Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dan Smesco Indonesia, Accor Lanjutkan Komitmen Dukung UMKM

GayaKeren.id – Melanjutkan komitmennya dalam upaya mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Grup perhotelan Accor menjalin  kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dan Smesco Indonesia. Hal ini tertuang dalam penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Smesco Indonesia tentang “Pembentukan Kerja Sama dalam Pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk mendukung Pemulihan Ekonomi pada Bidang Jasa Perhotelan,” yang dilakukan oleh Senior Vice President Operations & Government Relations, Accor Indonesia & Malaysia, Adi Satria; dan Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (Smesco Indonesia), Leonard Theosabrata. Penandatanganan disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di ibis Bandung Trans Studio, Bandung, pada Sabtu (03/04).

CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmons di lokasi terpisah menyampaikan merasa bangga dan terhormat  karena dapat melanjutkan komitmen grup  untuk terus mendukung Pemerintah Indonesia melalui upaya pengembangan pelaku UMKM  demi pemulihan ekonomi khususnya di masa-masa yang penuh tantangan ini serta turut mensukseskan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia. “Kami antusias untuk terlibat secara aktif mulai dari proses kurasi produk UMKM kemudian mempromosikan dan memanfaatkan produk-produk tersebut dimanapun hotel-hotel Accor berada di berbagai destinasi di Indonesia.”

“Saat ini Smesco Indonesia dan Accor telah melakukan kurasi bersama produk UMKM jenis kebutuhan resto, bedroom, bathroom, toiletries, amenities, home dekor, house hold serta minibar. Produk UMKM yang telah terseleksi ini akan mengisi kebutuhan hotel-hotel Accor yang berjumlah lebih dari 130 hotel di seluruh Indonesia.” Demikian Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata menjelaskan.

Lebih lanjut, latar belakang dipilihnya UMKM Provinsi Jawa Barat sebagai lokasi pilot project penyertaan UMKM masuk kedalam rantai pasok industri perhotelan nasional tak lain karena Jabar selama ini merupakan trendsetter produk-produk lokal unggulan di Indonesia, terdapat 15.000 UMKM Jawa Barat aktif terbesar dalam berbagai cluster produk.

Leonard Theosabrata menambahkan, produk UMKM juga diharapkan dapat berperan untuk hotel-hotel yang akan dibangun di beberapa wilayah di Indonesia diantaranya : Jawa Timur dan Banten. Kurasi sudah akan dilakukan sesegera mungkin agar setelah pembangunan selesai produk UMKM sudah bisa digunakan yang tentunya melalui kurasi bersama antara Smesco & Accor.

“Proses informasi kerjasama Smesco dan Accor melalui Dinas Koperasi & UKM di seluruh Indonesia yang penyebaran informasinya disosialisasikan melalui Medsos dan proses pendaftaran melalui link secara online. Hingga kini antusias UMKM  untuk berpartisipasi sangat bagus, terdaftar lebih dari 600 UMKM yang memiliki produk unggulan dibidang Industri Hotel. Demikian Leonard menegaskan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan terima kasih kepada Accor grup atas kerjasama, komitmen untuk membantu memasarkan produk-produk UMKM di jaringan hotel Accor. “Saya kira kerja sama ini menjadi terasa istimewa di tengah pandemi covid karena UMKM banyak terpukul dari sisi permintaan, omzetnya banyak yang turun dan kemudian mereka punya masalah dengan pembiayaan.”

Teten melanjutkan  “Ke depan kita ingin akan semakin banyak produk UMKM yang bisa terhubung dengan ekosistem hotel Accor grup. Saya kira bukan semacam showcase saja, tapi ini bagi kami akan sangat bermanfaat , sangat penting untuk mempromosikan dan menaikan branding produk UMKM di jaringan hotel. Dan tentu dari pihak kamipun berkepentingan nanti untuk membantu standar kurasinya karena kami ingin bagi tamu hotel juga ini bagi hotelnya juga ini memberikan nilai tambah. Saya memberikan apresiasi dan mudah-mudahan kerja sama ini kita bisa perluas lagi.”

Garth menambahkan bahwa selain melalui kerja sama dengan berbagai pihak, dukungan kepada UMKM diberikan oleh hotel-hotel Accor di Indonesia melalui sebuah program bernama “Rediscover Indonesia” yang hadir di lebih dari 130 hotel-hotel Accor di 30 destinasi di Indonesia. Program ini menawarkan pengalaman menginap sambil menjelajahi seni dan budaya unik di Indonesia serta menikmati pengalaman lokal ikonik  dengan produk dari para pelaku UMKM yang telah dikurasi. Rediscover Indonesia memungkinkan para tamu untuk menghargai dan mencintai alam, budaya, dan adat istiadat melalui empat pilar: kuliner, seni dan budaya, kesegaran dan kesehatan, serta destinasi, serta mendukung gerakan pemerintah #DiIndonesiaAja #BanggaBuatanIndonesia #BanggaBerwisataDiIndonesia.

