Menuju Netralitas Karbon pada 2060, Indonesia Pangkas Emisi dan Beban Pajak Karbon Lebih dari 20%

GayaKeren.id – Wärtsilä mengungkap bahwa sistem energi terbarukan, yang didukung oleh mesin penyeimbang jaringan listrik dan penyimpanan energi, dapat memungkinkan Indonesia mencapai netralitas karbon pada tahun 2060. Potensi ini akan memangkas biaya listrik rata-rata (LCOE) lebih dari 20% saat menghitung potensi pajak karbon di masa depan.

Dengan kebutuhan listrik Indonesia yang naik 4% per tahun, pemodelan sistem energi dari Wärtsilä menunjukkan bahwa sistem energi terbarukan (yang didukung kapasitas fleksibel) dapat menjawab tantangan tersebut tanpa menambah biaya produksi listrik. Secara khusus, ketika menghitung perkiraan nilai ekonomi karbon (carbon pricing) dari Badan Energi Internasional (IEA)[1], studi terkait menunjukkan biaya listrik rata-rata dalam skenario ‘Netralitas Karbon’ lebih rendah 23% dibanding skenario ‘Business As Usual’ dari pemodelan yang tidak membatasi emisi.

Secara keseluruhan, Wärtsilä menyusun empat skenario terhadap transisi energi di Indonesia pada tahun 2060. Pertama, skenario ‘Business As Usual’ yang tidak memiliki batasan emisi. Di sini, Pulau Sulawesi akan melepaskan 12,5 juta ton emisi CO2 pada tahun 2060 yang membuat target netralitas karbon semakin sulit dicapai. Selanjutnya, ada skenario ‘Pengurangan Emisi 50%’ dan ‘Pengurangan Emisi 80%’ yang mampu mencapai pengurangan emisi masing-masing sebesar 50% dan 80% pada tahun 2060 jika dibandingkan dengan skenario ‘Business As Usual’. Adapun yang terakhir adalah skenario ‘Netralitas Karbon’, yakni sistem energi yang diproyeksikan beroperasi dengan netralitas karbon pada tahun 2060.

Indonesia berencana memulai produksi hidrogen hijau pada tahun 2031, dengan target kapasitas electrolyzer (mesin elektrolisis) sebesar 52 GW pada tahun 2060. Dalam pemodelan sistem energi terbarukan tingkat tinggi, Pulau Sulawesi akan mendapati kondisi kelebihan daya yang sesuai untuk produksi bahan bakar berkelanjutan, seperti hidrogen hijau. Dalam skenario ‘Netralitas Karbon’, melalui pembangunan pembangkit tenaga surya sebesar 28,53 GW, Pulau Sulawesi dapat menghasilkan 2,7 GW hidrogen hijau pada tahun 2060. Hasil tersebut akan digunakan secara optimal sebagai bahan bakar mesin penyeimbang jaringan listrik mulai tahun 2045 dan seterusnya. Selain penggunaannya di sektor ketenagalistrikan, bahan bakar berbasis hidrogen juga dapat membantu dekarbonisasi pada sektor padat energi lainnya di Indonesia, salah satunya transportasi.

Febron Siregar, Direktur Sales, Indonesia, Wärtsilä Energy, mengatakan:

“Hasil studi terkait jelas menunjukkan bahwa peluang mengubah kehidupan sebuah generasi dapat diraih oleh para pemangku kepentingan di sektor energi. Di Indonesia, energi terbarukan dapat ditingkatkan dengan menggunakan kapasitas fleksibel untuk mengatasi beban saat ini, sekaligus mudah memenuhi permintaan daya listrik yang meningkat, serta dekarbonisasi dengan biaya terendah.

Lebih lanjut Febro Siregar mengungkapkan, menciptakan sistem energi yang terbarukan dan terukur, Indonesia dapat menghadapi era kenormalan baru (new normal) terkait volatilitas bahan bakar fosil dan kendala emisi, sekaligus menciptakan pertumbuhan [ekonomi], lapangan kerja, dan kesejahteraan di masa depan.

“Dengan beralih ke sistem energi terbarukan yang fleksibel pada tahun 2060, Indonesia dapat melakukan lebih dari sekadar mengurangi emisi. Ini dapat mengubah sektor energi sehingga bisa melayani ribuan pulau dengan lebih baik sambil memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke listrik yang ramah lingkungan dan andal. Namun, para pemangku kepentingan perlu merencanakan perubahan transformatif dalam lima hingga delapan tahun ke depan atau peluang akan tertutup.”

Hasil studi yang diterbitkan dalam laporan bertajuk Meninjau Ulang Energi di Asia Tenggara, menyimulasikan langkah-langkah menuju netralitas karbon di tiga sistem energi utama Asia Tenggara, yakni Vietnam, Pulau Sulawesi di Indonesia, dan Pulau Luzon di Filipina.


[1]IEA: World Energy Outlook (2021). https://iea.blob.core.windows.net/assets/4ed140c1-c3f3-4fd9-acae-789a4e14a23c/WorldEnergyOutlook2021.pdf

Kerjasama Multi Pihak Bangun 56 Perpustakaan Sekolah Dasar di Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT, Untuk Berikan Manfaat bagi 6.300 Anak

GayaKeren.id – Taman Bacaan Pelangi menjalin kerja sama multi pihak dengan Room to Read, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, 56 sekolah dasar, dan orang tua siswa dan berhasil mewujudkan 56 perpustakaan ramah anak di sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Ke-56 perpustakaan sekolah tersebut diresmikan dalam kurun waktu dua minggu mulai dari 19 September 2022 hingga 5 Oktober 2022.

