Kombinasi Wisata Covid dan Disiplin Masker di Masyarakat Jadi Jurus Melawan Korona

GayaKeren.idWakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirmaan Sulaiman, mengapresiasi distribusi masker medis berkualitas kepada berbagai kelompok masyarakat rentan penularan. Sudirman menilai disiplin menggunakan masker di masyarakat adalah aspek pencegah penularan yang saling menguatkan dengan program Wisata Covid di provinsi yang dipimpinnya. Apresiasi Gubernur diberikan dalam seri kegiatan distribusi 5 juta masker medis di 20 kota Indonesia yang sedang menyambangi wilayah Sulsel. Kick-off kegiatan yang dimotori oleh Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Kantor Staf Presiden (KSP) dan Aice Group ini membagikan 250 ribu masker di kawasan wisata Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar pada Rabu (17/02/2021) ini.

“Saya apresiasi misi kemanusiaan yang dilakukan koalisi banyak unsur ini. Distribusi dan edukasi masker medis berkualitas ke masyarakat yang rentan adalah bagian usaha pencegahan penularan yang sangat-sangat penting. Insya Allah kombinasi pencegahan lewat masker akan memperkuat kunci pembatasan penularan di OTG lewat Wisata Covid-19 yang sudah berjalan,” kata Sudirman. Dalam kesempatan distribusi di Kota Makassar ini, GP Ansor dan Aice Group telah menyiapkan 250 ribu masker medis yang didistribusikan ke berbagai kelompok masyarakat yang rentan terkena penularan virus korona.

Tidak kurang dari belasan unsur masyarakat dari petugas kebersihan, organisasi keagamaan, rumah ibadah, petugas pemakaman, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat kelas bawah lainnya hadir untuk menerima secara simbolik masker medis SHIELD dari Aice. Dalam kesempatan yang sama Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Sulawesi Selatan (PW Ansor Sulsel), Rusdi Idrus menyatakan bahwa koalisi pentahelix yang dilakukan oleh organisasinya bersama dengan Aice Group, KSP dan sederetan lembaga masyarakat lain adalah ijtihad dan sinergi rakyat dalam melawan bencana ini.

Menurutnya, misi kemanusiaan melawan korona telah berjalan sejak pandemi baru melanda Indonesia April tahun lalu. GP Ansor dan Aice Group ikut masuk di garis depan dalam memperkuat titik kritis perang melawan Covid-19. Kegiatan distribusi 5 juta masker medis ini adalah bagian kedua dari misi kemanusiaan GP Ansor-Aice melawan korona. Sebelum kampanye masker ini, lembaganya dan Aice Group bekerjasama dengan kalangan dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) melakukan penguatan logistik Alat Pelindung Diri (APD) dan sisi psikologis para Nakes.

Aice dan GP Ansor mendistribusikan cukup banyak APD yang saat itu sangat langka di kalangan Nakes. GP Ansor dan Aice Group menyambangi belasan rumah sakit di wilayah Jabodetabek, Rembang, Jawa Tengah dan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran untuk mengantarkan APD dan sejuta es krim untuk Nakes. Rusdi juga menjelaskan bahwa saat itu Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas yang kini juga menjabat sebagai Menteri Agama menyatakan bahwa Ansor setia menempati posisi terdepan dalam memperbaiki kondisi negeri di saat pandemi ini.

“Saat itu Ketum Gus Yaqut memerintahkan Ansor dan Banser untuk aktif menjagai keselamatan nyawa Nakes. Salah satunya dengan distribusi APD yang saat itu sangat-sangat langka. Sejuta es krim Aice juga kami distribusikan saat itu. Ansor berusaha memperkuat aspek teknis-medis, dan juga psikologis. Terutama saat para Nakes sedang mengalami kelelahan jiwa dan raganya dalam menyembuhkan pasien korona,” jelas Rusdi.

Sementara itu, Brand Manager Aice Group, Sylvana mengatakan bahwa koalisi GP Ansor, KSP dan Aice selalu berusaha menjagai berbagai momen kritis pandemi. Koalisi pentahelix yang dibangun dengan keterlibatan banyak pemangku kepentingan di level nasional dan lokal ini, menjadikan berbagai momen kolektif rakyat yang rentan penularan sebagai sasaran distribusi masker medis.

“Gerakan pentahelix yang didukung oleh berbagai kalangan dari pemerintah, swasta, ormas, lembaga pendidikan hingga media massa ini, membuat kami lebih dekat dengan kondisi asli masyarakat. Distribusi bersama atas 5 juta masker medis SHIELD dari Aice ini adalah bukti bahwa kerjasama anak negeri akan memperkuat kita semua dalam melawan covid-19,” jelas Sylvana.

Sylvana menambahkan bahwa saat ini semua pihak harus bekerjasama di semua tempat. Semua pihak tidak bisa lagi hanya memilih-milih klaster tertentu untuk segera ditangani.

“Semua potensi klaster ada di banyak tempat. Ada di keluarga, lingkungan, perkantoran hingga rumah ibadah sekalipun. Karenanya, kami melibatkan banyak pihak agar saling menjagai keselamatan satu sama lain. Kedisiplinan memakai masker berkualitas adalah salah satu kunci terpentingnya,” tambahnya.

Bupati Bekasi: Kampanye Pentahelix 5 Juta Masker Aice Group Perkuat Persatuan Melawan Pandemi

GayaKeren.idBupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyampaikan apresiasinya atas langkah Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang terus menjalankan misi kemanusiaan bagi masker ke seluruh Indonesia. Eka menilai produsen es krim yang menjadi salah satu industri tangguh covid di wilayahnya ini menjadi contoh positif bagaimana kerjasama para pemangku kepentingan melawan virus ini.

