IIFEST 2020 : Potensi Ekonomi Syariah Dalam Upaya Pemulihan Dampak Pandemi

GayaKeren.id – Indonesia Islamic Festival (IIFEST) 2020 merupakan acara webinar yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 26-27 November 2020. Mengawali hari pertama, dibuka dengan keynote speech dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr (HC). KH Ma’ruf Amin dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Dr. Luky Alfirman, S.T., M.A. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari nara sumber diantaranya Achmad Sudrajat, Lc., MA (Ketua LAZISNU), Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA (Ketua Badan Wakaf Indonesia), Prof. Dian Masyita (Guru Besar UNPAD & Dekan FEB Univ. Islam Internasional Indonesia), SN Permana Lazuardy, SE., MM (Kasudit Legislasi Rencana Investasi –Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia) dan Royzani Sjachril,ST. (Wakil Sekjen Bidang Perbankan Syariah Real Estate Indonesia). Acara ini juga diikuti lebih dari 200 peserta dan media.

Prof. DR. (HC) KH. Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa pemerintah tengah dan akan terus mengupayakan kebijakan taktis dan strategis. Diantaranya adalah refocusing dan realokasi APBN anggaran tahun 2020 untuk memberikan stimulus kepada perekonomian yang melemah. Langkah konkret melalui program Program Ekonomi Nasional (PEN) yang didukung alokasi anggaran sebesar 695,2 triliun rupiah, lebih dari 60% dialokasikan menjaga tingkat kesejahteraan rumah tangga UMK dan korporasi.

Prioritas pengembangan ekonomi dan keuangan keuangan syariah sekarang ini difokuskan kepada empat hal yaitu pengembangan dan perluasan industri produk halal, keuangan syariah, dana sosial dan kegiatan usaha syariah. Kondisi krisis maupun pasca krisis ini pemerintah akan terus memperkuat kapasitas pelaku usaha bisnis syariah skala mikro kecil dan menengah terutama dalam kebutuhan dasar masyarakat selama pandemi penguatan dilakukan antara lain dengan memfasilitasi UMKM, untuk memasarkan produksi melalui digital sehingga UMKM Indonesia dapat menjadi bagian dari global halal value chainuntuk memacu pertumbuhan usaha dan ketahanan ekonomi umat.

Pemerintah mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui pembentukan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), penguatan program literasi nasional keuangan syariah, penerbitan instrumen keuangan syariah seperti CWLS dan kebijakan yang mendukung ekonomi dan tarian seperti undang –undang jaminan produk halal, undang-undang perbankan syariah undang-undang wakaf dan lainnya.

Achmad Sudrajat, LC, MA (Ketua LAZIZNU) menguraikan potensi Indonesia yang tidak didapati dari luar negeri adalah budaya yang sangat filantropi dan nilai-nilai gotong royong yang luar biasa. Hal ini dapat diorganisir lebih baik lagi untuk kepentingatn umat. Kontribusi zakat, infak dan wakaf dalam perekonomian nasional dari beberapa potensi baru dari zakat fitrah yang saat ini sudah optimal dimanfaatkan namun yang potensi yang lain masih ada peluang dan tantangan untuk dikembangan lagi untuk dampak yang lebih besar. Salah satu contohnya adalah Laziz NU yang sudah melakukan perannya dan akan terus akan melakukan variasi program pengembangan unggulan untuk kemaslahatan ekonomi keumatan.Mulai dari Santri Entrepreneur (Santren) sampai dengan Muslimat-Pro untuk mengembangkan gerakan perempuan yang lebih terampil dan produktif melalui UMKM milik NU yang tersebar diseluruh nusantara.

Pentingnya kolaborasi pengelola antar lembaga zakat minimal 5% saja dapat membuat pergerakan perekonomian yang luar biasa. Kesadaran sinergi pengelola asset umat menjadi ekosistem yang sangat besar ini dapat menyiapkan Indonesia yang lebih kuat dan dapat bermanfaat bagi keselamatan umat yang akan datang.

SN Permana Lazuardy, S.E., MM yang merupakan Kasubit Legalisasi Rencana Investasi Kementerian PUPR menjelaskan bahwa skema bantuan pembiayaan rakyat melalui program satu juta rumah dengan pembiayaan syariah cukup tinggi terdapat 14 bank syariah penyalur dana untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Meskipun memang Permana menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai informasi fitur perbankan KPR syariah perlu ditingkatkan. Didalam property syariah terdapat 3 akad yang sering digunakan yaitu 3 skema. Pertama adalah murabahah yaitu jual beli secara langsung dimana ada perjanjian jual beli antara bank dan juga nasabah. Kedua adalah musyarakah terdapat bagi hasil di mana dua investpr yang mengembangkan perumahannya kemudian dijual kepada masyarakat. Terakhir ada sistem mudharabah dimana pemilik modal memberikan modalnya untuk digunakan untuk megembangkan modal tersebut. Harapannya formulasi skema syariah ini dapat mendorong geliat sektor perumahan.

 

Kerja Sama Prodia dan Good Doctor: Sediaan Pemeriksaan Laboratorium Di GrabHealth powered by Good Doctor Untuk Masyarakat Indonesia

GayaKeren.id – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) bekerja sama dengan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) menyediakan pemeriksaan kesehatan yang dapat dipesan melalui layanan telemedis Good Doctor. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi jutaan masyarakat di seluruh Indonesia dalam menjangkau layanan kesehatan khususnya pemeriksaan laboratorium Prodia melalui aplikasi Good Doctor di dalam GrabHealth.