Kemendag Kembali Jalin Kerja Sama dengan Perhotelan dan Perbankan Dorong Pemberdayaan UMKM di SulawesiUtara

GayaKeren.id – Kementerian Perdagangan kembali menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Penandatanganan disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Manado, Sulawesi Utara, pada hari ini, Kamis (25/2).

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Ida Rustini; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Kindangen; Pemimpin Wilayah 11 Manado PT BNI Koko Prawira Butar Butar;sertaSenior Vice President PT AAPC Indonesia Adi Satria. Pada penandatanganan kerja sama ini, UMKM akan menjadi penyedia kebutuhan hotel. Selain itu, sebagai dukungan dalam mempromosikan produk UMKM, hotel secara periodik menyediakan ruang pamer di area yang strategis.

“Kegiatan ini menunjukkan, Kemendag bersinergi dengan Pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memberikan keberpihakan kepada UMKM. Hal ini karena UMKM merupakan landasan dari perekonomian Indonesia dan sebagai penggerak sektor perdagangan. Menjadi kebanggaanbersama jika produk UMKM dapat menembus pasar ekspor. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan ekspor nasional. Salah satunya, dengan mengindentifikasi produk potensial, terutama produk-produk UMKM,” ungkap Wamendag.

Kemendag, lanjut Ida, akan membentuk tim untuk mengevaluasi pelaksanaan perjanjian kerja sama setiap empat bulan sekali. Berdasarkan pelaksanaan enam kerja sama yang dilakukan sebelumnya, nilai kontrak hotel dengan UMKM mencapai Rp 492,803 juta per bulan dengan jumlah seluruh kontrak selama satu tahun mencapai Rp 5,9 miliar. Sementara penyaluran kredit BNI kepada UMKM senilai Rp 3,37 Miliar.

Sementara itu,CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmonsdi lokasi terpisah menyampaikan rasa hormatnya karena dapat terus mendukung Pemerintah Indonesia dan para pelaku UMKM selama masa pandemi. “Kami siap untuk mempromosikan dan memanfaatkan produk UMKM yang telah dikurasi di Sulawesi Utara serta provinsi-provinsi lain sebelumnya,”ungkapnya.

Pada acara ini Accor telah memanfaatkan alat pemindai GeNose C19, inovasi buatan Indonesia sebagai kelanjutan komitmen demi mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia. “Kami berharap Inovasi ini dapat bersinergi dengan ALL SAFE, protokol kebersihan dan higienitas dari Accor global yang dijalankan sesuai dengan peraturan pemerintah setempat sertaselaras dengan pedoman protokol kesehatan pemerintah Indonesia untuk aspek Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE),” terang Garth.

Kepala Jaringan dan Jasa PT BNI Wilayah 11 Manado Ferry Sinaga menjelaskan, di era digital BNI berperan dalam pengembangan digitalisasi pembayaran, konsultan usaha dan penyaluran pembiayaan UMKM, serta pengembangan bisnis rintisan melalui Agen 46. BNI telah mendukung digitalisasi pembayaran ritel melalui EDC merchant, QR Code Payment, serta e–Retribusi di pasar rakyat. Digitalisasi pembayaran ini turut mendukung protokol Covid-19 yang mengurangi kontak fisik antara pembeli dan penjual.

“Sebagai dukungan BNI terhadap program pengembangan UMKM di Sulawesi Utara, pada kegiatan ini telah diserahkan KUR Ritel Sektor UMKM BNI kepada dua pelaku UMKM masing-masing sebesar Rp500 juta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BUMN bangkitkan UMKM, yang menitikberatkan pada pengembangan sektor UMKM di Sulawesi Utara,”pungkas Ferry.

Kementerian Riset Dan Teknologi/Badan Riset Dan Inovasi Nasional Memperkenalkan Hybrid GeNose C19

GayaKeren.id – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menghadiri Hybrid Launching Genose C19 ‘Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia’ di Hotel Raffles Jakarta, Jumat (19/02). Dalam kesempatan ini Menristek/Kepala BRIN menyampaikan sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Sebagai bagian dari upaya revitalisasi sektor pariwisata, protokol kesehatan tetap menjadi prioritas, namun pada waktu yang sama harus dilakukan pula langkah-langkah pemulihan lainnya.

“Betapapowerfull-nya GeNose ini untuk memulihkan sektor pariwisata dan memulihkan mobilitas, tidak hanya berbicara pariwisata namun intinya mobilitas masyarakat. Idealnya GeNose ditempatkan selain di tempat wisata dan pabrik, belum lagi Gedung perkantoran dan tempat umum seperti pasar, mall. Mobilitas orang tentunya tetap harus mengikuti protokol kesehatan, tetapi GeNose harapannya dapat membantu mobilitas yang mengikuti protokol kesehatan ini bisa lebih bergerak, memulai upaya pemulihan ekonomi. Istilahnya adalah upaya kecil untuk sesuatu yang besar, kita butuh sesuatu untuk pemulihan ekonomi,” jelas Menristek/Kepala BRIN.

Menteri Bambang berharap ke depannya GeNose C19 sebagai produk dan inovasi Indonesia dapat menjadi dan memenuhi standar global sehingga dapat menembus pasar ekspor. Menteri Bambang juga mengapresiasi Accoryang akan menggunakan GeNose C19 di lingkungan hotel di bawah manajemennya dan mendukung inovasi anak bangsa.