“Saya mengapresiasi gerakan pentahelix yang dibangun oleh Aice dan GP Ansor. Memang di saat bangsa kita sedang mengalami dobel resesi ini, kerjasama akan memperkuat kondisi rakyat.  Walaupun proses vaksinasi Covid-19 sudah mulai jalan, tapi masyarakat tetap harus disiplin pakai masker dan Prokes dalam aktifitasnya,” ungkap Eka saat  menyampaikan apresiasi  setelah distribusi 5 juta masker medis AICE-SHIELD yang dijalankan koalisi misi kemanusiaan GP Ansor, Aice Group dan Kantor Staf Presiden (KSP) di wilayahnya. Seperti diketahui sebelumnya, di luar alokasi masker yang dilakukan koalisi di wilayah DKI dan Jawa Barat, Kabupaten Bekasi mendapatkan 40 ribu masker AICE-Shield sejak bulan Desember lalu.

Alokasi masker medis yang diproduksi oleh Pabrik Aice Mojokerto ini didistribusikan bukan hanya melalui pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi, namun juga lewat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten dan Gugus Tugas di lokal kawasan industri MM-2100 Bekasi.

Sementara itu, Juru Bicara sekaligus Brand Manager Aice Group Sylvana mengatakan bahwa koalisi pentahelix yang dibangun perusahaannya bersama GP Ansor dan KSP melibatkan banyak pemangku kepentingan. Menurutnya, saat ini Indonesia membutuhkan kerjasama semua pihak di semua tempat dan tidak lagi memilih-milih klaster tertentu.

“Dalam gelombang besar pandemi sekarang, kita perlu menghimpun semua kekuatan. Sebagai salah satu perusahaan swasta di Bekasi, kami bekerjasama dengan semua pihak dalam memperkuat masyarakat. Swasta, pemerintah, ormas, sekolah dan pesantren, hingga media massa adalah pemegang saham gerakan kemanusiaan ini,” ujar Sylvana dalam keterangannya pada Rabu (09/2/2021) di Bekasi Jawa Barat.

Sylvana juga menjelaskan bahwa gerakan penguatan masyarakat Indonesia melawan pandemi korona ini diawali dari dalam perusahaan dan masyarakat terdekatnya sendiri. Salah satu produsen es krim terbesar di Indonesia ini telah mengimplementasikan kaidah New Normal dalam proses bisnisnya sejak awal pandemi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bekasi Dr. H. Mulyana Syarip Panija, MARS turut memberikan apresiasi atas inisiasi proaktif membagikan masker berkualitas ke masyarakat. Langkah kemanusiaan yang dilakukan koalisi berbagai pihak ini adalah gerakan yang sangat mulia dan patut di contoh oleh perusahaan lain karena langkah tersebut sangat mendukung upaya pemerintah dalam melawan virus corona,sangat membantu sekali.

“Saya sangat kagum dengan kiprah kepedulian Ace Group. Bukan hanya memperkuat internal grup sendiri namun juga peduli sekali kepada masyarakat dan pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan covid 19. Saya berharap, jika para pelaku industri lainnya memiliki kepedulian yang sama maka industri tangguh covid di Kabupaten Bekasi akan semakin kuat,” kata Mulyana.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Corporate Human Resources Aice Group Antonius Hermawan Susilo mengatakan bahwa Aice Group menempatkan soal keselamatan para pekerjanya sebagai salah satu bagian dari prinsip Best Compliance. “Sejak awal Pandemi ini terjadi, Aice sudah menjalankan berbagai Protap pencegahan Covid-19. Perusahaan membuat sistem deteksi, pelaporan, isolasi dan perawatan dini di berbagai instalasi produksinya. Kami menjalankan proses tersebut baik lewat infrastruktur klinik yang ada di dalam pabrik, maupun dengan klinik terdekat dari perusahaan,” jelas Antonius.

Protokol pencegahan yang dijalankan perusahaan mencakup pembagian masker medis ke karyawan untuk keperluan di tempat kerja dan rumah, mewajibkan pemakaian masker medis dan face shield, disinfektan bagi semua orang yang memasuki area pabrik, mengistirahatkan sementara karyawan hamil, melakukan sosialisasi dengan pembagian brosur pencegahan covid 19, dan melakukan sosialisasi dan edukasi lewat pertemuan para pekerjanya.

Sylvana menjelaskan bahwa saat ini Aice telah memiliki lebih dari 250 ribu jaringan warung atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjual es krim produksinya. Produsen es krim yang dikenal dekat dengan masyarakat berbagai kalangan dan memiliki harga terjangkau oleh semua level masyarakat ini memiliki jaringan pemasar yang kuat di masyarakat. Hal ini menjadikan 200 ribu lebih pemasar warung tradisional yang ada di seantero Nusantara membuat efektif dalam mengedukasi masyarakat menghindari penularan.

“Aice memproduksi masker medis dalam jumlah sangat besar untuk menekan penularan virus di masyarakat. Visi kemanusiaan akan selalu mejadi bagian dari proses bisnis Aice. Bukan hanya memberikan keceriaan lewat es krim yang berkandungan baik seperti Aice Susu Telur, misalnya, tapi juga dengan aktivitas riil ratusan ribu UMKM penjual Aice membagikan kebaikan dalam jutaan masker medis Shield ini,” tutup Sylvana.