Sebanyak 6.300 anak di Kabupaten Nagekeo kini bisa menikmati perpustakaan ramah anak baru di sekolah mereka. Keberhasilan Taman Bacaan Pelangi meresmikan ke-56 perpustakaan berkonsep ramah anak ini merupakan buah kerja sama multi pihak, dimana Room to Read, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat desa, memberikan kontribusi finansial demi terciptanya
perpustakaan ramah anak. Selain pendirian perpustakaan di sekolah-sekolah, sebanyak 567 guru maupun kepala sekolah di 56 sekolah dasar tersebut juga mendapatkan pelatihan-pelatihan tentang sistem pengelolaan perpustakaan dan berbagai program literasi pengembangan kebiasaan membaca anak.

“Pendidikan adalah salah satu prioritas tertinggi Kabupaten Nagekeo. Pemerintah Kabupaten Nagekeo berterima kasih atas kontribusi dan kepedulian Taman Bacaan Pelangi dan Room to Read terhadap peningkatan minat baca anak-anak di daerah ini. Keberadaan perpustakaan ramah anak akan berdampak positif terhadap kemampuan literasi anak-anak di Nagekeo. Kami juga mengapresiasi pihak sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat desa atas kerja samanya yang
luar biasa. Semua ini kita lakukan demi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak dan masa depan mereka,” kata Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Don, M.Kes. pada acara Konferensi Pers yang diadakan hari ini.

Di Indonesia, data dari Statistik Pendidikan 2019-2020 yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menunjukkan bahwa jumlah perpustakaan sekolah masih belum merata. Dari 148.673 sekolah dasar, lebih dari 50.341 sekolah dasar belum memiliki perpustakaan dan mayoritas berada di wilayah Indonesia bagian Timur. Data dari Statistik Pendidikan 2019-2020, kondisi perpustakaan sekolah yang fisiknya masih baik hanya di 13.927 sekolah dasar, selebihnya rusak ringan, sedang, dan berat. Tidak hanya itu saja, dari sekolah-sekolah yang sudah memiliki perpustakaan, tidak semua perpustakaan berfungsi dan digunakan oleh anak-anak. Padahal, perpustakaan sekolah yang berfungsi baik akan sangat mendukung peningkatan keterampilan membaca para siswa di sekolah tersebut.2
Director of Strategic Expansion Room to Read, Joel Bacha, mengatakan, “Room to Read telah bermitra dengan Taman Bacaan Pelangi sejak 2014. Kami bangga melihat perkembangan dan komitmen Taman Bacaan Pelangi yang terus bekerja keras mengembangkan kebiasaan membaca anak-anak di daerah pelosok di Indonesia Timur, termasuk di Kabupaten Nagekeo. WilayahIndonesia Timur memiliki berbagai keunikan tersendiri. Kami berbahagia atas terjalinnya kerja sama multi pihak ini demi demi peningkatan literasi anak-anak di Kabupaten Nagekeo”.

“Ini adalah pertama kalinya Taman Bacaan Pelangi menerapkan model kemitraan multi pihak dimana semua pihak memberikan kontribusi finansial. Kami percaya bahwa model seperti ini merupakan sebuah praktik baik perpustakaan berkelanjutan. Kami berharap ke-56 perpustakaan ramah anak ini dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan pula oleh sekolah-sekolah dasar lainnya, baik di Kabupaten Nagekeo maupun daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Pendiri
Taman Bacaan Pelangi, Nila Tanzil.

Ke-56 perpustakaan ramah anak yang tersebar di sekolah-sekolah dasar di enam kecamatan Nagekeo terletak di Kecamatan Aesesa, Aesesa Selatan, Boawae, Mauponggo, Nangaroro, Keo Tengah, dan Wolowae. “Dengan diresmikannya perpustakaan-perpustakaan di Nagekeo ini, maka Taman Bacaan Pelangi telah mendirikan total 205 perpustakaan ramah anak yang tersebar di 19 pulau di Indonesia Timur. Perpustakaan berperan penting dalam mengembangkan minat baca, kemampuan literasi, maupun perkembangan karakter anak. Disamping itu, anak menjadi kreatif, mampu berimajinasi, berempati, dan berani bermimpi besar. Oleh sebab itu, Taman Bacaan Pelangi berkomitmen untuk terus mendirikan perpustakaan-perpustakaan berkonsep ramah anak di Indonesia, terutama di daerah-daerah pelosok Indonesia Timur, serta meningkatkan kapasitas guru-guru diberbagai pelosok Indonesia,” pungkas Nila Tanzil.

BNC Konsisten Bukukan Laba dan Salurkan Kredit, Sediakan Ragam Layanan dan Produk Digital Buahkan Hasil

GayaKeren.id – PT Bank Neo Commerce Tbk. (BNC) kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif, juga memaksimalkan pertumbuhan yang stabil dari bulan ke bulan. Sebagai komitmen dalam menjawab kebutuhan nasabah, BNC aktif mengeluarkan produk dan fitur baru yang inovatif di aplikasi neobank, setelah bulan lalu meluncurkan fitur pembayaran QRIS, di bulan Agustus, BNC sudah terkoneksi dengan BI Fast. Dengan koneksi ini, maka nasabah dapat melakukan transfer ke BNC dengan tarif yang murah, cepat, dan aman. 

Fitur unggulan lainnya yang juga sangat diminati oleh nasabah adalah Produk Pinjaman digital/online. Hal ini terlihat di bulan Agustus 2022, BNC mencatatkan kenaikan total Kredit menjadi sebesar Rp8,4 triliun, atau naik sebesar Rp956,2 miliar (12.76%) dibandingkan dengan bulan Juli 2022 yang sebesar Rp7,5 triliun dan meningkat 97,58% dari posisi 31 Desember 2021.  

Dengan demikian, dari sisi Aset, terjadi kenaikan sebesar Rp450 miliar atau 2,95% dibandingkan Juli 2022 yang sebesar Rp15,3 triliun, menjadi Rp 15,7 triliun di Agustus 2022. Sementara itu, dari sisi likuiditas, perolehan DPK terjadi pertumbuhan 2,82% atau sejumlah Rp327,3 miliar dibanding Juli 2022 menjadi Rp11,9 triliun di Agustus 2022. 