“Apresiasi dan terima kasih kepadaAccor Groupyang akanmenggunakan GeNose pada semua hotel yang manajamennya di bawah Accor Groupdi seluruh Indonesia. Mudah-mudahan Mr. Garth Simmons dan seluruh Top Management Accor, tidak hanya di Asia Pasifik tapi juga diberbagai belahan dunia bisa melihat GeNose dapat membantu upaya pemulihan sektor pariwisata dari Covid-19,” terang Menteri Bambang.

Sementara itu Chairman of Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar menyambut baik adanya GeNose C19 dan memastikan insan pariwisata siap mendukung serta mempromosikan atas produk inovasi Indonesia. “Nantinya akan ditandatangani nota dukungan secara nyata dan konkret, kita bangga produk Indonesia, kita gunakan, kita juga harap mampu menjadi produk yang diekspor, kita sukseskan ini menjadi inovasi Indonesia,” ujar Sapta Nirwandar.

Masih dalam acara ini, diagendakan juga penandatangan Nota Kesepahaman tentang Kemitraan dalam Promosi dan Pemanfaatan Produk Riset dan Inovasi untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi pada Bidang Jasa Perhotelan antara Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN diwakili Sekretaris Menteri Riset dan Teknologi/Sekretaris Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional Mego Pinandito dengan PT AAPC Indonesia diwakili oleh Senior Vice President Operations and Government Relations, Accor Indonesia and Malaysia, Adi Satria.

Sebagai bukti nyata juga dilakukan simbolis serah terima GeNose C19 dari Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN kepada Adi Satria selaku Senior Vice President Operations and Government Relations, Accor Indonesia and Malaysia. Accor Indonesia dalam hal ini telah memesan 100 unit GeNose C19.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang dalam kesempatan ini sedang melakukan kunjungan ke kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara, menyempatkan memberikan selamat melalui daring atas launching GeNose C19 untuk pariwisata Indonesia dan berharap GeNose C19 dapat segera hadir di Kawasan Danau Toba.

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Menteri Riset danTeknologi/Sekretaris Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional Mego Pinandito, Staf Ahli Bidang Pembiayaan Riset dan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi sekaligus Ketua Konsorsium Riset Inovasi Covid-19 Ali Ghufron Mukti, Staf Khusus Menteri Bidang Pendanaan dan Investasi Kemenristek/BRIN Ekoputro Adijayanto, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Kemenristek/BRIN Danang Rizki Ginanjar, Ketua Konsorsium Produksi GeNose C19 Eko Fajar Nur Prasetyo, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf R Kurleni Ukar,Senior Vice President Operations and Government Relations , Accor Indonesia and MalaysiaAdi Satria, perwakilan Asosiasi-asosiasi Pariwisata Indonesia.

 

 

 

Accor Luncurkan Kunci Global, “Accor Key”

GayaKeren.id – Melalui siaran pers, Selasa (9/2), Accor luncurkan global solusi kunci digitalnya, “Accor Key”, sejalan dengan strategi Grup untuk menyediakan perjalanan tamu nirsentuh di fasilitasnya. Fokus peluncurannya adalah untuk menyediakan solusi pintu masuk tanpa kunci kepada pelanggan, sambil memastikan bahwa hotel tidak kehilangan sentuhan manusia yang dibutuhkan tamu. Setibanya di tempat tujuan, pelanggan akan menerima kunci kamar mereka secara virtual setelah mengunduh aplikasi kunci digital Accor. Pelanggan kemudian akan diberikan akses ke kamar, masuk ke ruang rapat dan akses lantai melalui lift menggunakan smartphone mereka. Setelah meninggalkan hotel, kunci seluler secara otomatis akan dinonaktifkan.

Patrick Mendes, Chief Commercial Officer Accor untuk Sales, Marketing, Distribution and Loyalty, berkata: “Kami sangat senang mengumumkan peluncuran” Accor key“di seluruh jaringan kami. Mewujudkan pengalaman tamu tanpa kontak dan mulus adalah prioritas Accor. “Accor key” adalah contoh yang bagus tentang bagaimana Grup dapat membangun solusi dan menerapkannya secara efisien di semua negara operasi Accor.”

Floor Bleeker, Chief Technology Officer Accor, menambahkan: ““Kami selalu berusaha untuk mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan pengalaman tamu secara keseluruhan. Para tamu semakin mencari pengalaman perjalanan contact-light dan hotel. Oleh karena itu, aplikasi yang mudah dioperasikan dan sangat praktis akan memberikan proses yang efisien untuk tamu kami.”