 

ShopeePay & ALODOKTER Kolaborasi Tekan Penyebaran COVID-19 Dengan Akses Layanan Kesehatan Secara Digital dari Rumah

GayaKeren.id – Pandemi COVID-19 sudah berlangsung hampir satu tahun dan saat ini masyarakat sedang bersiap menyambut vaksin yang dapat membantu menekan penularan COVID-19 sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali. Pandemi telah membawa banyak pelajaran, terutama pentingnya menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat serta mengurangi aktivitas fisik yang benar-benar tidak diperlukan. Walaupun kini banyak orang yang bisa bekerja atau beraktivitas dari rumah, namun masih ada sebagian orang yang masih diharuskan berjuang untuk pergi ke kantor dan beraktivitas seperti biasa. Untuk itu, masyarakat masih harus selalu waspada jika tubuh tiba-tiba menjadi kurang fit atau bahkan jatuh sakit.

Nathanael Faibis, CEO ALODOKTER mengatakan, “Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman layanan kesehatan digital yang lengkap dan mudah kepada masyarakat. Di tengah pandemi dan kondisi sulit seperti ini, keberadaan ALODOKTER semakin relevan untuk dapat mendampingi masyarakat dalam membuat keputusan medis yang tepat untuk mereka. Melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER, kami ingin memberi pengalaman berkonsultasi dengan dokter yang praktis dan nyaman dari rumah. Selain itu, untuk mendukung kenyamanan pengguna, ALODOKTER menyediakan beragam pilihan metode pembayaran. Saat ini ALODOKTER telah bekerjasama dengan ShopeePay untuk memberikan kemudahan dalam bertransaksi serta dengan adanya promo cashback yang diberikan, masyarakat bisa melakukan konsultasi kesehatan dengan biaya lebih terjangkau dan aman.”

Saat merasa tidak sehat, ada beberapa langkah kewaspadaan yang dapat dilakukan dari rumah untuk memantau kondisi fisik, guna mengantisipasi kemungkinan munculnya gejala atau kondisi tertentu yang menjadi indikasi untuk mengunjungi rumah sakit :

  1. Tetap di rumah, jaga asupan makan, konsumsi vitamin, dan cukupi istirahat

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila ada gejala demam, batuk dan pilek, pindah lah ke kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya. Pilih kamar dengan ventilasi udara dan sinar matahari yang cukup. Jaga asupan gizi, minum vitamin bila perlu, perbanyak minum air putih, dan istirahat yang cukup.

  1. Cari tahu informasi tentang gejala yang dirasakan melalui platform kesehatan terpercaya

Masyarakat dapat memanfaatkan platform kesehatan digital terkemuka dan terpercaya, seperti ALODOKTER, untuk mendapat informasi lengkap mengenai berbagai penyakit, yang dapat diakses dengan mudah kapan pun dan di mana pun. Di ALODOKTER, tersedia beragam artikel kesehatan yang dapat dijadikan sumber informasi, khususnya untuk mencari tahu kemungkinan kondisi yang diderita dari gejala yang dialami, serta penanganan pertama yang dapat dilakukan.

  1. Jika bingung, konsultasikan keluhan yang dialami dengan dokter secara daring

Untuk mendapat informasi kesehatan yang lebih terarah, manfaatkan layanan konsultasi kesehatan melalui chat bersama dokter di aplikasi ALODOKTER. Konsultasi kesehatan secara virtual ini efektif mengurangi risiko paparan virus Corona, karena dapat dilakukan di mana saja, termasuk dari rumah. Jika ada kondisi yang bersifat darurat, dokter juga dapat mengarahkan untuk segera ke pelayanan kesehatan terdekat, bahkan memfasilitasi fitur booking dokter dan rumah sakit, sesuai kebutuhan. Gunakan promo cashback 30% dengan pembayaran digital ShopeePay yang dapat meringankan biaya konsultasi dengan dokter.

4. Saat kondisi emergency, cek jadwal dokter dan buat janji secara digital

Jika keadaan mendesak dan mengharuskan untuk pergi ke rumah sakit, maka cek jadwal dokter dan buat janji dengan cepat tanpa harus antri menggunakan aplikasi kesehatan, seperti ALODOKTER, agar tidak perlu berlama – lama menunggu di rumah sakit. Upayakan untuk melakukan transaksi digital yang contactless, sehingga kita bisa mengurangi transmisi dari virus Corona.

Di tengah pandemi seperti ini, jangan pernah lelah menjaga kesehatan dan menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk menekan, mencegah, sekaligus memutus rantai penularan COVID-19. Temukan informasi terlengkap dan terpercaya seputar kesehatan dan COVID-19, hanya di ALODOKTER.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah menanggung beban pandemi COVID-19 di Indonesia

GayaKeren.idSembilan dari sepuluh usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia mengalami penurunan permintaan produk mereka selama pandemi COVID-19, sementara lebih dari 80 persen telah mencatat keuntungan yang lebih rendah, menurut laporan baru oleh Progam Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa/United Nations Development Programme (UNDP) dan Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia.

Laporan bersama diluncurkan hari ini dalam sebuah acara online yang melibatkan dialog dengan Mohammad Rudy Salahudin dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Mohamad Dian Revindo dari Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia, Irma Sustika dari Womenpreneur Community dan presentasi laporan oleh Ekonom UNDP Indonesia, Rima Artha Pratama.