Pada acara virtual media gathering virtual yang dilakukan antara Good Doctor dan Prodia hari ini (26/11),Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia menuturkan, ”Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Prodia selaku pemimpin pasar di sektor laboratorium klinis di Indonesia, yang memiliki jaringan layanan luas di 127 kota, 34 provinsi. Kerja sama strategis ini telah kami mulai sejak bulan September 2020 lalu dan kami yakini mendukung visi bersama Good Doctor dan Prodia untuk meningkatkan jangkauan akses layanan kesehatan digital yang praktis, aman dan terpercaya, kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia terutama di masa pandemi COVID-19. Prodia menjadi mitra strategis yang tepat bagi Good Doctor karena layanan kami telah diakses jutaan pengguna di Indonesia dan dengan kehadiran Prodia di seluruh pelosok Indonesia, maka bersama kami dapat melayani dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat dengan cepat dan praktis. Ke depannya, kami akan terus mengembangkan kerja sama dengan para pihak dalam ekosistem kesehatan Indonesia, baik itu rumah sakit, klinik, asuransi kesehatan, apotek, maupun laboratorium kesehatan, agar kami dapat terus berkontribusi meningkatkan akses maupun kualitas layanan kesehatan di Tanah Air.”

Di kesempatan yang sam a,Direktur Bisnis dan Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan, “Kolaborasi antara Prodia dan Good Doctor ini sejalan dengan komitmen Prodia untuk mengedepankan penggunaan teknologi dalam menciptakan transformasi digital pada bidang layanan kesehatan. Kerja sama ini menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan yang berkualitas, terutama pada masa pandemi COVID-19. Dengan adanya kolaborasi antara Prodia dan Good Doctor ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan paket pemeriksaan kesehatan Prodia yang disediakan Good Doctor di dalam GrabHealth guna memantau kesehatan tubuh secara berkala.”

Paket pemeriksaan kesehatan Prodia yang tersedia pada aplikasi Good Doctor terdiri dari 9 (sembilan) paket pemeriksaan laboratorium yang paling banyak dibutuhkan masyarakat, yakni paket pemeriksaan darah lengkap, fungsi liver, fungsi ginjal, fungsi gula, fungsi kolesterol, demam tifoid, demam dengue 1, demam dengue 2 dan vitamin D. Layanan pemesanan paket pemeriksaan kesehatan Prodia, dapat diakses melalui aplikasi Grab, dengan mengeklik fitur “Kesehatan” atau “Health”, yang akan mengarahkan pengguna ke layanan Good Doctor. Di halaman utama Good Doctor, pengguna dapat memilih menu “Buat Janji Medis” atau “Make Medical Appointment”, yang kemudian akan mengarahkan pengguna ke halaman “Pilih Lokasi” atau “Choose a Venue”. Di halaman ini, pengguna dapat mengeklik menu “Laboratorium Klinik Prodia”, dan dilanjutkan dengan memilih jenis pemeriksaan yang ingin dilakukan, tanggal pemeriksaan, serta waktu pemeriksaan. Kemudian, pengguna akan diminta untuk mengisi data diri yang sesuai untuk proses konfirmasi. Proses konfirmasi sendiri akan dilakukan maksimal 90 menit setelah pemberian data. Jika jadwal yang diajukan tersedia, maka pengguna akan mendapatkan email konfirmasi dari Good Doctor dan Prodia.

Sebelum melakukan pembelian, pengguna akan diarahkan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan mitra dokter Good Doctor. Saat sesi konsultasi berlangsung, dokter dapat memberikan rekomendasi berupa pemeriksaan kesehatan dari Prodia dan jika pengguna setuju dengan bentuk pemeriksaan yang direkomendasikan, pengguna dapat mengeklik “Check Out” untuk mengisi data pengiriman dan memilih metode pembayaran. Pembelian layanan Prodia ini akan dilakukan dalam bentuk voucher. Setelah semua sesuai, pengguna dapat mengakhiri sesi dengan mengeklik “Konfirmasikan dan Bayar” kemudian Good Doctor akan mengirimkan surat undangan kepada pengguna dengan menyertakan kode voucher Prodia.

Dengan memanfaatkan layanan pemesanan paket pemeriksaan kesehatan via Good Doctor, masyarakat bisa menggunakan waktu dengan lebih efisien ketika melakukan kunjungan ke cabang Prodia karena pendaftaran, pemilihan pemeriksaan hingga pembayaran yang sudah dilakukan cukup melalui ponsel.

 

 

Tingkatkan Daya Saing dan Transformasi UMKM di Jatim, Kemendag Lanjutkan Kerja Sama dengan Perhotelan dan Perbankan

GayaKeren.id – Kementerian Perdagangan kembali menegaskan komitmennya mendukung program peningkatan daya saing dan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut diimplementasikan Kemendag dengan terus menjalin kerja sama dengan grup perhotelan PT. AAPC Indonesia (Accor) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI).

Kerja sama tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama“Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan Melalui Pemanfaatan Fasilitas Perhotelan dan Jasa Akomodasi, serta Penyediaan Layanan Perbankan. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag Ida Rustini; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan; Vice President Accor Adi Satria,  dan Pimpinan PT BNI Wilayah Surabaya Muhamad Gunawan Putra.  Dilanjutkan penandatanganan kontrak penyediaan kebutuhan hotel antara Accor dengan UMKM, penyerahan secara simbolis kredit bagi UMKM sebesar Rp525.000.000 dan penyerahan bantuan alat produksi bagi UMKM.  Penandatanganan dan penyerahan bantuan berlangsung di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Rabu (25/11), dengan disaksikan Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur  Dr.  Ardo Sahak,  SE, MM.

Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 15 Oktober 2020 di Semarang, yang kemudian pada saat berasamaan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penandatanganan kerja sama juga telah dilakukan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta pada 16 Oktober 2020.