Program Accor key akan diberikan melalui kemitraan dengan STAYmyway. Faustino Fernandez, STAYmyway founder & CEO menyampaikan: “Kami merasa terhormat bisa bekerja dengan perusahaan inovatif seperti ini pada saat kritis dalam industri kami. Studi Deloitte baru-baru ini menunjukkan bahwa 60% wisatawan lebih cenderung menginap di hotel yang mengizinkan check-in tanpa kontak dan kemampuan untuk menggunakan smartphone sebagai kunci kamar — 16% bahkan mengatakan itu “harus dimiliki”. Permintaan lebih tinggi untuk wisatawan yang sering bepergian.” Mengikuti program percontohan yang sukses di Amerika Utara, Eropa dan Asia, peluncuran akan dimulai di semua hotel baru Accor yang dibuka pada tahun 2021 dan diperluas ke properti yang ada dengan tujuan untuk melengkapi 500 hotel dengan Accor Key tahun ini, dan setidaknya 50% dari semua ruangan di seluruh jaringan dalam lima tahun ke depan.

Dengan memberi pelanggan akses ke kamar mereka tanpa kunci fisik, Accor juga akan membantu mengurangi jumlah plastik yang digunakan untuk kartu kunci tradisional dan karton untuk tempat kunci.

Sambut Tahun Baru Imlek, Accor Tawarkan Ox-picious Poin Reward 888

GayaKeren.id – Menyambut Tahun Kerbau,  Accor Live Limitless (ALL) menawarkan menginap eksklusif yang memberikan bonus 888 poin bagi anggotanya yang loyal. Penawaran ini berlaku di 275 properti Accor di seluruh Asia Tenggara, di delapan negara termasuk Indonesia, Vietnam,  Thailand, dan Singapura, untuk masa inap antara 1 Februari dan 31 Maret 2021.

Garth Simmons, Chief Executive Officer, Accor Southeast Asia, Japan & South Korea, menyampaikan: “Sulit bagi anggota kami untuk bepergian selama setahun terakhir, tetapi Accor membantu mereka menyambut Tahun Kerbau dengan awal yang baik melalui berbagai penawaran yang dapat mereka nikmati bersama orang yang mereka cintai, sambil mendapatkan bonus poin reward. Baik berkumpul dengan keluarga dan teman di Bangkok yang ramai, berlibur di pulau ke Sentosa, atau tempat peristirahatan yang damai di Lembah Sapa, Accor menawarkan berbagai properti indah untuk merayakan Tahun Baru dengan penuh gaya. ”

Sebagai program loyalitas gaya hidup gratis dari Accor, ALL menawarkan lebih dari sekadar hotel, memberikan kesempatan kepada anggota untuk berhemat dan menikmati hak istimewa termasuk minuman selamat datang, peningkatan kamar suite, dan sarapan gratis. Anggota juga menerima tarif diskon di lebih dari 5000 hotel di seluruh dunia serta penawaran promosi khusus sepanjang tahun, dengan diskon hingga 40%. Poin dapat diperoleh tidak hanya dari akomodasi, tetapi juga di ribuan restoran dan bar di seluruh jaringan. ALL juga satu-satunya program loyalitas yang menawarkan fleksibilitas penuh tanpa tanggal black-out.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penawaran eksklusif 888 poin reward, silakan kunjungi: https://all.accor.com/loyalty-program/promotions-offers/bonus-offers/owm013168-001-888-reward-points-lunar-new-year.en.shtml

Jalin Kerja Sama Kembali dengan Perhotelan dan Perbankan,Kemendag Dorong Pemberdayaan UMKM di Jawa Barat

GayaKeren.id – Kementerian Perdagangan kembali menandatangani perjanjian kerja sama untuk mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero), dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di hotel Pullman Bandung Grand Central, Bandung, Jawa Barat, hari ini, Selasa(29/12). Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perdagangan Ida Rustini, Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat Mohamad Arifin Soedjayana, Senior Vice President Operations and Government Relations PT AAPC Indonesia Adi Satria, Pimpinan Kantor Wilayah Jawa Barat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Arif Suwasono.

“Kami mengajak PT AAPC Indonesia, PT BNI (Persero), dan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat bersinergi melalui penandatanganan perjanjian kerja sama untuk meningkatkan dan menggunakan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Barat,” kata Wamendag Jerry.

Wamendag Jerry mengungkapkan beberapa poin penting dalam penandatanganan kerja sama ini, yaitu koordinasi antar pihak-pihak terkait, pertukaran data dan informasi, serta pembinaan UMKM; kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria dari pihak-pihak terkait; serta fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan kepastian dan kesinambungan terkait pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Jawa Barat. Semoga langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini dapat diikuti pemerintah daerah lainnya,”tutur Wamendag Jerry.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra menambahkan,kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata Kementerian Perdagangan mendorong peningkatan konsumsi penggunaan produk dalam negeri, khususnya produk-produk yang dihasilkan UMKM karya anak bangsa. Sementara itu, Garth Simmons CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Koreadi lokasi terpisah menyampaikan penandatanganan perjanjian kerja sama di Jawa Barat adalah tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Semarang. Kerja sama di Jawa Barat sebagai provinsi ke-6 merupakan komitmen kami untuk terus memberdayakan UMKM dan mendorong semangat Bangga Buatan Indonesia (BBI). Saat ini, sembilan hotel kami di Jawa Barat telah melakukan kurasi dan menghasilkan lebih dari 20 UMKM yang siap bersaing. Semoga partisipan hotel kami akan terus bertambah dan meluas ke provinsi lainnya. Sehingga, semakin banyak UMKM yang dapat berkembang, ujar Garth.