Laporan tersebut menegaskan keganasan dan kedalaman pandemi COVID-19 bagi perekonomian Indonesia yang mengalami perlambatan pada tahun 2020. Laporan tersebut melibatkan 1.180 UMKM yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, termasuk yang berada di luar pulau Jawa. Dilakukan pada bulan Juli – Agustus 2020 dengan metode wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa wirausahawan perempuan – yang seringkali tidak memiliki akses pendanaan, juga mengalami kemunduran. Lebih dari 37 persen UMKM milik perempuan mengalami kerugian pendapatan – antara 40 dan 60 persen.

“Temuan ini memberi kita peluang dan petunjuk yang sangat dibutuhkan yang diperlukan untuk rencana pemulihan nasional. Pandemi ini menawarkan peluang bagi sektor UMKM untuk mengambil peran utama dalam transisi Indonesia menuju model yang lebih hijau dan lebih inklusif,” kata Sophie Kemkhadze, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia.

“Dengan hanya sembilan tahun tersisa hingga 2030, kita sekarang menghadapi tantangan untuk membangun jalur ke depan pasca pandemi sambil mempertahankan pencapaian kita,” tambahnya. Laporan ini merupakan bagian dari dukungan UNDP Indonesia yang lebih besar kepada Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi COVID-19. UNDP adalah pemimpin teknis untuk respon sosial ekonomi PBB yang mendukung respon pemerintah terhadap pandemi COVID-19.

Sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, terbesar di Asia Tenggara menurut PDB. Sektor ini mempekerjakan 97 persen tenaga kerja dan memberikan kontribusi lebih dari 61 persen terhadap PDB Indonesia pada tahun 2018. Studi UMKM berfokus pada, strategi penanggulangan, serta rencana pertumbuhan di masa depan. Studi ini mengungkap temuan yang mengonfirmasi keganasan dan kedalaman pandemi COVID-19 bagi perekonomian Indonesia.

Laporan tersebut berupaya untuk memberikan kesempatan kepada pemangku kepentingan, terutama pembuat kebijakan, dan masyarakat umum untuk menyiapkan respons yang mendukung pemulihan UMKM dan bergerak maju serta mengantisipasi tantangan di masa depan.

 Temuan kunci lainnya dalam Laporan ini adalah:

 • Sembilan dari sepuluh UMKM mengalami penurunan permintaan atas produk mereka selama pandemi.

• Sebagian besar UMKM kesulitan mendistribusikan produknya karena COVID-19.

• Sekitar 44 persen UMKM yang disurvei telah bergabung dengan pasar online atau e-commerce (Tokopedia, Shopee, dll.) selama pandemi COVID-19.

• Ada lebih banyak pemilik UMKM perempuan (32% sebelum pandemi, 47 persen setelah pandemi) dibandingkan pemilik UMKM laki-laki (25 persen sebelum pandemi, 40 persen setelah pandemi) di pasar online.

• Dua pertiga UMKM mengalami penurunan pendapatan selama pandemi, sementara lebih dari 80% mencatat margin keuntungan yang lebih rendah selama COVID. Lebih dari 53 persen UMKM mengalami penurunan nilai aset.

• Dalam hal dampak berdasarkan gender, lebih dari 37 persen UMKM milik perempuan mengalami penurunan pendapatan antara 40 persen dan 60 persen.

• Salah satu strategi alternatif yang diterapkan oleh UMKM untuk meminimalkan pengeluaran mereka adalah dengan mengurangi konsumsi listrik/air, sehingga menurunkan tagihan mereka.

• Lebih dari 40 persen UMKM telah menjual produknya melalui pasar online.

 

Untuk mengunduh Laporan, kunjungi www.id.undp.org

Badan POM Serahkan Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik untuk Sarana Produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma

GayaKeren.id – Rabu (30/12) Menteri Kesehatan, Menteri Luar Negeri, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI dan Kepala Badan POM RI melakukan kunjungan kerja ke PT. Bio Farma dalam rangka persiapan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Indonesia saat ini telah memiliki 1.2 juta dosis vaksin COVID-19 didatangkan dari Sinovac Life Science awal Desember lalu dan menyusul akan segera tiba 1.8 juta dosis berikutnya. Selain mendatangkan 3 juta dosis vaksin jadi tersebut, Indonesia juga akan mengimpor 15 juta dosis bulk vaksin untuk dilakukan proses fill and finish product di PT. Bio Farma.

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito mengungkapkan bahwa Badan POM terus mengawal setiap proses penyediaan vaksin COVID-19 untuk memastikan keamanan, khasiat/efikasi, dan mutu vaksin tersebut. Salah satu tahapan dalam aspek pengawalan mutu vaksin adalah melalui inspeksi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) di sarana produksi, baik di tempat asal pembuatan vaksin dalam hal ini di Sinovac Life Science Beijing maupun di sarana produksi PT. Bio Farma.

“Badan POM telah melakukan inspeksi dan proses verifikasi terhadap tahapan proses produksi dan penjaminan mutu di sarana produksi PT. Bio Farma tersebut. Hasil evaluasi dan verifikasi menunjukkan bahwa sarana produksi telah memenuhi syarat sehingga sertifikat CPOB dapat diterbitkan hari ini,” ungkap Kepala Badan POM. Dengan penerbitan sertifikat CPOB ini, maka proses fill and finish product dapat segera dilakukan setelah bulk vaksin tiba.

PT. Biofarma telah memiliki fasilitas ruang produksi fill and finish vaksin COVID-19 dengan kapasitas produksi 100 juta dosis per tahun. Tahap selanjutnya PT. Biofarma akan segera menyiapkan fasilitas produksi dengan kapasitas 150 juta dosis, sehingga tahun depan dapat memproduksi hingga total 250 juta dosis per tahun.