Dampak dari pertumbuhan Aset dan DPK adalah kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) BNC pada Agustus 2022 sebesar 27,30% atau menjadi Rp894,4 miliar jika dibandingkan dengan Juli 2022 yang sebesar Rp702,6 miliar, serta naik sebesar 183,14% dari Rp315,9 miliar di posisi Desember 2021.  Kenaikan kinerja lainnya adalah dari sisi NIM, yang mana pada bulan Agustus 2022 telah tumbuh sebesar 1,03% menjadi 11,98% dari posisi Juli 2022 yang sebesar 10,95%.   

Kenaikan berkelanjutan lainnya yang berhasil dicapai BNC adalah pada pendapatan berbasis komisi (fee based income) sebesar 11,05% menjadi Rp230,9 miliar di Agustus 2022 dibanding posisi Juli 2022 yang sebesar Rp207,9 milliar dan naik 88,10% dari Rp122,8 miliar di Desember 2021.  

Dengan diimplementasikannya beberapa inisiatif efisiensi biaya, BNC berhasil menurunkan secara bertahap Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi  137% di Agustus 2022, yang mana pada Juli di posisi 145,20%.  

Dampak positif lainnya dari kenaikan kinerja di semester II tahun 2022 adalah BNC juga berhasil membukukan laba sebesar Rp2,5 miliar di Agustus 2022, dengan demikian BNC telah membukukan laba dalam tiga bulan terakhir berturut-turut sejak Juni 2022. 

Terkait berbagai pencapaian positif tersebut, Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Tjandra Gunawan menjelaskan, “Kami melihat pertumbuhan BNC semakin kuat dan kembali mencetak kinerja positif yang konsisten dari bulan ke bulan. Didukung fundamental yang kuat, dan manajemen risiko yang efektif, langkah BNC untuk terus memperkenalkan berbagai layanan yang inovatif terbukti membuahkan hasil terhadap peningkatan kinerja Perseroan. Capaian positif tersebut semakin mempertegas kemampuan BNC untuk dapat menangkap berbagai peluang bisnis dan memaksimalkan layanan berbagai produk dan fitur BNC yang lengkap untuk menjawab berbagai kebutuhan nasabah. ” 

Dewaweb Luncurkan Layanan Platform-as-a-Service, Dewacloud di Ulang Tahun ke-8

GayaKeren.id – Sewindu sudah Dewaweb menjadi penyedia cloud hosting pertama di Indonesia yang mendapat sertifikasi ISO 27001 sebagai standar keamanan data pelanggan. Di perayaan ulang tahunnya yang ke-8, penyedia cloud hosting rintisan anak bangsa ini juga meluncurkan salah satu ekosistem terbarunya, Dewacloud, yaitu cloud platform yang dapat membantu proses deployment aplikasi modern dengan lebih mudah dan hemat biaya.

Dewacloud adalah platform layanan pengembangan dan deployment website dan aplikasi, alias Platform-as-a-Service (PaaS) yang dikembangkan sejak November 2021. Bedanya dengan cloud hosting atau server, PaaS memberikan kendali lebih banyak bagi pengguna untuk mengelola aplikasi dan situs web mereka. Dewacloud telah dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menyokong kebutuhan aplikasi dengan kinerja tinggi agar tetap bekerja secara efektif dan efisien.

Saat perayaan ulang tahun Dewaweb yang ke-8 di Jakarta, tim Dewacloud juga melakukan live demo aplikasi yang berjalan di Dewacloud, yang sanggup melayani 10 ribu pengunjung per detik secara stabil, low latency, dan hemat biaya. Tema perayaan tahun ini adalah “Eightcellent Years” untuk menandai tahun kedelapan (eighth year) Dewaweb menjadi salah satu penyedia layanan cloud hosting paling unggul (excellent) di Indonesia.

“Acara ini diadakan sebagai bentuk ucapan syukur dan apresiasi untuk dukungan semua pelanggan dan partner Dewaweb selama ini. Harapannya adalah agar kita bisa terus bertumbuh bersama dan berkontribusi untuk kemajuan ekonomi digital di Indonesia. Dengan adanya ekosistem Dewaweb yang semakin lengkap dengan dua layanan terbaru yaitu Dewacloud dan Dewaguard, semoga Dewaweb bisa memberikan spektrum layanan yang lebih menyeluruh bagi pelanggan di Indonesia untuk mendukung bisnis dari segi infrastruktur aplikasi modern dan keamanan cyber,” ujar Edy Budiman, CEO PT Dewaweb, sekaligus pemegang dua sertifikat bergengsi Certified Information Systems Security Professional (CISSP) dan Certified Cloud Security Professional (CCSP) dari organisasi keamanan IT global, (ISC)².

Kurangnya pengetahuan untuk menjalankan bisnis secara online dan kesiapan digital yang belum matang menjadi kendala utama yang sering dialami pebisnis. Di sinilah Dewaweb memposisikan diri, yaitu untuk membantu masyarakat Indonesia meraih sukses online melalui layanan cloud hosting, domain, dan server VPS berkualitas yang bisa digunakan untuk membuat website. Dewaweb diluncurkan pada 9 September 2014 dan menjadi penyedia cloud hosting pertama di Indonesia yang berhasil meraih sertifikat ISO 27001 di tahun 2017.

Meski baru menginjak usia yang belum genap satu dekade, namun Dewaweb kini sudah memiliki tiga layanan dalam sebuah ekosistem yang bisa mendukung masyarakat Indonesia untuk semakin sukses online, baik dalam bisnis skala kecil, skala besar, maupun individu yang ingin mengembangkan portfolio mereka melalui website.