“Kerja sama yang dijalin Kemendag dengan sektor perhotelan dan perbankan ini sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo. Aspek yang perlu dikedepankan yaitu ‘kolaborasi dan sinergi’, ‘kreativitas, inovasi, dan kecepatan’, serta ‘beradaptasi dengan cara baru’ sebagai kunci mutlak yang diperlukan di era digital untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang dihadapi. Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan daya saing produk dan mentransformasi UMKM dalam memasarkan produk dan pembiayaan usahanya,” ujar Suhanto.

Penandatanganan perjanjian kerja sama di Provinsi Jawa Timur ini dilakukan guna mendukung program pemerintah terkait peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Timur.

Suhanto menjelaskan, poin penting  perjanjian kerja sama ini adalah, pertama, mencakup koordinasi antarpihak-pihak terkait, pertukaran data dan informasi, serta pembinaan terhadap UMKM. Kedua, kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria pihak-pihak terkait. Ketiga, fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Permasalahan yang sering dijumpai UMKM ialah pada aspek kualitas produk, modal, desain kemasan, dan pasar. Untuk itu, pemerintah dengan dukungan pihak-pihak terkait berkomitmen membantu menyediakan dan memperluas pasar produk UMKM dengan memberikan kemudahan pembiayaan dan pemasaran bagi UMKM,” ujar Suhanto.

Chief Executive Officer, Accor Southeast Asia, Japan, South Korea, Garth Simmons di tempat terpisah menyampaikan  bahwa kelanjutan kolaborasi antara Accor dan Kemendag di Surabaya merupakan bentuk komitmennya sebagai pelaku industri perhotelan yang senantiasa mendukung dan menyambut baik program pemerintah khususnya dalam sektor perdagangan.

“Kami berharap dapat berperan aktif dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan melakukan kurasi produk yang akan dimanfaatkan untuk hotel-hotel kami khususnya di Jawa Timur. Guna memprioritaskan  keamanan dan kenyamanan saat tamu berada di lingkungan hotel, ALLSAFE yaitu label kebersihan dan higienitas global Accor  diterapkan secara konsisten,” kata Garth Simmons.

Suhanto menambahkan, langkah yang telah diambil PT AAPC Indonesia dengan seluruh jaringan perhotelannya, dapat menjadi inspirasi bagi hotel-hotel lainnya di seluruh Indonesia dalam mendukung program ‘Bangga Buatan Indonesia’, dengan membeli kebutuhan hotelnya dari para pelaku UMKM. Demikian pula dengan Bank BNI yang dapat memperluas pemberian bantuan permodalan kepada UMKM di wilayah lainnya di Indonesia.

Bantuan Kemendag

Sementara itu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Syailendra mengungkapkan, Kemendag menyerahkan bantuan alat potong untuk membuat sandal. Bantuan tersebut diberikan karena di antara produk-produk yang akan dipasok ke hotel jaringan Accor di Jawa Timur, terdapat satu produk, yakni sandal hotel, yang belum sesuai harganya. Pelaku UMKM terkait belum memiliki alat pemotong yang dapat membantu efisiensi biaya produksinya.

UMKM diharapkan mampu menjaga kontribusi 60 persen dari total produk domestik bruto (PDB), menyerap 96 persen tenaga kerja dari total 133 juta angkatan kerja, serta memberikan sumbangsih 14 persen terhadap total ekspor. Guna mencapai harapan tersebut, maka nilai konsumsi dalam negeri yang besar harus dimanfaatkan agar dapat berkontribusi membantu UMKM tetap bertahan, beradaptasi, dan bahkan berkembang dalam situasi kebiasaan baru.

“Pandemi Covid-19 dan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar telah memperbesar peluang usaha secara daring. Diharapkan UMKM mampu menangkap peluang itu sehingga dapat memainkan perannya sebagai penopang perekonomian bangsa yang menggerakan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat,” pungkas Syailendra.

Ciptakan Calon Karyawan Unggul dan Berkualitas, FIFGROUP Gelar Program Recruitment Partner Digital Forum

GayaKeren.id – PT Federal International Finance (FIF) atau FIFGROUP, anak perusahaan PT Astra International Tbk melalui Human Capital Recruitment, Talent and Career Management menghadirkan sebuah program Recruitment Partner Digital Forum (RPDF) yang digelar pada tanggal 24 November 2020 melalui virtual dengan konsep Webinar. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah berjalan sejak 2017 dan ini merupakan penyelenggaraan tahun ke-4 di tahun 2020.

Program RPDF merupakan sebuah bentuk kegiatan koordinasi berbasis digital yang dilakukan antara Human Capital FIFGROUP bersama Sekolah Menengah atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Perguruan Tinggi dan Dinas Ketengakerjaan area Sumatera Utara 1 (Sumut 1), Jawa Barat 1 (Jabar 1) dan Lampung Bangka Belitung (Lambabel), yang dihadiri oleh Human Capital, General Support & Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati didampingi oleh Division Head Human Capital, Arlien Virginia Jonathan, Department Head Human Capital Recruitment, Talent and Career Management, Zuriaty dan perwakilan Recuitment Partner.

Di era industri 4.0 saat ini, berbagai perusahaan kian membutuhkan lulusan yang berkualitas di bidangnya serta menguasai sejumlah kompetensi yang akan digunakan dalam praktik bekerja seperti pengetahuan tentang bisnis, penguasaan soft skill dan juga agile terhadap perkembangan era digital. Sama halnya dengan FIFGROUP, yang saat ini telah memiliki kurang lebih 17 Ribu Karyawan dan didukung oleh 1.900 network guna meraih kesuksesan proses bisnis sehingga diperlukan pemenuhan karyawan yang berkualitas dan berdedikasi tinggi.