Saat ini proses pemberian Emergency Use Authorization (EUA) vaksin COVID-19 asal Sinovac telah memasuki tahapan penyelesaian. Peneliti yang melakukan uji klinik vaksin di Bandung bersama PT. Bio Farma sebagai sponsor sedang melakukan analisis terhadap data-data uji klinik sebagai data dukung khasiat dan keamanan vaksin dalam pemberian EUA. “Badan POM terus memantau pelaksanaan uji klinik dan mengevaluasi hasil uji klinik untuk memastikan vaksin yang akan digunakan aman dan berkhasiat,” tegas Kepala Badan POM.

Seperti yang telah direncanakan, uji klinik vaksin Sinovac di Indonesia dilakukan pada 1.600 subjek. Saat ini seluruh subjek telah mendapat pemberian 2 kali suntikan, untuk selanjutnya dilakukan pemantauan keamanan dan khasiatnya secara periodik yaitu 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan setelah penyuntikan. Untuk pembuktian keamanan vaksin dilakukan pemantauan kejadian efek samping yang timbul setelah penyuntikan, sedangkan pembuktian khasiat vaksin dilakukan dengan pengukuran antibodi yang terbentuk dalam tubuh dan kemampuannya dalam melakukan netralisasi terhadap virus yang masuk, serta penghitungan efikasi vaksin.

Pengukuran netralisasi antibodi pada uji klinik vaksin ini dilakukan menggunakan virus dari pasien di Indonesia yang dilakukan di laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan. Dengan data tersebut, dapat diketahui kemampuan vaksin dalam membunuh virus. Data preliminary telah diperoleh dan telah dibahas dengan tim Komite Nasional (Komnas) Penilai Obat, dengan hasil yang baik. Selanjutnya Badan POM menunggu hasil perhitungan efikasi vaksin yang saat ini sedang disiapkan oleh peneliti.

Selain melakukan evaluasi terhadap data uji klinik vaksin yang dilakukan di Bandung, Badan POM juga akan mendapatkan data dukung khasiat dan keamanan vaksin dari uji klinik yang dilakukan di China, Brazil dan Turki. Badan POM telah melakukan diskusi dengan otoritas obat di negara-negara tersebut untuk melakukan sharing data.

Kepala Badan POM menegaskan bahwa tahapan-tahapan dalam proses pemberian EUA telah berjalan sesuai dengan standar yang digunakan secara Internasional. Meskipun dalam kondisi kedaruratan COVID-19 diperlukan kecepatan dalam penyediaan vaksin, tetapi dalam pengambilan keputusan pemberian persetujuan penggunaan darurat ini harus dilakukan dengan pertimbangan kemanfaatan yang lebih tinggi dari risikonya. Badan POM bersama tim pakar di bidang vaksin, Indonesian Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Anggota Komnas Penilai Obat akan membahas dengan seksama sebelum pemberian persetujuan tersebut.

Badan POM menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan semua pihak terkait rencana pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Kepala Badan POM tak henti mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam penanganan COVID-19 dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan kapan pun dan di mana pun berada. Selalu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan sabun. Tingkatkan imunitas tubuh dengan rutin berolahraga, istirahat cukup, serta makan makanan sehat dan bergizi.

Michigan Ros : Leadership Skills Menentukan Keberhasilan Bisnis di Era Pasca COVID

GayaKeren.id – The University of Michigan Ross School of Business baru-baru ini mensurvei para pemimpin bisnis di Indonesia untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi keterampilan vital yang dibutuhkan untuk para pemimpin generasi berikutnya, dan mewawancarai pembuat keputusan senior, termasuk pendiri, pemilik bisnis, anggota dewan, C-suite, dan direktur di berbagai perusahaan dengan berbagai ukuran di Indonesia. Survei tersebut mengidentifikasi keterampilan kepemimpinan yang diperlukan pada generasi pemimpin berikutnya untuk memastikan kesiapan mereka di masa depan.

Ketika diminta untuk memilih antara soft skill, hard skill, atau kombinasi yang setara dari keduanya sebagai kebutuhan terpenting untuk bisnis saat ini, 39% responden survei memilih soft skill sementara 53% memilih kombinasi keduanya. Hanya 8% responden percaya bahwa keterampilan teknis adalah yang paling penting dalam hal kesiapan pemimpin bisnis di masa depan. Di antara para pemimpin bisnis Indonesia, 60% menunjukkan kreativitas, sebagai keterampilan paling penting bagi seorang pemimpin untuk memimpin perusahaannya di zaman yang terus berkembang dan ekosistem bisnis yang semakin menantang.

Mereka yang disurvei juga memandang kecerdasan digital / paham teknologi (53%), fleksibilitas / kelincahan (53%), perencanaan jangka panjang (51%), dan kepositifan / optimisme (50%) sebagai keterampilan utama bagi generasi pemimpin berikutnya.Menariknya, responden yang sama mengidentifikasi kemampuan untuk membuat keputusan sulit, ketajaman bisnis yang komprehensif, komitmen untuk pembelajaran berkelanjutan, komunikasi yang efektif, dan fleksibilitas / kelincahan sebagai keterampilan yang luput dari generasi pemimpin berikutnya. Kesenjangan keterampilan tersebut memberikan kesempatan unik bagi institusi seperti University of Michigan Ross School of Business untuk meningkatkan keterampilan pemimpin bisnis berikutnya.