Accor secara global, termasuk di Indonesia mengimplementasikan ALL SAFE, yaitu label kebersihan dan pencegahan yang didukung kepatuhan pada peraturan dan hukum setempat. Label ini menjadikan salah satu standar keselamatan yang terketat di dunia perhotelan untuk menjamin setiap hotel telah menjalani langkah-langkah keamanan tambahan demi melindungi para tamu, karyawan, dan mitra hotel. Accor menyambut para tamu kembali menginap ataupun mengadakan acara di hotel-hotel Accor dengan rasa aman dan tenang. Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana menambahkan, penandatanganan kerja sama hari ini adalah momentum yang baik menuju UMKM tangguh dan berkelanjutan dalam upaya membangun kekuatan dan kedaulatan ekonomi.

“Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung kerja sama ini. Kami harap, sinergi ini akan meningkatkan semangat dan motivasi para eksportir dan pelaku UMKM, khususnya di Jawa Barat,” ujar Arifin. Sebelumnya, penandatanganan kerja sama ini telah dilakukan di Balikpapan, Kalimantan Timurpada22 Desember 2020; diBadung, Balipada 26 November 2020; di Surabaya, Jawa Timurpada 25 November 2020; di Yogyakarta, DIY pada 16 Oktober 2020; dan di Semarang, Jawa Tengah pada 15 Oktober 2020.

Gandeng Sektor Perhotelan, Akomodasi Dan Perdagangan, Kemendag Tingkatkan Daya Saing UMKM Di Kalimantan Timur

GayaKeren.id – Kementerian Perdagangan bersama PT AAPC Indonesia (Accor) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing dan transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pemasaran produkdan pembiayaan usaha. Komitmen ini diimplementasikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan melalui Pemanfaatan Fasilitas Perhotelan dan Jasa Akomodasi serta Penyediaan Layanan Perbankan di wilayah Kalimantan Timur.

Penandatanganan dilakukan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Johni Martha; Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur H.M. Yadi Robyan Noor; Senior Vice President Operation and Government Relations PT. AAPC Indonesia (Accor) diwakili Senior Director PT. AAPC Indonesia Helmy Kurniawan; dan Pemimpin Kantor Wilayah Banjarmasin PT BNI Mahrauza Purnaditya. Penandatanganan disaksikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra serta Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Abu Helmi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (22/12).

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman bersama yang ditandatangani antara Kementerian Perdagangan dengan PT AAPC Indonesia dan PT BNI di Semarang pada 15 Oktober 2020 lalu. Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan ini juga telah dilakukan di Yogyakarta pada 16 Oktober 2020, Jawa Timur pada 25 November 2020, dan Bali pada 26 November 2020.

“Pada kesempatan ini, kami mengajak PT AAPC Indonesia, PT BNI,dan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur untuk turut mendukung sektor UMKM dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama guna mendukung program pemerintah terkait peningkatan dan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Syailendra. Menurut Syailendra, perjanjian kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen Kementerian Perdagangan dalam melaksanakan arahan Presiden RI Joko Widodo yang telah mencanangkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesiapada 14 Mei 2020untuk mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri, khususnya produk UMKM.

“Poin penting perjanjian kerja sama ini adalah koordinasi antar-pihak terkait, pertukaran data dan informasi serta pembinaan terhadap UMKM; kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi antara pihak, dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria dari pihak terkait; serta fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait,” jelas Syailendra.

Pada kesempatan ini, Syailendra juga menyampaikan apresiasinya kepada Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan. “Saya sangat mengapresiasi Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan yang pada saat pembatasan diberlakukan, tetap mengedepankan dan mendorong UMKM untuk terus dapat berusaha dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Syailendra.

Di kesempatan terpisah, CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmons menyampaikan, Accor merasa senang dan bangga dapat berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM melalui kelanjutan kolaborasi di Kalimantan Timurini. “Beberapa UMKM dengan berbagai jenis produk telah dikurasi dan siap dimanfaatkan sebagai fasilitas di hotel-hotel Accor, khususnya di wilayah Kalimantan Timur. Selanjutnya, Accor siap untuk terus mendukung pelaku UMKM sebagai bagian dari penggerak ekonomi bangsa,” ujar Garth.

Selain itu, lanjut Garth, menanggapi kebutuhan saat ini akan kebersihan dan keamanan sebagai prioritas dalam pelayanan hotel demi melindungi para tamu, karyawan, dan mitra hotel; Accor telah meluncurkan label ALL SAFE, yakni label kebersihan dan pencegahan dari Accor yang didukung kepatuhan pada peraturan dan hukum setempat. Sehingga, mereka yang berada di lingkungan hotel dapat merasa aman dan tenang.

Johni menambahkan, sebagai tindak lanjut penanda tanganan kerja sama ini, Kementerian Perdagangan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM menyampaikan produk UMKM kepada Accor untuk dilakukan kurasi. Nantinya, produk yang lolos akan mendapatkan kontrak kerja sama jual beli. “Untuk produk yang belum lolos kurasi akan diberikan pembinaan kembali agar dapat menyesuaikan dengan standar dan harga yang ditentukan pihak hotel,” imbuh Johni.