Acara penandatangan ini berisi empat agenda utama diantaranya FIFGROUP Business Overview, yang merupakan forum interaktif yang dilakukan untuk memberikan gambaran pengetahuan dan pengenalan proses bisnis. Selanjutnya adalah FIFGROUP Recruitment Process yang merupakan penjelasan proses seleksi atau proses rekrutmen calon karyawan FIFGROUP, sehingga berbagai pihak seperti Dinas Tenaga Kerja, Universitas dan SMA/SMK dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam proses recruitment karyawan di FIFGROUP. Selain itu, FIFGROUP juga memiliki program Recruitment Partner Activities diantaranya adalah FIFGROUP Explore yang merupakan pembinaan bagi siswa SMA/SMK sejak masih di bangku sekolah, melalui dukungan edukasi bagi sekolah menengah kejuruan dengan memberikan fasilitas kerja praktik dan FIFGROUP Reading Corner yaitu penyediaan ruangan bagi para siswa untuk membaca dengan dilengkapi fasilitas seperti sofa untuk membaca, papan tulis kaca yang dapat digunakan untuk berdiskusi, dan proyektor infokus yang dapat digunakan untuk presentasi.

Pada kesempatan ini, FIFGROUP melakukan Memorandum of Understanding (MOU) Signing atau perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh FIFGROUP dengan Dinas Tenaga Kerja, Universitas dan SMK dalam rangka penyerapan tenaga kerja oleh FIFGROUP, sebagai bagian dari aktivitas Recruitment Partnership yang telah dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan FIFGROUP dengan masing-masing pihak.

Melalui kegiatan program RPDF ini, Human Capital juga menyajikan sebuah webinar yang bertema “Penyelarasan Kebutuhan Industri Dengan Kurikulum Pembelajaran” di mana akan memberikan gambaran kepada partnership mengenai kompetensi yang dibutuhkan agar siswa/i dan mahasiswa dapat bekerja dengan maksimal mengikuti perkembangan industri dan tuntutan dunia kerja. Webinar ini juga menjelaskan mengenai kurikulum yang telah disusun apakah sudah sesuai dengan kebutuhan industri.

Direktur HC, GS, dan Corcomm FIFGROUP, Esther Sri Harjati menyatakan bahwa harapannya melalui program Recruitment Partner Digital Forum, kerja sama dengan recruitment partnership di seluruh wilayah FIFGROUP dapat terus terjalin dengan baik. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bersinergi dan mendukung program ini. Harapannya FIFGROUP dapat senantiasa memberikan manfaat baik bagi pihak recruitment partner (SMA/SMK dan Universitas) melalui insan-insan yang berkualitas dan unggul,” tutur Esther

Modest Fashion Project (MOFP) 2020, Konsistensi Kemenperin Dukung Desainer Muda Indonesia

GayaKeren.id – Dunia fashion Indonesia saat ini mulai kembali menggeliat, setelah sebelumnya, diawal masa pandemi Covid-19 mengalami masa sulit. Berbagai event fashion dan pameran tidak bisa dilaksanakan karena peraturan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Tidak cuma fashion, tapi hampir semua sektor ekonomi lumpuh karena virus yang sampai saat ini belum ditemukan obat mau pun vaksinnya.

Seiring berjalannya waktu, saat hampir semua sektor kehidupan memulai kegiatan normal dengan cara baru, mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan diseluruh dunia, dunia fashion Indonesia kembali bangun, walaupun tidak sama seperti sebelum masa pandemi. Seperti yang event fashion yang diadakan oleh Kementeria Perindustrian Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka yang berupaya mengembangkan potensi desainer fesyen muda Indonesia dengan menyelenggarakan kompetisi desain fesyen muslim Modest Fashion Project (MOFP). Puncak kegiatan Kompetisi MOFP 2020 yang diselenggarakan Sabtu (21/11), dimana puncak acara disiarkan secara virtual melalui Youtube Kementerian Perindustrian Indonesia.

Event fashion yang bertajuk Inagurasi Modest Fashion Project 2020 selain fashion show penjurian grand final Kompetisi MOFP 2020, Inagurasi MOFP 2020 juga menampilkan fashion show para desainer finalis MOFP 2019 yang telah dibina oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI melalui program pembinaan coaching fashion business.

“Kompetisi MOFP merupakan kompetisi yang kami selenggarakan untuk memberikan wadah dan panggung bagi para desainer fesyen muslim. Kami menyadari bahwa dalam pengembangan industri fesyen muslim, peran desainer sangat penting untuk memberikan warna serta inovasi baru dalam pengembangan produk fesyen muslim di Indonesia.” terang Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih yang memberikan closing remarks pada acara Inagurasi Modest Fashion Project 2020, Sabtu (21/11).

Gati menerangkan perkembangan jumlah umat muslim dunia menjadi salah satu pemicu utama yang mendorong pertumbuhan industri fesyen muslim. The State Global Islamic Ecomony Report 2020/2021 yang baru saja dirilis, melaporkan konsumsi fesyen muslim dunia tahun 2019 diperkirakan mencapai US$ 277 Miliar. Pada tahun 2020, diperkirakan konsumsi fesyen muslim dunia menurun akibat pandemi covid-19 sebesar 2,9% menjadi US$ 268 Miliar dan angka konsumsi fesyen muslim diprediksi kembali pulih pada tahun 2021. Dampak pandemi covid-19 juga berimbas pada angka proyeksi konsumsi fesyen muslim dunia pada tahun 2024 yang menurun menjadi US$ 311 Miliar dimana sebelum masa pandemi angka konsumsi fesyen muslim dunia pada tahun 2024 diproyeksikan akan mencapai US$ 402 Miliar. Sementara konsumsi fesyen muslim Indonesia sendiri pada tahun 2019 adalah senilai US$ 16 Milyar, terbesar kelima di dunia setelah Iran, Turki, Saudi Arabia dan Pakistan. Hal ini menunjukkan bahwa peluang pasar fesyen muslim global maupun domestik sangat besar dan harus diisi oleh industri fesyen muslim Indonesia.