Layanan pertama yang tergabung dalam ekosistem ini adalah Dewaweb dengan layanan cloud hosting, cloud server (VPS), domain, dan SSL Certificates. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan untuk keamanan cyber yang lebih baik menjadi fokus di Dewaweb. Oleh karena itu, pada 23 Agustus 2022, Dewaweb meluncurkan Dewaguard, layanan Cyber Security Operations Center (CSOC) yang siap sedia 24 jam setiap hari untuk memonitor dan menjaga keamanan infrastruktur cloud Dewaweb dan pelanggan, mulai dari sektor korporat hingga instansi pemerintahan yang membutuhkan pengamanan khusus. Layanan ketiga adalah Dewacloud, yang diluncurkan secara resmi pada ulang tahun Dewaweb ke-8 ini.

Selain memberikan layanan untuk mendukung bisnis dari segi website dan keamanan cyber, Dewaweb juga turut berpartisipasi untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia melalui tayangan webinar Dewatalks. Webinar ini diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan kompetensi masyarakat Indonesia di bidang digital marketing, SEO, web development, bisnis online, hingga desain UI/UX. Masyarakat Indonesia bisa mengikuti webinar gratis ini secara rutin setiap minggu, yang akan dibawakan langsung oleh praktisi ahli di bidangnya, sesuai dengan tagaryang diusung, yakni #LearnFromTheExperts.

Demi meningkatkan kualitas pelayanan Dewaweb terhadap para pelanggan, ada pula Tim Ninja Support yang siap sedia selama 24 jam setiap hari untuk membantu pelanggan mengatasi masalah yang dihadapi, baik kendala terkait website, hosting, server, maupun sistem keamanan cyber mereka. Meski tidak menggunakan robot sama sekali untuk merespon pertanyaan pelanggan, namun layanan ini tidak dikenakan biaya sama sekali, alias gratis.

Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, Dewaweb dan ekosistemnya bisa ditemui di website masing-masing, yakni Dewaweb.com, Dewacloud.com, Dewaguard.com dan jika ingin mencoba webinar Dewatalks, bisa segera mendaftarkan diri di Dewatalks.com.

Gelar Literacy Festival 2022, Sampoerna Academy Berkolaborasi dengan Perpustakaan Jakarta

GayaKeren.id – Memperingati Hari Literasi Internasional dan Bulan Gemar Membaca, Sampoerna Academy berkolaborasi dengan Perpustakaan Jakarta untuk menghadirkan Literacy Festival 2022 guna menjawab tantangan menciptakan Indonesia Cerdas melalui literasi serta sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda.

Literasi merupakan landasan dari semua Pendidikan yang harus ditanamkan sejak dini. Membaca memainkan peran penting dalam perkembangan kognitif dan bahasa pada anak-anak berusia 6-12 tahun yang merupakan kunci untuk meningkatkan pembelajaran serta perkembangan mereka. Tanpa pemahaman yang kuat tentang literasi, anak-anak akan kesulitan menghadapi tantangan di masa depan.  Karena literasi dapat membuka pintu lebih banyak peluang ke dunia baru, memperluas pikiran anak-anak, memberi mereka perspektif yang berbeda, dan pada akhirnya menciptakan individu yang berpengetahuan luas serta memiliki kompetensi sehingga mampu bersaing di masa depan.

Sebagai bukti komitmennya untuk secara konsisten memberikan pendidikan kelas dunia di Indonesia, setiap tahunnya Sampoerna Academy menyelenggarakan Literacy Festival sebagai bentuk untuk meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda. Melalui kolaborasi sinergis Sampoerna Academy dengan Perpustakaan Jakarta, Literacy Festival 2022 kali ini mempersembahkan Peluncuran Buku Elidi and The Ancestor’s Garden yang merupakan kelanjutan dari peluncuran versi e-book tahun lalu serta Sesi Mendongeng bersama Kak Awam Prakoso.

Wulan Septiandari selaku National Principal Sampoerna Academy L’Avenue menjelaskan bahwa kolaborasi ini dapat menciptakan dampak yang lebih besar untuk menumbuhkan literasi anak. “Kami percaya bahwa Perpustakaan Jakarta memiliki misi yang sama dengan Sampoerna Academy dalam menumbuhkan literasi di Indonesia. Dengan revitalisasi dan juga koleksi buku yang bagus, kami melihat bahwa kolaborasi ini dapat menciptakan dampak yang lebih besar dalam memperluas dan memperkuat akses literasi untuk anak Indonesia. Untuk itu kami memberikan akses membaca buku Elidi and The Ancestor’s Garden dengan menyediakan 30 eksemplar yang dapat diakses langsung di Perpustakaan Jakarta,” jelas Wulan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Drs. Wahyu Haryadi, M.Si selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. DKI Jakarta yang menyatakan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berterima kasih sekali kepada Sampoerna Academy karena kolaborasi ini merupakan hal yang sangat kami harapkan untuk meningkatkan literasi anak di Indonesia, khususnya di Jakarta. Di mana sejak revitalisasi tanggal 7 Juli 2022 lalu, kami juga sangat mendukung kegiatan yang dilakukan di Perpustakaan Jakarta. Semoga kolaborasi dengan Sampoerna Academy bisa berlanjut terus agar kita bisa sama-sama memajukan literasi di Indonesia,” ungkap Wahyu.

Buku Elidi and The Ancestor’s Garden merupakan hasil karya para siswa Sampoerna Academy yang ditulis  dalam tiga Bahasa (Indonesia, Inggris dan Mandarin) oleh Cassia Florentine Basuki (Grade 4, SA BSD), Charlie Wijaya Zhang (Grade 10, SA L’Avenue) dan Victoria Elizabeth Franco (Grade 6, SA Medan). Selain itu Sampoerna Academy juga mengajak para siswa berkolaborasi dalam membuat ilustrasi buku, yaitu Dylan Geraldo Cayadi (Grade 8 , SA Surabaya PI), Krisi Nohan (Grade 11, SA BSD) dan Hasna Mufidah (Grade 12, SA L’Avenue).