Sedangkan, sebagai dukungan dalam upaya mempromosikan produk UMKM, hotel secara periodik akan menyediakan ruang pamer di area yang strategis. “Dengan dilaksanakannya kerja sama ini, semoga menjadi inspirasi bagi hotel-hotel lain di Indonesia dalam mendukung program Bangga Buatan Indonesia dengan membeli kebutuhan hotelnya dari para pelaku UMKM.  Sedangkan untuk BNI, semogadapat memperluas pemberian bantuan permodalan UMKM di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Syailendra.

 

Accor Meluncurkan Kompleks Hotel Bermerek Pertama di Bandung bersama Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central

GayaKeren.id – Grup perhotelan terkemuka dunia Accor, memperkenalkan kompleks hotel multi-merek yang sangat dinanti di area utama Bandung yang menampilkan Pullman Bandung Grand Central dan ibis Styles Bandung Grand Central. Terletak bersebelahan, kedua hotel ini terletak di salah satu lingkungan bersejarah paling bergengsi di Bandung dan dikelilingi oleh tempat-tempat wisata terkenal, kantor perusahaan, dan hanya beberapa menit dari tempat perbelanjaan terkini. Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central menawarkan pusat yang menginspirasi baik untuk pelancong bisnis maupun rekreasi.

Chief Executive Officer, Accor Southeast Asia, Japan, South Korea, Garth Simmons menyampaikan, “Kami dengan senang hati membuka kompleks hotel multi-merek pertama kami di Bandung, ibu kota provinsi Jawa Barat, Indonesia. Peluncuran kedua merek ini menandai tonggak lain bagi perkembangan Accor, memperkuat posisinya sebagai pemimpin perhotelan global dan regional serta menunjukkan pertumbuhan merek premium dan ekonomi kami di Indonesia. ”

Pullman Bandung Grand Central menawarkan pengalaman premium yang sangat terhubung kepada para tamunya. Terinspirasi oleh daya tarik Jawa Barat, hotel ini menawarkan 279 kamar dan suite yang dilengkapi dengan tempat tidur berkualitas tinggi dari Pullman dan menu bantal yang beragam dari Pullman. Semua kamar dihiasi dengan jendela setinggi langit-langit yang menghadap ke pemandangan kota yang menakjubkan. Solusi teknologi tinggi, termasuk sistem televisi pintar dan Wi-Fi berkecepatan tinggi, tersedia 24/7 bagi para tamu untuk tetap terhubung.

Untuk para pecinta kuliner, Pullman Bandung Grand Central menyajikan hasil bumi terbaik yang ditawarkan Bandung, memberikan pengalaman gastronomi langsung dari pertanian organik dan bersumber secara lokal bagi para tamu. SADRASA Kitchen & Bar – dunia rasa, adalah ruang inovatif yang dirancang untuk menikmati resep tradisional dengan sentuhan modern atau menikmati sajian favorit internasional. Restoran ini melayani hingga 170 orang dan buka setiap hari dari jam 6 pagi sampai 10.30 malam. Tersedia area sosial yang dapat dipesan dari sore hingga larut malam di T-BOX Lounge, di mana Anda dapat menikmati kue-kue lokal dan minuman trendi. Untuk malam yang memanjakan, restoran steak bergaya & edgy MAD COW Wine & Grill menawarkan daging dan anggur berkualitas tinggi dengan pemandangan kota tanpa batas dari ketinggian.

ibis Styles Bandung Grand Central menyediakan 240 kamar, dengan beberapa kamar menampilkan pemandangan langsung ke gedung bersejarah yang ikonik, Gedung Sate. Kamar-kamar ini menyambut Anda untuk masa inap yang santai dengan dekorasi yang cerah dan bergaya nyaman yang terinspirasi oleh kehijauan sawah dan pemandangan indah Jawa Barat. Semua kamar memiliki Sweet Bed by ibis Styles™ untuk tidur pulas. Bean bag yang unik & Remy yang menggemaskan, boneka monyet kami, tersedia di setiap kamar untuk menambah pengalaman menginap yang menyenangkan.

Hidangan kontemporer sepanjang hari di sTREATs menawarkan pengalaman bersantap yang menggugah selera, mulai dari menu prasmanan hingga ala carte. Terinspirasi oleh jajanan kaki lima lokal Bandung, Restoran sTREATs menyajikan masakan Asia yang dibuat dengan cermat untuk memanjakan lidah dengan citarasa lokal yang kuat. Desain yang segar dan menyenangkan menciptakan ruang makan yang dinamis, populer di Bandung. Berkomitmen untuk memberikan akses mudah ke semua wisatawan dengan suasana hati senang, koneksi langsung ke area makan dapat diakses menggunakan lift internal.