Industri fesyen muslim yang merupakan bagian dari industri pakaian jadi memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin, kinerja ekspor industri pakaian jadi sepanjang tahun 2019 mencapai US$ 8,3 Milyar dan pada periode bulan Januari hingga September tahun 2020 ekspor industri pakaian jadi telah mencapai angka US$ 5,36 Milyar. Industri fesyen merupakan salah satu sektor industri penopang ekonomi nasional dan harus terus dipertahankan serta ditingkatkan kinerjanya. Industri pakaian jadi juga sangat erat hubungannya dengan sektor industri tekstil. Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin pula, kontribusi sektor Industri Tekstil dan Pakaian jadi menyumbang sebesar 6,75 persen pada kontribusi PDB Industri Pengolahan Non-Migas di Triwulan III tahun 2020.

Di akhir acara Inagurasi MOFP, diumumkan para pemenang Kompetisi MOFP 2020 yang berhak mendapatkan hadiah berupa piala, piagam serta uang tunai dengan total Rp. 75 juta bagi pemenang Juara I, II, III dan Favorit. Meskipun demikian, seluruh finalis MOFP 2020 yang berjumlah 20 orang akan mendapatkan program pembinaan wirausaha baru di bidang fesyen muslim. “Diharapkan Kompetisi ini dapat dijadikan batu loncatan bagi teman-teman sekalian para desainer fesyen untuk dapat menjadi seorang wirausaha baru di bidang fesyen muslim yang berkualitas dan berdaya saing.

Berikut para pemenang MOFP 2020 :

  1. Putro Ramadhan – DKI Jakarta
  2. Jovi Ahmedi – Sumatera Selatan
  3. Fiqih Maafhunah – DKI Jakarta

Juara Favorit : Anggi Lestari – DKI Jakarta

‘Petualangan Didi dan Hatsu’, Seri Edukasi Anak-Anak Dari Daihatsu

GayaKeren.id – Pada situasi pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga kini, membuat masyarakat, terutama anak-anak harus menjalani segala aktivitas mereka di rumah. Memahami hal tersebut, serta sejalan dengan tagline Daihatsu Sahabatku, Daihatsu selalu ingin mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat Indonesia mulai dari keluarga, hingga milenial melalui beragam program #SeruBarengSahabat yang Fun, Friendly, dan Reliable dalam kondisi apapun dengan meluncurkan hiburan tayangan melalui Petualangan Didi dan Hatsu.

Petualangan Didi dan Hatsu merupakan film pendek dengan konsep anime series untuk anak dengan tayangan yang edukatif dan positif siap menemani keseharian dan menjaga keceriaan sang anak. Acara ini dapat dinikmati melalui platform Youtube Daihatsu Sahabatku. Sesuai namanya, penamaan tokoh utama pada Didi dan Hatsu mengambil basis nama dari Daihatsu.

Anime series yang ditayangkan perdana pada September 2020 lalu, memiliki total 6 episode ini merupakan hasil kolaborasi antara Daihatsu dengan animator lokal, yakni RUS (Raden Umar Said) Animation Studio yang merupakan studio animasi karya anak negeri bertaraf internasional dan berkompeten dalam bidang animasi, serta telah meraih banyak penghargaan pada karya animasi yang telah dihasilkannya.

Hari Wicaksono selaku Promotion Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, anak dan dunia digital saat ini menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena erat kaitannya dengan gadget. Maka dari itu, kami selalu ingin menyajikan hiburan untuk anak dengan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bisa memberikan nilai-nilai positif dan edukatif bagi anak-anak.

“Kami berharap, anime series Petualangan Didi dan Hatsu dapat menjadi sebuah tontonan yang menghibur dan edukatif bagi Sahabat Daihatsu, khususnya keluarga muda yang telah memiliki anak”, ujarnya.

Petualangan Didi dan Hatsu ini menceritakan tentang persahabatan anak-anak yang selalu menghabiskan waktu bersama-sama dengan tokoh utama Didi seorang anak laki-laki yang ceria dan berjiwa petualang, dan si Hatsu, anak perempuan manis asal Jepang yang bisa berbahasa Indonesia. Selain itu, karakter pendukung seperti teman Didi dan Hatsu, yakni Keano, Dayu, dan Indro juga turut memberi warna pada setiap episode yang ditayangkan.

Anime series ini menghadirkan banyak karakter agar dapat membentuk pola pikir yang positif pada anak-anak, sehingga anak-anak dapat saling menghargai satu sama lain, bertoleransi pada perbedaan, serta menciptakan pertemanan dan komunikasi yang sehat dan positif.

Untuk melengkapi serunya cerita Petualangan Didi & Hatsu, tersedia juga berbagai collectible merchandise yang bisa didapatkan dengan mengikuti kuis mingguan di akun Instagram resmi Daihatsu yaitu @daihatsuind.

Hidden Valley Track, Perkenalan Awal Konsep Baja Otomotif Superblok di Kawasan Jakarta

GayaKeren.id – Baja Otomotif  Superblok (B.O.S) dan PT. Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW) bersama Indonesia International Motor Show (IIMS) berinisiatif untuk menghadirkan gagasan baru serta menjangkau segmentasi otomotif yang lebih luas, yaitu “Hidden Valley Track” Baja Otomotif Superblok (B.O.S) yang berlokasi di Jakarta Kyoei Steel Works, Kawasan Industri Pulo Gadung.