Melanie Weaver Barnett, Chief Executive Education Officer of the University of Michigan Ross School of Business, mengatakan, “COVID-19 telah mengubah perilaku konsumen selamanya, memaksa bisnis untuk memandang keterampilan sebagai investasi agar tetap relevan dan kompetitif pasca krisis. Survei terbaru kami di Indonesia mengidentifikasi campuran soft skill, termasuk kreativitas, kelincahan, dan positifisme, dikombinasikan dengan keahlian teknis sebagai hal yang dianggap paling penting oleh para pemimpin bisnis untuk kesuksesan masa depan.

“Kami menyadari bahwa beberapa dari apa yang disebut soft skill ditunjang oleh hard skill yang mendasari mereka. Misalnya, kecakapan digital / kecakapan teknologi tentu saja meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan. Tampaknya ada kesadaran bahwa soft skill-lah yang memberi keseimbangan.”

Weaver Barnett melanjutkan dengan mengatakan bahwa “Michigan Ross telah mengadakan hampir 30 program di Indonesia. Keseluruhan latihan ini telah memberikan wawasan berharga yang akan memungkinkan kami mengembangkan program yang bahkan lebih disesuaikan dengan konteks bisnis khusus Indonesia dan kesenjangan keterampilan.”

Kemitraan antara klien khusus dengan Michigan Ross Executive Education dimulai dengan mengajukan pertanyaan yang tepat untuk mengungkap akar masalah yang sebenarnya dan bersama-sama membuat desain dan pendekatan dengan klien. Baik di tempat secara offline atau online, difasilitasi dalam sehari, seminggu, atau dalam beberapa modul yang mencakup satu tahun atau lebih, pendekatan keserbagunaan dan action-learning akan mendapatkan hasil yang dituju. Solusi Michigan Ross menggabungkan aktivitas pengalaman, simulasi, keterlibatan perusahaan, pembelajaran di kelas, proyek bisnis, pelatihan eksekutif, pembelajaran online, pembicara luar, dan banyak lagi.

YOUVIT Ajak #RayakanSehatmu Masyarakat Ditengah Pandemi

GayaKeren.id – Sejak kasus pertama diumumkan pada awal tahun 2020, Indonesia kini telah memasuki bulan kedelapan masa pandemi virus corona. Sejak itu pula, setiap harinya ada saja tambahan jumlah kasus baru yang dilaporkan oleh Satgas Covid-19. Sampai tanggal 30 November 2020, Indonesia mencatatkan adanya 538.883 kasus infeksi virus corona. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 16.945 kasus berakhir dengan kematian dan 450.518 kasus dinyatakan sembuh.

YOUVIT mengajak semua orang untuk #RayakanSehatmu dan membagikan kebahagiaan bersama keluarga dan teman lewat perhatian kecil yang terus melekatkan kebersamaan. Untuk bisa terus #RayakanSehatmu, tak hanya fisik yang harus sehat, tapi juga mental. Menurut Nutrition Expert gummy multivitamin YOUVIT Rachel Olsen B.Sc dan Puteri Aisyaffa S. Gz, RD, jika seseorang mengalami sakit fisik, hal tersebut dapat menurunkan mood sehingga jadi tidak produktif dan malah membuat kondisi kesehatan semakin menurun. Sama juga halnya jika kondisi mental seseorang sedang tidak stabil, hal ini juga dapat mengganggu nafsu makan, sehingga menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit.

“Penting untuk mengurangi konsumsi makanan manis dan berlemak karena keduanya menyebabkan peradangan (inflamasi) di dalam tubuh. Akibatnya, neurotransmitter pada otak dapat terganggu dan berakibat pada kondisi mood yang tidak stabil,” ungkap Rachel, yang lebih menyarankan untuk konsumsi serat, khususnya dari sayur dan buah guna menurunkan kadar lemak (penyebab inflamasi) di dalam tubuh.

“Di samping itu juga kita perlu melakukan aktivitas fisik secara rutin dan tidur minimal 7-8 jam setiap harinya agar membantu memaksimalkan metabolisme tubuh sehingga penyerapan gizi juga menjadi optimal,” tambah Aisya. Menyisihkan waktu untuk memiliki waktu untuk diri sendiri dan melakukan berbagai kegiatan favorit, seperti berkebun, memasak, melukis, juga dapat membantu menghilangkan stres dari kesibukan sehari-hari.

Memasuki bulan Desember yang penuh dengan perayaan akhir tahun, YOUVIT meluncurkan gift box dengan dua tema, yaitu “Health & Beauty” dan “Health & Happiness” untuk diberikan pada keluarga atau orang tersayang. Health and Beauty Female Gift Box yang bertemakan kecantikan ini berisi produk-produk kesehatan dan kecantikan berkualitas premium untuk wanita. Gift box ini berisi pilihan paket vitamin YOUVIT dengan rasa yang enak selama 12 minggu, di antaranya YOUVIT Gummy Multivitamin untuk dewasa, YOUVIT Omega-3 untuk dewasa, dan juga YOUVIT Beauti+. Selain itu juga ada pilihan produk kecantikan premium dari seluruh dunia: micellar water, busa pembersih dan masker kecantikan dari Ariul, mist toner dari Sukin dan lip gloss dari Note.

Kedua gift box juga dilengkapi dengan berbagai voucher F&B, konsultasi kesehatan online, dan fitness class dari berbagai brand lokal, seperti Anteraja, DOOGether, Kopi Kenangan, Krakakoa, Ladang Lima, Mama’s Choice, Qoala, Sayurbox, YesDok, dan Yummybox. Gift box persembahan dari YOUVIT ini akan dijual di berbagai e-commerce pilihan dan offline store di seluruh Indonesia mulai tanggal 1 – 31 Desember 2020.