Sebagai pelopor STEAM di Indonesia yang mengintegrasikan dan menerapkan pengetahuan di berbagai disiplin ilmu, para siswa juga turut menerapkan kompetensi 5C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Character) dalam pembuatan buku ini. “Dimulai dari menciptakan cerita melalui kolaborasi dari berbagai kelas dan kampus untuk memasukkan imajinasi mereka ke dalam karya seni yang sebenarnya. Kemudian keterampilan komunikasi mereka semakin meningkat karena didorong untuk berpikir kritis selama proses ini. Pada akhirnya, karya dan nilai-nilai cerita dari buku ini dapat mengembangkan karakter dan kepribadian mereka,” tutup Wulan.

Philips Future Health Index 2022: Indonesia Bangkit Dari Pandemi Dengan Penggunaan Teknologi Inti

GayaKeren.id – Philips, melalui siaran pers yang, Rabu (14/9) mengumumkan temuan dari laporan Indonesia Future Health Index (FHI) 2022: ‘Pengaturan ulang layanan kesehatan: Prioritas bergeser saat para pemimpin layanan kesehatan menavigasi perubahan dunia’. Laporan Future Health Index 2022 pada tahun ketujuh ini berdasarkan penelitian eksklusif dari hampir 3.000 responden di 15 negara, termasuk Indonesia, dan mengeksplorasi bagaimana para pemimpin layanan kesehatan memanfaatkan kekuatan data dan teknologi digital untuk mengatasi tantangan utama yang muncul di masa pandemi.

Prioritas dan perhatian utama para pimpinan layanan kesehatan

Pandemi terus menghadirkan tantangan dari segi sumber daya, sistem, serta penyediaan perawatan di setiap kesempatan dan di setiap negara di seluruh dunia. “Saat ini, seiring pemulihan pasca-pandemi, kami melihat para pimpinan layanan kesehatan mulai melakukan pengaturan ulang – memfokuskan kembali pada sejumlah prioritas baru dan yang sudah ada, mulai dari masalah kekurangan staf, memperluas pemberian perawatan, hingga memanfaatkan data besar serta analitik prediktif, saat mereka menavigasi realitas baru dalam manajemen medis,” kata Pim Preesman, President Director Philips Indonesia.

Menurut laporan, para pimpinan layanan kesehatan Indonesia memiliki pandangan positif tentang dampak analitik prediktif yang dapat memengaruhi berbagai aspek perawatan. Sebagian besar percaya bahwa teknologi dapat memberikan dampak positif pada pengalaman pasien (93%), hasil kesehatan (90%), dan perawatan berbasis nilai (89%).

Namun, ada beberapa tantangan kesehatan terkait dengan ketimpangan dalam penyediaan layanan sebagai akibat dari perbedaan geografis dalam penerapan teknologi canggih. Infrastruktur teknologi layanan kesehatan lebih berkembang di lingkungan perkotaan, namun di daerah pedesaan layanan kesehatan digital mungkin sulit dilakukan, sebagian dikarenakan kurangnya internet berkecepatan tinggi. Nyatanya, angka penetrasi internet di beberapa wilayah kepulauan Indonesia hanya mencapai 3%.

Untuk menjawab tantangan terkait infrastruktur ini, pimpinan layanan kesehatan Indonesia memprioritaskan elemen-elemen dasar teknologi kesehatan digital, dengan lebih dari seperempat dari mereka (26%) menyatakan bahwa meningkatkan infrastruktur teknologi di fasilitas mereka adalah prioritas utama. Dibandingkan dengan rata-rata global (20%), pimpinan layanan kesehatan Indonesia juga lebih cenderung memprioritaskan keamanan data dan privasi (31%), yang mungkin mencerminkan keinginan mereka untuk melindungi data sembari meningkatkan ekosistem teknologi.

Setelah teknologi inti diimplementasikan, nantinya akan muncul fokus baru untuk memperluas isu- isu layanan kesehatan dan sosial. Dalam tiga tahun kedepan, 27% dari pimpinan layanan kesehatan Indonesia berencana untuk terus bersiap menghadapi krisis, sementara 19% mengatakan mereka berencana untuk menerapkan praktik yang berkelanjutan di rumah sakit mereka. Prioritas yang tidak terlalu berfokus pada teknologi ini lebih mengarah pada masalah kesehatan masyarakat dan lingkungan yang lebih luas.

Fokus baru ini juga tidak terlepas dari investasi pada inovasi layanan kesehatan. Hampir setengah (47%) dari pimpinan layanan kesehatan Indonesia berinvestasi dalam rekam medis digital, dengan 44% lainnya memprioritaskan pusat-pusat operasi klinis. Kedua angka ini secara signifikan lebih besar daripada rata-rata global yaitu sebesar 39% dan 22%. Saat melihat keuntungan dari investasi ini, pimpinan layanan kesehatan berharap untuk mengalihkan perhatian mereka ke aspek layanan yang lebih canggih secara digital selama tiga tahun mendatang, seperti AI (82%, naik dari 38% saat ini) dan telehealth (49%, naik dari 37% saat ini), dimana kenaikan ini turut mencerminkan tren layanan kesehatan global.

Memaksimalkan kekuatan data

Secara keseluruhan, pimpinan layanan kesehatan di Indonesia optimis tentang peralatan yang mereka miliki, sebagian besar dari mereka (90%) sepakat bahwa rumah sakit mereka memiliki teknologi yang dibutuhkan untuk sepenuhnya memanfaatkan data, dan 85% mengatakan bahwa data rumah sakit mereka akurat.

Meskipun memiliki kepercayaan tinggi pada data dan teknologi, silo data, peraturan dan kewajiban hukum tetap menjadi penghalang signifikan untuk menggunakan data secara sepenuhnya di Indonesia. Sebanyak 62% pemimpin layanan kesehatan Indonesia menyebutkan silo data menghambat kemampuan untuk menggunakan data secara efektif, dan masalah yang diperburuk oleh sistem kesehatan Indonesia yang terdesentralisasi di seluruh pulau.