Hidden Valley Track, salah satu area dari Baja Otomotif Superblok (B.O.S), dapat digunakan untuk area Motocross, Flat Track, Grass Track, Supermoto, Gravel Bike, Mountain Bike dan SUV Car. “B.O.S memakai sebagian lahan dari PT. Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW), yang usahanya adalah pabrik besi baja. Hidden Track Valley memakai 2ha lahan JKSW, karena lahan ini sudah tidur selama 45 tahun.” Ujar Djoko Iman Santoso, CEO B.O.S. “Bahwa dalam kondisi stop produksi, JKSW melakukan perawatan lahan. Sebagian lahan seluas 1,5ha sampai 2ha yang tidak digunakan menjadi hutan kecil dan beberapa kali dibersihkan, namun kembali tumbuh alang-alang karena lahan tersebut tidak digunakan, dan menjadi sarang binatang yang sering bermunculan baik di area perusahaan maupun tetangga.” Lanjutnya.

Hidden Valley Track dibuat untuk digunakan sebagai kegiatan olahraga internal karyawan, maupun koleganya, yang bertujuan agar area tersebut digunakan untuk lintasan olahraga motor jenis motorcross ataupun flat track. “Dengan direalisasikannya track motor tersebut, mengingat kondisi JKSW sebelumnya dalam keadaan tidak produksi, ditambah kondisi pandemi, JKSW berupaya mencari peluang-peluang yang memungkinkan salah satunya agar track motor tersebut dapat digunakan untuk suatu event, dan karenanya, JKSW bersama Indonesia International Motor Show sedang menjajaki kemungkinan tersebut dapat direalisasikan tentunya dengan memperhatikan protokol yang berlaku dalam masa pandemi ini.” Tutup Djoko Iman Santoso.

Kedepannya B.O.S akan menjadi tempat multifungsi bagi masyarakat, terutama untuk pecinta otomotif, urban culture, penyediaan event space dan tempat bersosialisasi yang berlokasi strategis di ibu kota Jakarta.

Apresiasi Penanganan Covid-19, Pemerintah Anugerahi PADMAMITRA Award 2020 Untuk Wings Group Indonesia

GayaKeren.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada Wings Group Indonesia atas kontribusi yang diberikan dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air. Hal tersebut diwujudkan dengan penganugerahan PADMAMITRA AWARD 2020 yang digelar Kementerian Sosial bersama Forum CSR Kesejahteraan Sosial Nasional di Hotel Grand Mercure Jakarta pada 17 November 2020.

“Kami berterimakasih atas apresiasi tinggi yang diberikan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial dengan menganugerahkan penghargaan PADMAMITRA AWARD 2020 kepada PT. Wings Surya. Kami berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dan khususnya Kementerian Sosial RI terkait penanggulangan bencana alam di Indonesia dengan berpartisipasi langsung dalam hal mitigasi bencana, memberikan bantuan logistic secara cepat dan tepat serta pemenuhan kebutuhan lainnya bagi para korban bencana baik itu bencana alam skala nasional maupun daerah. Terlebih lagi dalam hal Bencana Pandemik Covid-19 yang melanda Indonesia. Kami sejak awal sebelum dan setelah pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia telah berupaya berkontribusi di segala macam aspek untuk membantu pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kepedulian terhadap kondisi kesehatan dan perekonomian masyarakat di tanah air,” ujar Luciana Tanoyo, Direktur PT Wings Surya (Wings Group Indonesia).

PADMAMITRA adalah penghargaan yang diberikan kepada Badan Usaha yang telah melaksanakan praktek terbaik kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bidang Kesejahteraan Sosial. Penghargaan ini adalah yang kedua kalinya dianugerahkan kepada Wings Group, sebelumnya untuk yang pertama diberikan pada 2016 untuk bidang Disabilitas – Program Cranio Facial.

Wings Group Indonesia berkomitmen membantu penanganan wabah Covid-19 sejak pertama kali virus ini merebak di masyarakat dengan menyalurkan beragam bantuan, mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), Alat Bantuan Pernafasan (Ventilator), hand sanitizer, hand wash, cairan disinfektan, detergent, shampoo, dan makanan pokok. Seluruh bantuan tersebut disalurkan langsung lewat berbagai instansi resmi mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), rumah sakit rujukan pemerintah, rumah sakit swasta, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan sejumlah instansi lainnya agar tepat sasaran dan efektif menjangkau masyarakat secara luas.

Luciana Tanoyo lebih dalam menjelaskan, “Wings Group Indonesia mampu bergerak cepat sebagai bentuk ‘Quick Response’ atas kondisi bencana pandemi Covid-19 karena mendapat dukungan depo-depo Wings Group yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Wings Group juga bersinergi dengan berbagai pihak terpercaya sebagai bentuk kerja sama sehingga bantuan yang disalurkan tepat guna dan tepat sasaran.”

Tak hanya aktif memberikan bantuan, Wings Group juga mensosialisasikan gerakan #WingsTanggapCorona yang mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam memutuskan tali rantai penyebaran wabah COVID-19 dengan menjaga jarak (physical distancing), menjaga kebersihan dengan rajin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer ketika berpergian dan mandi setelah pulang berpergian– sesuai anjuran pemerintah.