Untuk merayakan dibukanya Pullman Bandung Grand Central dan ibis Styles Bandung Grand Central, para tamu dapat menikmati Kamar Deluxe, mulai dari Rp1.788.000,-net per kamar per malam dengan sarapan prasmanan setiap hari untuk 2 (dua) orang di Pullman Bandung Grand Central dan nikmati Kamar Superior, mulai dari Rp500.000.-net per kamar per malam dengan sarapan prasmanan setiap hari untuk 2 (dua) orang di ibis Styles Bandung Grand Central.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut tentang Pullman Bandung Grand Central silahkan kunjungi www.all.accor.com/9101 dan di ibis Styles Bandung Grand Central www.all.accor.com/9339 atau cukup telepon +62 22 8603 8888. Tamu juga dapat mengirim email ke reservations@pullman-bandung-grandcentral.com. Pesan sekarang untuk menginap antara 15 Desember 2020 hingga 28 Februari 2021, tergantung ketersediaan.

Tingkatkan Daya Saing dan Transformasi UMKM di Jatim, Kemendag Lanjutkan Kerja Sama dengan Perhotelan dan Perbankan

GayaKeren.id – Kementerian Perdagangan kembali menegaskan komitmennya mendukung program peningkatan daya saing dan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut diimplementasikan Kemendag dengan terus menjalin kerja sama dengan grup perhotelan PT. AAPC Indonesia (Accor) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI).

Kerja sama tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama“Pengembangan Pemberdayaan UMKM di Sektor Perdagangan Melalui Pemanfaatan Fasilitas Perhotelan dan Jasa Akomodasi, serta Penyediaan Layanan Perbankan. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag Ida Rustini; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan; Vice President Accor Adi Satria,  dan Pimpinan PT BNI Wilayah Surabaya Muhamad Gunawan Putra.  Dilanjutkan penandatanganan kontrak penyediaan kebutuhan hotel antara Accor dengan UMKM, penyerahan secara simbolis kredit bagi UMKM sebesar Rp525.000.000 dan penyerahan bantuan alat produksi bagi UMKM.  Penandatanganan dan penyerahan bantuan berlangsung di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Rabu (25/11), dengan disaksikan Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur  Dr.  Ardo Sahak,  SE, MM.

Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 15 Oktober 2020 di Semarang, yang kemudian pada saat berasamaan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, penandatanganan kerja sama juga telah dilakukan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta pada 16 Oktober 2020.

“Kerja sama yang dijalin Kemendag dengan sektor perhotelan dan perbankan ini sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo. Aspek yang perlu dikedepankan yaitu ‘kolaborasi dan sinergi’, ‘kreativitas, inovasi, dan kecepatan’, serta ‘beradaptasi dengan cara baru’ sebagai kunci mutlak yang diperlukan di era digital untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang dihadapi. Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan daya saing produk dan mentransformasi UMKM dalam memasarkan produk dan pembiayaan usahanya,” ujar Suhanto.

Penandatanganan perjanjian kerja sama di Provinsi Jawa Timur ini dilakukan guna mendukung program pemerintah terkait peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM di Provinsi Jawa Timur.

Suhanto menjelaskan, poin penting  perjanjian kerja sama ini adalah, pertama, mencakup koordinasi antarpihak-pihak terkait, pertukaran data dan informasi, serta pembinaan terhadap UMKM. Kedua, kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM di sektor perdagangan yang memenuhi kriteria pihak-pihak terkait. Ketiga, fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Permasalahan yang sering dijumpai UMKM ialah pada aspek kualitas produk, modal, desain kemasan, dan pasar. Untuk itu, pemerintah dengan dukungan pihak-pihak terkait berkomitmen membantu menyediakan dan memperluas pasar produk UMKM dengan memberikan kemudahan pembiayaan dan pemasaran bagi UMKM,” ujar Suhanto.

Chief Executive Officer, Accor Southeast Asia, Japan, South Korea, Garth Simmons di tempat terpisah menyampaikan  bahwa kelanjutan kolaborasi antara Accor dan Kemendag di Surabaya merupakan bentuk komitmennya sebagai pelaku industri perhotelan yang senantiasa mendukung dan menyambut baik program pemerintah khususnya dalam sektor perdagangan.

“Kami berharap dapat berperan aktif dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan melakukan kurasi produk yang akan dimanfaatkan untuk hotel-hotel kami khususnya di Jawa Timur. Guna memprioritaskan  keamanan dan kenyamanan saat tamu berada di lingkungan hotel, ALLSAFE yaitu label kebersihan dan higienitas global Accor  diterapkan secara konsisten,” kata Garth Simmons.

Suhanto menambahkan, langkah yang telah diambil PT AAPC Indonesia dengan seluruh jaringan perhotelannya, dapat menjadi inspirasi bagi hotel-hotel lainnya di seluruh Indonesia dalam mendukung program ‘Bangga Buatan Indonesia’, dengan membeli kebutuhan hotelnya dari para pelaku UMKM. Demikian pula dengan Bank BNI yang dapat memperluas pemberian bantuan permodalan kepada UMKM di wilayah lainnya di Indonesia.

Bantuan Kemendag

Sementara itu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Syailendra mengungkapkan, Kemendag menyerahkan bantuan alat potong untuk membuat sandal. Bantuan tersebut diberikan karena di antara produk-produk yang akan dipasok ke hotel jaringan Accor di Jawa Timur, terdapat satu produk, yakni sandal hotel, yang belum sesuai harganya. Pelaku UMKM terkait belum memiliki alat pemotong yang dapat membantu efisiensi biaya produksinya.