Sekitar 31% dari pimpinan –lebih tinggi dari rata-rata global 27% – menginginkan kejelasan lebih terkait pengumpulan dan penggunaan data. Meskipun Indonesia memiliki perundang-undangan yang mengatur perlindungan data secara umum, saat ini Indonesia belum memiliki peraturan untuk sistem kesehatan digital, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas kebocoran data pasien. Oleh karena itu, satu dari lima pimpinan (20%) menyatakan kebijakan dan peraturan data sebagai hambatan terbesar dalam penggunaan data yang efektif dan 21% merasa kurangnya pengetahuan atau pemahaman karyawan tentang cara menggunakan data juga menjadi faktor penghambat.

Pelatihan bisa menjadi salah satu solusi di Indonesia. 64% pemimpin layanan kesehatan Indonesia mengatakan staf mereka kewalahan dengan banyaknya data yang tersedia, dan 18% merasa hal ini akan mengakibatkan karyawan mungkin akan menolak untuk beralih ke teknologi baru. Hanya 7% dari pimpinan di Indonesia yang mengatakan bahwa mereka memiliki semua keahlian yang dibutuhkan untuk memanfaatkan data sepenuhnya.

Untuk mengatasi hal ini, pimpinan juga akan berkolaborasi dengan pemain ekosistem lainnya. Misalnya, 59% pemimpin layanan kesehatan di Indonesia ingin bermitra dengan perusahaan asuransi kesehatan atau bermitra dengan rumah sakit lain dan 31% memilih perusahaan teknologi kesehatan sebagai mitra pilihan. Dari kemitraan ini, 30% pimpinan di Indonesia menginginkan panduan tentang masalah hukum, 31% menginginkan pemeliharaan layanan kesehatan yang berkelanjutan. Dua preferensi teratas ini menyoroti bagaimana pimpinan mencari lebih dari sekadar solusi teknologi; dan terbuka untuk kemitraan jangka panjang yang menawarkan solusi terintegrasi di seluruh bidang pelayanan kesehatan, dari teknologi hingga masalah hukum serta pemeliharaan layanan kesehatan yang berkelanjutan.

Bagaimana analisis prediktif dapat menyempurnakan layanan

Pimpinan layanan kesehatan di Indonesia paham akan potensi dari analisis prediktif, dimana 11% pimpinan layanan kesehatan di Indonesia telah menerapkan analisis prediktif, 54% aktif mengadopsinya, dan 30% lainnya berencana mengadopsinya dalam beberapa tahun mendatang. 94% yakin bahwa analisis prediktif dapat menguntungkan secara klinis, untuk membantu penyedia layanan kesehatan memberikan pelayanan yang tepat, kepada pasien yang tepat, dan di waktu yang tepat. 83% percaya pada keuntungan operasional, dimana teknologi ini memberikan kemampuan kepada sistem layanan kesehatan untuk mengidentifikasi tren, meningkatkan pelayanan, dan mengurangi biaya. Pimpinan juga menyadari bahwa analisis prediktif dapat menjadi alat yang tak terpisahkan dalam mengatasi ketimpangan kesehatan, salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh layanan kesehatan Indonesia saat ini.

Meningkatkan sistem dan protokol keamanan data merupakan cara utama untuk meningkatkan kepercayaan dalam analisis prediktif, baik dalam pengaturan operasional (39%) maupun klinis (36%). Meningkatkan akurasi algoritme juga mendorong kepercayaan di kedua area. Namun, ada beberapa perbedaan antar-lingkungan pelayanan. Secara klinis, 33% pimpinan di Indonesia mengatakan peningkatan kualitas sumber data adalah cara utama untuk meningkatkan kepercayaan dalam analisis prediktif, sementara 29% lainnya menyatakan bahwa cara utama tersebut adalah peningkatan transparansi dalam pemerolehan wawasan dan rekomendasi. Sebaliknya, 32% dari mereka melaporkan bahwa mengurangi bias algoritmis dan meningkatkan keterlibatan manusia (27%) akan meningkatkan kepercayaan pada aplikasi operasional analisis prediktif.

Sejak 2016, Philips telah melakukan penelitian orisinal untuk membantu menentukan kesiapan negara menghadapi tantangan kesehatan global dan membangun sistem kesehatan yang efisien dan efektif. Untuk detail tentang metodologi laporan Future Health Index dan akses lengkap laporan Indonesia Future Health Index 2022 secara keseluruhan, kunjungi situs ini.

Tampung Inspirasi Positif Generasi Muda, Pocari Sweat Kembali Gelar Bintang SMA 2022

GayaKeren.id – Remaja di usia Sekolah Menengah Atas menjadi remaja yang siap menyongsong masa depan dengan berbagai ide kreatif yang membutuhkan wadah untuk berekpresi dan menyalurkan inspirasinya. Dan kompetisi menjadi tempat dimana mereka menakar kemampuannya mengasah diri di bidang yang memang diminatinya.

Pocari Sweat yang konsisten memberikan wadah penyalur inspirasi para remaja sejak 2019, tahun ini kembali menyelenggarakan Pocari Sweat Bintan SMA 2022. Dengan mengusung komunikasi “Sweat for Dream” sebagai bentuk dukungan untuk anak-anak muda yang ingin mewujudkan mimpi dengan usaha dan keringat. Hadir sebagai narasumber di konferensi pers yang dibawakan Daniel Mananta hari ini adalah Puspita Winawati, Reza Rahadian, dan Eka Gustiwana.

POCARI SWEAT kembali lagi dengan BINTANG SMA di tahun keempatnya karena setiap tahun kita selalu temukan bakat-bakat yang semakin variatif dan partisipasi dari kota-kota yang semakin luas. Dan kita merasa potensi bakat dari anak-anak SMA di Indonesia ini sangat luar biasa. Untuk itu, harapan kami, semangat mengejar mimpi yang ditunjukkan anak-anak SMA ini tidak hanya berhenti menginspirasi di mereka saja, tapi bisa menularkan inspirasi tersebut ke lintas generasi. Dengan harapan, semakin banyak orang yang tidak berhenti mengejar mimpi mereka, dengan usaha dan keringat,” ujar Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati yang biasa dipanggil Wina.