YOUVIT juga mengadakan kompetisi foto #RayakanSehatmu berhadiah YOUVIT gift box, Shopee Pay, dan YOUVIT gift slove senilai total Rp 3.500.000 untuk 3 orang pemenang. Kompetisi foto #RayakanSehatmu ini sekaligus memperkenalkan program YOUVIT gift slove yang tersedia di Alfamart, di mana konsumen dapat langsung membeli YOUVIT kemasan sachet disertai personal note untuk dikirimkan kepada orang tersayang.

Aice Distribusikan Jutaan Masker Medis Shield Dalam Skema Aksi Kemanusiaan Covid-19

GayaKeren.id – Aice Group memulai pendistribusian jutaan masker medis dengan standarisasi kualitas tinggi dan bersertifikasi Kementerian Kesehatan untuk masyarakat Indonesia. Langkah pembagian masker medis yang tidak untuk diperjualbelikan ini, akan menggunakan beberapa saluran distribusinya hingga tahun 2021. Komitmen AICE Group ini dibuktikan dengan telah dijalankannya produksi masker medis berkualitas tinggi pada salah satu pabrik es krim miliknya di Mojokerto, Jawa Timur sejak beberapa bulan lalu.

Pimpinan Aice Group yang diwakili Brand Manager Sylvana Zhong menyatakan bahwa jutaan masker medis berkualitas tersebut akan disalurkan melalui berbagai jalur distribusi seperti jalur pemasaran es krim Aice yang mencapai lebih dari 200 ribu pedagang kecil atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Sylvana melalui keterangan persnya pada Jumat (5/10), di Jakarta.

“Aice Group akan melanjutkan misi kemanusiaan dalam menyelamatkan masyarakat dari virus Covid-19 yang selama ini sudah berjalan. Masker SHIELD yang kami produksi adalah masker medis berkualitas, untuk mampu memproteksi masyarakat secara maksimal,” jelas Sylvana.

Seperti diketahui sebelumnya, Aice Group telah melakukan aksi kemanusiaan ke berbagai rumah sakit bersama Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sejak awal pandemi terjadi di Indonesia. Gerakan ini membagikan berbagai Alat Pelindung Diri kepada tenaga medis sejak April lalu. Mereka juga mendistribusikan sekitar sejuta es krim ke tenaga medis serta bahan pokok dan disinfektasi ke masyarakat sekitar Jabodetabek dan Rembang, Jawa Tengah.

Beberapa waktu sebelumnya, Aice Group juga sudah mendistribusikan masker medis ke beberapa lembaga di Indonesia seperti Kementrian Perindustrian, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia). Hal ini sebagai persiapan menuju misi kemanusiaan selanjutnya tersebut.

BNPB sendiri melalui Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Dra. Eny Supartini, M.M mengapresiasi gerakan bersama unsur masyarakat bersama dengan swasta. “Ini menjadi cara yang efektif menanggulangi penyebaran covid yang sudah masuk ke berbagai klaster masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementrian Perindustrian, Abdul Rochim mengungkapkan bahwa program ini sangat bagus dan dia sangat mendukung upaya Aice tersebut. “Sangat kami dukung sekali, dengan adanya kebijakan AICE memproduksi masker medis akan sangat membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid dan turut berkontribusi dalam kemudahan memperoleh masker bagi masyarakat sebagai salah satu alat proteksi diri dari virus covid,” ujarnya.

Masker medis SHIELD ini sendiri diproduksi oleh pabrikan es krim nasional di dalam negeri. Perusahaan memproduksinya di salah satu pabriknya yang terletak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Di pabrik es krim terbesar dan memiliki fasilitas canggih ini, masker medis akan diproduksi dan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

“Kami berharap masker medis ini menjadi solusi pencegahan penularan yang efektif hingga vaksin ditemukan. Tentu jangka waktu yang belum diketahui sampai kapan ini tidak boleh membuat kita lengah. Kami meniatkan masker medis Shield ini menjadi sumbangsih bersama yang mampu menjaga kesehatan bangsa kita,” tutup Sylvana.

Peringatan Bulan Peduli Kanker Anak 2020: Good Doctor & YKAKI didukung oleh Benih Baik Luncurkan Program “KADO untuk YKAKI”

GayaKeren.id – Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) bersama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) pada Rabu (30/9), meluncurkan inisiatif program “KADO (KonsultAsi Dokter Online) untuk YKAKI” guna membantu anak-anak pejuang kanker dari keluarga prasejahtera agar terlindungi dari COVID-19. Inisiatif ini diluncurkan bertepatan dengan Bulan Peduli Kanker Anak di September yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap komunitas kanker anak sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus selama masa pandemi. Good Doctor dan YKAKI juga bekerja sama dengan platform filantropi dan crowd funding, BenihBaik.com, untuk mengumpulkan donasi publik dan menyalurkan masker bedah bagi para pasien, orang tua, guru, dan koordinator YKAKI di seluruh Indonesia.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh Good Doctor dan YKAKI dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kanker, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera. Kebutuhan akan konsultasi kesehatan menjadi hal yang tidak bisa ditunda, untuk itu, kemudahan akses terhadap layanan kesehatan merupakan fasilitas yang pasti bermanfaat bagi mereka, apalagi di masa pandemi ini ketika anak-anak pejuang kanker perlu terlindungi dari paparan COVID-19,” ungkap dr. Riskiyana Sukandhi Putra, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI dalam acara konferensi pers.