“Sebagai langkah preventif, Wings Group turut memberikan sumbangsih terhadap masyarakat yang berada dalam ring 1 area kerja perusahaan yang terdampak pandemik dari sisi ekonomi dengan melakukan pembagian Sembako. Sedangkan penerapan langkah Kuratif dilakukan dengan menggandeng pemerintah, rumah sakit swasta, BNPB, POLRI, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan beragam pemangku kepentingan lainnya dalam memberikan bantuan untuk pengadaan Alat Kesehatan ataupun kebutuhan medis lainnya yang diperlukan,” tutup Luciana Tanoyo.

6 Asosiasi Jasa Keuangan Berikan Perhatian Atas Perlindungan Konsumen di Era Digital

GayaKeren.id – Indonesia Marketing Association (IMA) menyelenggarakan Webinar Series 2 yang berbicara mengenai literasi keuangan dan perlindungan konsumen di era digital yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta dari berbagai undangan asosiasi jasa keuangan seluruh Indonesia pada Selasa, 17 November 2020. Setelahnya sukses menyelenggarakan Webinar  Series 1 pada 7 September lalu.

Kali ini, IMA berinisiatif menyelenggarakan webinar dan bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan melibatkan para pelaku sektor keuangan di Indonesia, mulai dari Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), hingga Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI) yang semuanya hadir untuk membagikan informasi dan pengetahuan baru bagi masyarakat Indonesia tentang literasi keuangan dan perlindungan konsumen, khususnya di era digital.

Dalam keynote speechnya, Tirta Segara, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi mengatakan : “Kita perlu terus mendorong literasi keuangan dan mengedukasi secara spesifik setiap lapisan masyarakat. Digitalisasi terjadi di seluruh aspek baik transportasi, traveling, dunia hiburan, perbelanjaan dan tentunya di bidang keuangan. Selain banyak manfaat yang diperoleh, di sisi lain setiap tahun terus bermunculan financial technology (fintech) ilegal dan investasi bodong yang jumlahnya mencapai ribuan akun. Dari sisi nilai, kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp 8.160 triliun per tahun. Sehingga diperlukan sinergi yang baik dari berbagai lembaga terkait untuk menghadapi tantangan ini secara bersama-sama.”

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di 2013 tingkat literasi keuangan Indonesia masih berada di angka 21,8% dan hasil indeks inklusi keuangan mencapai 59,7%, lalu kemudian meningkat di tahun 2019 dengan tingkat indeks literasi keuangan Indonesia di angka 38% dan indeks inklusi keuangan berada di angka 76,2%. Namun, sebagai pembanding, angka indeks inklusi Indonesia masih berada di bawah negara ASEAN lainnya. Misalnya Singapura 98%, Malaysia 85%, Thailand 82%.Adapun tin gkat indeks literasi keuangan tercatat baru 38%, artinya, banyak masyarakat Indonesia ikut ke dalam sistem keuangan, tapi belum paham tentang transaksi dan masalah keuangan tersebut. Oleh sebab itu, meskipun angka indeks literasi tersebut mengalami kenaikan, banyak sekali kejadian-kejadian yang diperkirakan disebabkan oleh kurangnya literasi dari segi keuangan. Inilah yang dimaksud dengan tantangan bersama.

Pada kesempatan yang sama, Honorary Founding Chairman IMA, Hermawan Kartajaya dalam special remarks pada webinar IMA tersebut mengatakan : “Perlindungan konsumen dan literasi merupakan suatu peluang bisnis. Dan satu hal yang penting, manusia tidak dapat didigitalisasi atau tidak akan bisa digantikan oleh mesin. Yang bisa diganti itu hanya fungsi-fungsi tertentu. Manusia harus naik lagi fungsinya ketika fungsi yang lama diganti dengan fungsi yang baru. Oleh karena itu, untuk mencapai titik harmoni, diperlukan keseimbangan digital antara manusia dan teknologi.” Hermawan juga menginformasikan akan ada buku Marketing 5.0 yang akan dirilis pada awal tahun depan untuk menjawab berbagai tantangan di bidang marketing saat ini.

Berikut ini adalah beberapa poin penting yang diungkapkan oleh narasumber yang berkaitan dengan asosiasi jasa keuangan yang dipimpin masing-masing :

  • HIMBARA : Sekretaris HIMBARA Ahmad Solichin Lutfiyanto, mengatakan bahwa Himbara terus mendukung OJK untuk mengoptimalkan Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen. Himbara juga mendorong Laku Pandai dan mendukung Perlindungan Nasabah untuk keberlanjutan Financial Inclusion. Agen Laku Pandai menjadi garda terdepan Himbara mendorong inklusi dan literasi keuangan di masyarakat. Selain itu Himbara juga berperan dalam meningkatkan akses terhadap layanan keuangan secara terpadu dan berkomitmen untuk meningkatkan perlindungan konsumen melalui akselerasi inklusi dan literasi keuangan.