Tahun ini, BINTANG SMA berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Ruangguru, dan Narasi untuk menghadirkan pengalaman seru dan edukatif bagi para peserta. Di BINTANG SMA 2022, POCARI SWEAT juga membawa panel juri dengan figur-figur yang inspiratif dan memiliki segudang pengalaman di bidangnya yaitu Najwa Shihab, Cinta Laura, Reza Rahadian, dan Eka Gustiwana. Para juri akan memberikan bimbingan, berbagi pengalaman mereka, serta menilai bakat-bakat dari peserta BINTANG SMA 2022. Tidak hanya itu, pemenang BINTANG SMA 2022 juga memiliki kesempatan untuk berkolaborasi di Jepang dengan salah satu juri.

“Pemenang BINTANG SMA 2022 akan menjadi brand ambassador dari POCARI SWEAT dan juga mendapatkan special project di Jepang dengan salah satu juri. Harapannya agar BINTANG SMA bisa menghasilkan karya yang menjadi milestone untuk anak-anak SMA yang berpartisipasi dan kelak menjadi portofolio mereka di masa depan,” Wina menambahkan.

Aktor Indonesia, Reza Rahadian mengatakan, “Sebagai juri tahun lalu yang diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan pemenang BINTANG SMA, saya sangat impressed. Saya yakin dengan bimbingan yang tepat, dan wadah seperti BINTANG SMA ini, anak-anak SMA ini bisa menghasilkan karya yang luar biasa. Saya sudah tidak sabar untuk memulai tugas saya sebagai juri kembali dan menantikan talenta-talenta baru bermunculan di BINTANG SMA 2022.”

Untuk mengikuti kompetisi BINTANG SMA 2022, caranya sangat mudah. Rekam bakatmu sekreatif mungkin, lalu unggah videomu ke media sosial Instagram, Twitter, TikTok kamu, atau ke website BINTANG SMA dengan tagar #BintangSMA2022 dan tag @pocariid. Periode submission video ini akan dibuka hingga 12 Oktober dan selanjutnya para finalis akan mengikuti serangkaian acara yang diisi oleh para juri dan experts, hingga ke Grand Final tanggal 19 November di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Informasi lebih lanjut mengenai BINTANG SMA 2022 dapat mengunjungi akun media sosial Instagram @pocariid atau website pocarisweat.id/bintangsma.

Cargill Resmikan Corn Wet Mill di Pandaan Penuhi Kebutuhan Pelanggan Yang Terus Meningkat di Wilayah Asia dan Indonesia

GayaKeren.id – Cargill hari ini meresmikan pabrik pengolahan jagung basahnya (corn wet mill) di kecamatan Pandaan, Pasuruan, Jawa timur, guna memenuhi permintaan akan kebutuhan pati, pemanis, dan bahan pakan yang terus meningkat di pasar Asia dan Indonesia. Fasilitas senilai USD 100 juta (Rp 1,3 triliun) yang dibangun saat pandemi ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perekonomian lokal dengan menciptakan hingga 4.000 lapangan kerja baru serta membantu perkembangan industri makanan dan minuman Indonesia.

Prospek pertumbuhan industri makanan dan minuman di Indonesia diperkirakan sebesar 7% pasca era Covid. Hal ini menghasilkan peningkatan dalam permintaan tepung jagung, yang seringkali harus impor dari pasar internasional. Corn wet mill Cargill di Pandaan ini akan menghasilkan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan untuk industri ini. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk substitusi impor sekaligus meningkatkan ekspor produk bernilai tambah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutan pembukaannya mengatakan, “Pada Triwulan pertama tahun 2022, industri makanan dan minuman menyumbang 37,77% dari PDB industri non-migas. Investasi yang dilakukan Cargill ini diharapkan dapat memperkaya daya saing industri makanan dan minuman, dan tentunya meningkatkan pengolahan pati serta pemanis dalam negeri. Pemerintah juga menjamin ketersediaan bahan baku baik dari pasar domestik maupun global agar investasi semacam ini terus berkembang dan memungkinkan Indonesia bersaing di pasar global,” tegasnya.

“Fasilitas Cargill yang baru ini memungkinkan kami untuk membeli jagung dan mengubahnya menjadi pati dan pemanis berbahan dasar jagung, sehingga kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan baik di pasar Indonesia maupun internasional. Kami percaya dengan pabrik baru ini, kami dapat lebih mendukung tujuan pemerintah dalam menumbuhkan industri makanan dan minuman Indonesia dengan meningkatkan kapasitas serta daya saing di pasar internasional. Kami juga berterima kasih atas dukungan kuat yang kami terima dari pemerintah di semua tingkatan dengan proyek ini” ungkap Ming Peng, Managing Director Cargill Starches, Sweeteners, and Texturizers Asia.

Produsen pemanis di Indonesia menggunakan tepung jagung untuk membuat beberapa produk bahan makanan dengan nilai tambah tinggi, seperti glukosa, sorbitol, dan maltodekstrin, yang telah diekspor ke lebih dari 40 negara di Asia dan Afrika, seperti Jepang, Filipina, India, Afrika Selatan, Australia, Vietnam, Mesir, dan negara lainnya.

Pabrik jagung basah baru ini telah mengadopsi teknologi canggih, dengan penerapan industri 4.0, dan untuk mengoptimalkan otomatisasi, seluruh proses dari pabrik hingga pengemasan menggunakan sistem robotika. Fasilitas baru ini juga telah menerapkan standar tertinggi dalam pengelolaan limbah dan konservasi air, mengurangi konsumsi listrik dan air, serta memaksimalkan efektivitas pemurnian air limbah.

Selain itu, untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, fasilitas Pandaan juga telah menetapkan model pengelolaan ekosistem melalui program rehabilitasi lahan dengan menanam lebih dari 60.000 pohon.

