan kartu dan kemampuan aplikasi, yang memungkinkan layanan berkualitas tinggi untuk didistribusikan secara efisien kepada pengguna di seluruh dunia.  

Untuk membantu mitra global dan developer dalam berinovasi, Huawei menghadirkan kapabilitas “Chipset-Device-Cloud” melalui HMS Core sehingga dapat memberikan para developer akses untuk HUAWEI’s Machine Learning Kit, HiAl, AR Engine, dsb. HMS Core 5.0 sekarang telah tersedia secara global dan akan menyediakan kapabilitas perangkat lunak dan perangkat keras Huawei untuk meningkatkan pengalaman pengguna di seluruh dunia. Selain itu, Huawei menawarkan one-stop, full-spectrum app development support di 67 area melalui AppGallery Connect yang mampu membantu mengembang berinovasi dan melakukan operasi yang efisien.  

Saat ini, HUAWEI Mobile Services telah mendirikan enam pusat regional di seluruh dunia. Huawei menawarkan layanan terlokalisasi secara global melalui DIGIX Lab, HUAWEI Developers, HUAWEI Developer Day, dan banyak peluang lainnya. Di dunia yang sepenuhnya terhubung, Huawei berupaya mendorong inovasi dalam pengembangan teknologi dan aplikasi di antara para developer global. 

Apresiasi Nasabah Milenial, BNI Syariah Gelar Customer Online Gathering

GayaKeren.id – BNI Syariah menggelar program nasional Customer Loyalty Gathering dengan tema Milenial Buktikan Cintamu dengan Berqurban. Acara dengan format webinar ini merupakan pertama kali diselenggarakan untuk nasabah milenial BNI Syariah di Jabodetabek, Cilegon, Lampung, dan sekitarnya. Hadir dalam kesempatan ini Pendakwah, Ustadz Hanan Attaki, Lc; Pengusaha Brand Muslimah Jilbab Arfa, Asysyifa Fathi Rabbani dan Ali Ghuraisah; Hafidzah dan Juri Hafidz Indonesia, Nabila Abdul Rahim Bayan; MC – TV Presenter, Kamidia Radisti; beserta 400 nasabah milenial BNI Syariah. Turut hadir perwakilan BNI Syariah yaitu Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah, Ida Triana Widowati; Pgs. Pemimpin Wilayah Jabodetabek Plus BNI Syariah, Mohamad Akbar; serta Seluruh Pemimpin Cabang BNI Syariah Cabang Jabodetabek Plus.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan acara Customer Online Gathering dengan tema Milenial Buktikan Cintamu Dengan Berqurban ini bertujuan sebagai sarana silaturahmi untuk mempererat hubungan baik dengan nasabah milenial yang loyal dan telah mempercayai BNI Syariah sebagai mitra dalam mengelola keuangan sesuai dengan prinsip syariah.

“Acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan beberapa program BNI Syariah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H seperti Qurban Progressive; Program Qurban Hasanah Cicilan 0% selama 3 Bulan; dan Program Qurbanku.” kata Iwan. Ketiga program tersebut sangat sesuai untuk segmen milenial.

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H, BNI Syariah bekerja sama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) kembali mengadakan serangkaian kegiatan dengan mengangkat tema QurbanKu HasanahKu. Melalui kegiatan tersebut, BNI Syariah mengajak nasabah dan karyawan untuk menyalurkan hewan qurban agar tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas.

Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan Idul Adha BNI Syariah dirangkai dalam beberapa kegiatan diantaranya kegiatan pengumpulan hewan qurban oleh karyawan BNI Syariah dan nasabah yang berminat untuk berpartisipasi, kemudian disalurkan kepada kaum dhuafa/penerima manfaat dengan menggandeng mitra masjid yang sudah bekerja sama.

Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk menjalankan Hasanah Way, yang terus menerus berusaha mengingatkan dan mengajak kearah yang lebih baik dengan niat untuk memberikan kebermanfaatan dan kebaikan (Hasanah) yang tidak terputus baik di dunia maupun akhirat.

50 Tahun Panasonic Manufacturing Indonesia. Terus Tingkatkan Pendapatan Devisa Negara Melalui Ekspor

GayaKeren.id – Merayakan Panasonic – GOBEL Indonesia genap memasuki usia 60 tahun pada tanggal 27 Juli 2020, banyak prestasi dan pencapaian yang berhasil diraih selama enam dasawarsa tersebut. Salah satunya dengan terus mendorong PT. Panasonic Manufacutring Indonesia (PMI) mengembangkan industri elektronik di Tanah Air, baik untuk memenuhi permintaan konsumen domestik maupun memperluas pasar ekspor. Realisasi dari komitmen PT. PMI itu  sejalan dengan implementasi program prioritas Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan Kementerian Perindustrian.

Panasonic GOBEL berhasil mengantarkan PT. PMI menjadi pelaku industri  nasional yang mampu bersaing di kancah internasional. Komitmen selalu menghadirkan produk  elektronik rumah tangga (Home Appliances) yang berkualitas dan inovatif, terbukti Panasonic diterima pasar Tanah Air maupun pasar global.  PT. PMI adalah produsen “Home Appliances” seperti AC, Lemari Es, Mesin Cuci, peralatan Audio, Kipas Angin serta Pompa Air.

Komitmen dan kontribusi PT. PMI yang positif terhadap kinerja industri elektronik di Tanah air ditandai dengan upayanya memacu ekspor ke mancanegara. Hal tersebut terbukti dengan kegiatan ekspor berbagai produk PT. PMI seperti AC, Lemari Es, Mesin Cuci, Peralatan Audio, Water Pump dan lainnya yang sudah dilakukan sejak tahun 1992 hingga tahun 2020 ke 33 negara yang tersebar di berbagai benua, seperti benua Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia.

Pada bulan Februari lalu, PT. PMI melakukan ekspor perdana AC ke Nigeria, Afrika. Kegiatan ekspor itu diyakini membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia sekaligus membanggakan. Pasalnya, ekspor AC ke Nigeria tersebut menggunakan merek Panasonic dan tercantum buatan Indonesia.  Produk AC yang diekspor PT. PMI ke Nigeria adalah tipe 1 PK, 1,5 PK sampai 2 PK yang ramah lingkungan berbasis refrigeran R32, dilengkapi teknologi “nanoe-X” dan “nanoe-G”. Kegiatan ekspor ke berbagai benua termasuk ke benua Afrika, yaitu ke Nigeria menandai optimisme PT. PMI yang pada saat ini genap menginjak usia ke-50 tahun di Indonesia, untuk  menunjukkan komitmen PT. PMI menjadikan Indonesia sebagai basis produksi AC di kawasan ASEAN, sekaligus realisasi dari komitmen untuk memperluas pasar ekspor dan momentum membuka pintu pasar di Afrika.

“Panasonic GOBEL sebagai pionir industri elektronika yang sudah berpengalaman  selama 60 tahun di Indonesia, berkomitmen untuk  selalu berupaya memberikan sumbangsih melalui berbagai inovasi dalam hal teknologi maupun ekspansi bisnisnya, sehingga tidak hanya berkontribusi terhadap teknologi terbarukan, tapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan perekonomian Indonesia,” ujar Rachmat Gobel, Putra Pendiri sekaligus President Commissioner PT. Panasonic Manufacturing Indonesia.

Menurut catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada tahun 2020 ini terdapat tujuh  perusahaan asing yang memastikan relokasi pabrik ke Indonesia, dan salah satunya ialah Panasonic. Relokasi dari Tiongkok tersebut bertujuan menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor bagi beberapa kategori produk Home Appliances (AC, Mesin Cuci, dan Lemari Es) Panasonic.