  • APPI : Ketua APPI, Suwandi Wiratno mengatakan : “Literasi dan inklusi keuangan di industri pembiayaan mengalami peningkatan di mana perkembangan literasi tahun 2016 berada di angka 13% dan tahun 2019 di angka 15,17%, meningkat sebesar 16,7%. Sementara perkembangan inklusi tahun 2016 berada di angka 11,8% dan tahun 2019 berada di angka 14,56%, meningkat sebesar 23,3%. Hal ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh setiap industri yaitu menerapkan penyelenggaraan kegiatan literasi dan inklusi keuangan setiap tahunnya.”
  • AAJI : Kepala Departemen Digital Initiatives AAJI, Yurivanno Gani, mengungkapkan : “AAJI berkomitmen untuk mendukung perkembangan transformasi digital di sektor asuransi jiwa dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan konsumen. Di era pandemi Covid-19 ini, komitmen AAJI dibuktikan dengan pembayaran total klaim dan manfaat yang mencapai Rp 64,52 triliun sepanjang semester I-2020 dimana proses klaim juga dapat dilakukan dengan proses digital.”
  • AMVI : Ketua AMVI, Jefri Sirait menuturkan : “Hal besar dalam bisnis adalah mampu melindungi konsumen tanpa kehilangan hati.”
  • AAUI : Ketua AAUI, Hastanto Sri Margi Widodo : “Perusahaan asuransi yang berada di bawah naungan AAUI senantiasa melakukan inovasi dan meningkatkan pemanfaatan teknologi digital sehingga ketika sekarang kita berada di masa pandemi, tentunya keamanan customer tetap terjamin aman.”
  • AFPI : Sekjen AFPI, Sunu Widyamoko menjelaskan : “Fintech lending sangat concern dalam meningkatkan literasi keuangan, karena pasarnya adalah kalangan yang underserved dan underbanked. Literasi juga perlu dipahami oleh pihak-pihak yang terhubung dalam ekosistem digital.”

#ZetaLiveShopping: Berdonasi Sambil Berbelanja Bagi Pendidikan Anak Usia Sekolah

GayaKeren.id – Zeta Bags kembali mengajak para konsumen setianya, Sahabat Zeta, untuk berpartisipasi dalam program Zeta Act, sebuah program sosial rutin yang dilakukan Zeta Bags sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada kegiatan Zeta Act kali ini, Zeta Bags mengajak para Sahabat Zeta untuk berdonasi sambil berbelanja dalam #ZetaLiveShopping untuk membantu anak-anak kurang mampu mendapatkan pendidikan. Berkolaborasi dengan Yayasan Tunggadewi, Sahabat Zeta dapat berbagi kebahagiaan melalui jual beli preloved luxury item dan setengah dari komisi hasil penjualannya akan didonasikan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Rumah Pintar Cikeas yang dikelola oleh Yayasan Tunggadewi.

#ZetaLiveShopping ini dilakukan secara live streaming melalui akun instagram resmi Zeta Bags pada 30 Oktober 2020. Turut mengundang Annisa Pohan yang secara langsung memandu kemeriahan kegiatan berbelanja yang memiliki tujuan mulia ini, para Sahabat Zeta dapat membeli preloved luxury items berkualitas dan dijamin keasliannya yang berasal dari para figur publik maupun Sahabat Zeta lainnya yang ingin berpartisipasi dalam donasi ini.

Trisha Amanda Ardi Chas, Founder & Director Zeta Bags mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi para Sahabat Zeta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan #ZetaLiveShopping yang berkolaborasi dengan Yayasan Tunggadewi. Bersyukur sekali, antusiasme Sahabat Zeta menghasilkan hasil donasi sebesar Rp 50.330.000,-. Tentunya ini dapat sangat bermakna untuk anak-anak usia sekolah yang berada dibawah Yayasan Tunggadewi untuk mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan yang lebih baik lagi. Kami optimis, bahwa setiap langkah kebaikan sekecil apapun itu akan memberikan manfaat yang positif terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Semakin banyak anak yang dapat memperoleh pendidikan yang baik, semakin terang pula masa depan mereka yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan negeri ini”.

Menerapkan filosofi sharing happiness through luxury items, Zeta Bags meyakini #SharingHappiness dan langkah kecil yang dilakukan melalui Zeta Act dapat memberikan kebahagiaan dan inspirasi khususnya bagi para Sahabat Zeta untuk melakukan kebaikan bagi orang-orang di sekitar mereka. Komitmen ini secara konsisten dilakukan oleh Zeta Bags dalam berbagai bentuk kegiatan sosial, mulai dari pembangunan tempat ibadah, donasi bagi santri, dan lain sebagainya. “Di Zeta Bags kami percaya perusahaan yang berintegritas adalah yang dapat memberikan dampak sosial terhadap sekitarnya. Kami juga mengajak banyak pihak untuk mengikuti #SharingHappiness dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik” imbuh Trisha Amanda Ardi Chas.

“Saya senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan Zeta Act yang tentu saja memberikan dampak positif terhadap pendidikan anak-anak yang membutuhkan, khususnya yang berada di dalam naungan Rumah Pintar yang dikelola oleh Yayasan Tunggadewi. Adanya kegiatan amal yang dikemas secara unik seperti live charity yang dilakukan oleh Zeta Bags ini juga dapat mendorong para pecinta luxury items untuk berbagi kebahagiaan dengan cara yang unik namun memiliki manfaat yang tidak ternilai.” ungkap Annisa Pohan, Pendiri Yayasan Tunggadewi.

Donasi tersebut akan dikelola oleh Yayasan Tunggadewi dan digunakan untuk meningkatkan sarana penunjang pendidikan informal bagi masyarakat sekitar yaitu Rumah Pintar sebagai tempat belajar, bermain dan berkreasi baik untuk bayi dan anak-anak berusia 6 Bulan- 15 Tahun, serta para Ibu mereka.

Komitmen Zeta Bags dalam berbagi kebahagiaan juga hadir dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan melalui sistem website terintegrasi. Pada website www.zetabags.com, tersedia beragam kategori produk mewah mulai dari aksesoris, sepatu, hingga tas. Memberikan keamanan kepada para Sahabat Zeta, setiap barang yang ada di Zeta Bags telah melalui pengecekan kelayakan dan keaslian barang. Bekerja sama dengan perusahaan asal Amerika, Zeta Bags sudah menjadi Authorized Authenticator barang-barang branded.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengenai program dan promo dapat mengunjungi website resmi Zeta Bags https://www.zetabags.com/ dan atau instagram @zetabags.id.