Pembangunan pabrik ini sudah dimulai sejak tahun 2020, dan pada pelaksanaannya Cargill menerapkan protokol keselamatan dan kesehatan yang sangat ketat, termasuk protokol pencegahan COVID-19. Tidak ada kecelakaan yang terjadi selama tahap konstruksi, dengan total lebih dari 4,7 juta jam kerja yang tercatat aman.

Naik signifikan “Penetrasi Asuransi Jiwa Tembus 8%

GayaKeren.id – Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon menyebutkan tingkat penetrasi total tertanggung perorangan asuransi jiwa terhadap total penduduk di Indonesia mencapai delapan persen pada semester I – 2022 atau naik 0,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Adapun total tertanggung perorangan asuransi jiwa pada paruh pertama tahun ini mencapai 21,9 juta orang. “Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat kepada industri asuransi jiwa semakin meningkat, di tengah tantangan perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi. Tantangan tersebut berpotensi menekan daya beli
masyarakat terhadap produk asuransi jiwa,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/9).

Selain itu Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pembayaran klaim terkait Covid-19 masih terus bertambah. Sejak Maret 2020 hingga Juni 2022, klaimnya telah mencapai Rp 9,72 triliun. Memang, angka ini terus bertambah dari posisi kuartal I-2022 meskipun tak terlalu signifikan. Dimana, pada periode itu, klaim terkait Covid-19 masih di
sekitar Rp 9 triliun.

“Klaim Covid-19 ini kombinasi antara klaim meninggal, klaim kesehatan dan hal yang berkaitan dengan manfaat selama masa pandemi Covid-19,” ujar Ketua Bidang I AAJI Fauzi Arfan .

Kenaikan tersebut juga tercermin dari total klaim dan manfaat yang dibayarkan industri asuransi jiwa yang naik tipis dari periode sama tahun lalu yang senilai Rp 83,92 triliun menjadi Rp 83,93 triliun. Nilai klaim dan manfaat pada periode enam bulan pertama tahun ini telah diterima oleh 6,05 juta orang dengan kenaikan klaim yang terbesar ada di klaim akhir kontrak. Klaim tersebut naik 56,8% secara tahunan menjadi Rp 9,68 triliun.

Di sisi lainnya, ia membeberkan total polis asuransi jiwa mencapai 21,9 juta polis atau naik 10,8 persen (yoy) dari 19,8 juta polis. Total tersebut meliputi polis perorangan 21,9 juta dan kumpulan 800 ribu polis. Selanjutnya uang pertanggungan industri asuransi jiwa tercatat sebesar Rp4.400,9 triliun atau naik 4,1 persen (yoy) dari Rp4.279,4 triliun. Uang pertanggungan itu terdiri dari perorangan Rp2.279,1 triliun dan kumpulan Rp2.121,8 triliun. (Na)

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Bank Neo Commerce Aktif Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas dan Penggiat Industri Kreatif

GayaKeren.id – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), yang merupakan salah satu bank digital terdepan di Indonesia, semakin memantapkan posisinya sebagai game changer di industri bank digital. Hal tersebut dibuktikan BNC dengan menawarkan berbagai macam layanan serta produk keuangan yang mampu menjadi solusi atas permasalahan masyarakat Indonesia pada umumnya melalui aplikasi neobank. Sebagai bentuk komitmen dalam menjawab kebutuhan nasabahnya,  BNC terus memperbanyak kolaborasi dengan berbagai pihak, dan dalam upayanya mendukung pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia serta pertumbuhan ekonomi pasca pandemi, BNC menjadi sponsor utama dalam gelaran akbar neobank Localfest yang akan diadakan pada 9-11 September 2022 di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Direktur Bisnis, PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo, mengatakan, “Bank Neo Commerce berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan digital yang lengkap untuk memberikan solusi atas kebutuhan transaksi keuangan dan lifestyle masyarakat Indonesia, tentunya tidak hanya  di Pulau Jawa, tapi juga kota-kota besar lainnya. Di tahun 2022 ini kami memperbanyak kolaborasi dengan berbagai pihak, tidak terkecuali pihak-pihak yang menyelenggarakan acara untuk UKM, salah satunya adalah neobank Localfest 2022. Hal ini kami lakukan dengan tujuan semakin mengenalkan aplikasi neobank #BuatSemua orang di seluruh Indonesia, sehingga nantinya manfaat yang kami tawarkan dapat dinikmati oleh mereka, juga sebagai bentuk dukungan kami bagi UKM di Indonesia”.

Pengguna aplikasi neobank saat ini telah mencapai lebih dari 19 juta orang, hingga September 2022, dengan proporsi pengguna sebanyak 65% berlokasi di Pulau Jawa dan 35% sisanya berada di luar Pulau Jawa.  Hal inilah yang memicu semangat BNC untuk fokus dalam upaya mendekatkan diri dan hadir di berbagai wilayah di Indonesia untuk lebih mengenalkan neobank kepada masyarakat Indonesia, dan memperluas jaringan penggunanya dengan merambah ke komunitas-komunitas.

Sepanjang tahun 2022, BNC telah hadir secara langsung bertemu dengan berbagai komunitas di berbagai daerah dan mendukung berbagai kegiatan kreatif mereka, diantaranya di Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Medan, dan Bali.

Aditya menambahkan bahwa dengan berkolaborasi dengan acara-acara lifestyle, seperti neobank Localfest 2022 ini merupakan salah satu langkah yang tepat bagi Bank Neo Commerce dalam menjangkau generasi muda Indonesia dengan mengapresiasi berbagai ekspresi kreatif mereka. Menjadi tetap relevan dan kekinian adalah kunci agar bank digital tetap eksis dan dapat memberikan layanan yang terbaik.

“Setelah dua tahun lebih kita diharuskan untuk menjaga jarak, mengerjakan segala sesuatu dari rumah, di momentum ini, kami di BNC ingin turut mendukung industri kreatif yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi. BNC berkomitmen untuk selalu menghadirkan solusi dan memenuhi kebutuhan nasabah kami,” tutup Aditya.