UMKM diharapkan mampu menjaga kontribusi 60 persen dari total produk domestik bruto (PDB), menyerap 96 persen tenaga kerja dari total 133 juta angkatan kerja, serta memberikan sumbangsih 14 persen terhadap total ekspor. Guna mencapai harapan tersebut, maka nilai konsumsi dalam negeri yang besar harus dimanfaatkan agar dapat berkontribusi membantu UMKM tetap bertahan, beradaptasi, dan bahkan berkembang dalam situasi kebiasaan baru.

“Pandemi Covid-19 dan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar telah memperbesar peluang usaha secara daring. Diharapkan UMKM mampu menangkap peluang itu sehingga dapat memainkan perannya sebagai penopang perekonomian bangsa yang menggerakan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat,” pungkas Syailendra.

IBIS MUSIC, TUR MUSIK VIRTUAL UNTUK BERBAGI PESAN HARAPAN DAN KESATUAN DI SELURUH DUNIA

GayaKeren.idIbis mengumumkan debut global “ibis MUSIC We Are Open”. Perjalanan virtual ibis MUSIC yang menampilkan daftar penampil utama internasional yang dikurasi oleh Sony Music Entertainment serta  pebakat pendatang baru dari seluruh dunia yang diidentifikasi bekerja sama dengan Spotify. Tampil utama dalam tur ini adalah Charlie Winston (Prancis), Pabllo Vittar (Brasil), dan Izzy Bizu (Inggris Raya), yang semuanya akan tampil dari lokasi ibis sepanjang sisa tahun 2020 dan hingga 2021. Pertunjukan akan disiarkan secara virtual ke seluruh dunia melalui Instagram TV (@ibishotels), Facebook dan YouTube. Mereka akan merayakan tema keterbukaan kepada dunia dan orang lain, menegaskan kembali nilai-nilai inti ibis yaitu kebersamaan dan inklusivitas, sambil berbagi pesan harapan dan persatuan untuk semua.

“Semua hotel ibis memiliki satu kredo yang sama: terbuka untuk semua, di mana pun dan siapa pun Anda, itulah sebabnya kami menamakan tur ini ‘ibis MUSIC We Are Open’,” ungkap Caroline Benard, Vice President, Eco Brands Experience, Accor.  “Kami bangga berbagi kecintaan kami pada perjalanan dan keramahtamahan yang terus berlanjut meskipun tantangan dihadirkan kepada kami tahun ini. Kami berharap inisiatif ini akan membantu dunia terhubung kembali melalui kekuatan musik yang luar biasa – bahasa universal yang tidak mengenal batas. Lebih dari sebelumnya, kami percaya bahwa dunia terbuka adalah dunia yang lebih baik. “

Artis multi talenta Charlie Winston, superstar Brasil Pabllo Vittar, dan penyanyi wanita Inggris Izzy Bizu, akan membawa komunitas ibis dalam perjalanan pribadi mereka untuk menemukan seniman pendatang baru berbakat yang menentang stereotip dan konvensi di negara mereka sendiri. Ini juga akan memungkinkan publik untuk “secara virtual melintasi” dunia melalui lensa musik dan menemukan 12 tujuan yang dinamis. Misalnya, Charlie Winston telah menyusun lineup yang mengesankan dan akan membagikan karya penulis lagu penuh perasaan Avia Athalia (Indonesia), produser elektro-pop Wet Baes (Meksiko) dan artis pop impian The Feather (Belgia). Perjalanan akan berlanjut ke Australia, India, Jerman, Maroko, Polandia, dan Spanyol, menampilkan seniman dari beberapa tujuan paling menarik di dunia.

“Saya sangat senang menjadi bagian dari proyek baru bersama ibis MUSIC, yang membantu mengatasi kesulitan tahun 2020 dengan melintasi batas untuk menghubungkan artis dan musisi. Ini menciptakan pengalaman unik bagi mereka yang terlibat, serta pemirsa untuk tahu artis pendatang baru dari seluruh dunia. Dari apa yang saya dengar sejauh ini, saya sudah terinspirasi untuk maju, “kata Charlie Winston.

“Saya merasa sangat terhormat menjadi bagian dari proyek ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ibis MUSIC karena telah memberi kami platform ini untuk mengekspresikan diri dan tampil selama situasi Covid-19. Ini adalah masa yang sulit bagi musisi dan industri musik – jadi sangat berarti memiliki proyek seperti ini tanpa mengadakan pertunjukan langsung. ” kata Avia Athalia, dari Jakarta di Indonesia.

Penggemar ibis dan pecinta musik diundang dalam tur musik dunia dengan terhubung ke @ibishotels dan artis berbakat yang ditampilkan di jejaring sosial merek. ibis akan membagikan detail pertunjukan di Instagram bersama dengan peluang memenangkan hadiah spesial, temukan playlist Spotify baru, dan banyak lagi dalam beberapa bulan mendatang.