Pada kesempatan yang sama, Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesiajuga menekankan pentingnya pemanfaatan telemedis untuk mengurangi pelayanan kesehatan secara tatap muka demi melindungi anak-anak pejuang kanker yang lebih rentan terinfeksi COVID-19. “Di Good Doctor, kami selalu percaya bahwa layanan kesehatan harus dapat diakses oleh setiap keluarga, terutama di saat yang penuh tantangan ini. Dengan memiliki sistem pendukung yang kuat, anak-anak pejuang kankerbisa lebih bersemangat dan kembali mempunyai mimpi yang besar untuk masa depan mereka. Kami harap program “KADO untuk YKAKI” dapat memberi manfaat nyata bagi pasien dan keluarga komunitas YKAKI untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan mereka.”

Dalam peringatan Bulan Peduli Kanker Anak, program KADO juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membantu pejuang kanker anak di komunitas YKAKI melalui penggalangan dana yang akan dikelola oleh BenihBaik.com. Dana yang jika terkumpul semuanyaakan disalurkan dalam bentuk 1.500 masker bedah kepada komunitas YKAKI dan juga biaya operasional rumah singgah YKAKI di seluruh Indonesia.

Program “KADO untuk YKAKI” menyediakan konsultasi dokter online, untuk anak-anak, orang tua, guru, dan koordinator YKAKI yang tersebar di 8 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Riau, Semarang dan Manado. Dengan lebih dari 10.000 mitra dokter siaga di 70 kota di Indonesia, layanan Good Doctor bisa memberikan respon cepat dan akurat terhadap pertanyaan tentang kesehatan dari keluarga anak-anak pejuang kanker. Dengan demikian anak-anak dan keluarga pejuang kanker bisa terus memantau kesehatan mereka secara berkala dengan mudah. Melalui program ini, anak-anak dan keluarga pejuang kanker di manapun mereka berada akan memiliki akses yang sama untuk berkonsultasi dengan mitra dokter umum maupun mitra dokter spesialis anak yang telah ditunjuk dengan mudah. Program “KADO untuk YKAKI” dapat dimanfaatkan selama 1 tahun mulai tanggal 30 September 2020 sampai 29 September 2021 cukup dengan mengakses layanan GrabHealth powered byGood Doctor pada aplikasi GRAB.

Masyarakat dapat ikut berdonasi untuk memenuhi kebutuhan masker bagi para anak-anak pejuang kanker melalui tautan berikut https://benihbaik.com/campaign/peduli-kanker-anak

tiket.com Dukungan Penerapan Protokol Kesehatan Dengan Bantuan Fasilitas Tempat Cuci Tangan Di 9 Destinasi Wisata di Bali

Gayakeren.id – Dengan komitmen untuk menghadirkan solusi terbaik untuk masyarakat Indonesia di seluruh Provinsi Bali, tiket.com memilih untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali untuk memilih 9 lokasi Daerah Tujuan Wisata atau DTW kota dan kabupaten yang membutuhkan dukungan sarana fasilitas tempat cuci tangan. Lokasi yang terpilih adalah Desa Wisata Sangeh, Air Panas Banjar, Jatiluwih, Tirta Empul, Pantai Sanur, Ceking, Desa Wisata Bakas, Desa Wisata Penglipuran, dan Kawasan Pura Besakih.

Bantuan tersebut diterima dalam rangka program Corporate Social Responsibility (CSR) tiket.com di Pura Tirta Empul, Gianyar, Bali, pada Rabu (23/09/20), sebagai salah satu lokasi yang menjadi titik pemasangan wastafel tempat cuci tangan. Area Manager Bali, Nusa Tenggara dan East Indonesia, Rajasa Hadi Soemarto, menyerahkan langsung secara simbolis kepada Ni Ketut Catur Suarniathi – Kepala Seksi Pengembangan Wisata Minat Khusus – Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Bali.

Menurut Gaery Undarsa selaku Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, kegiatan CSR ini merupakan bagian dari campaign Semangat Kembali Liburan (SEMBILAN) yang dibuat untuk menerapkan protokol kesehatan untuk wisatawan agar tetap sehat saat kembali liburan. Ini juga menjadi bentuk dukungan tiket.com untuk program pemerintah atas penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment) untuk destinasi pariwisata di Indonesia terutama destinasi yang dikelola oleh masyarakat secara langsung yang saat ini sedang bangkit paska pandemi.

“tiket.com selalu siap untuk ikut berkontribusi terhadap program pemerintah terutama dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 serta penerapan protokol kebersihan di tempat wisata. Kali ini kami fokuskan bantuan di lokasi Bali yang menjadi destinasi percontohan adaptasi kebiasaan baru, dan 9 lokasi ini adalah DTW yang dikelola oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan fasilitas sanitasi.” Ujar Gaery.

Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyambut baik inisiatif program dari tiket.com ini terlebih sebelumnya Dinas Pariwisata Provinsi Bali telah sebelumnya bekerja sama dengan tiket.com dalam kegiatan CSR paket bantuan untuk pekerja harian sektor pariwisata di Bali akibat dampak pandemi di bulan Mei lalu. Untuk itu Pemerintah Provinsi Bali sangat mengapresiasi atas kembalinya kolaborasi yang dilakukan antara tiket.com dengan Provinsi Bali untuk sama-sama membangkitkan pariwisata khususnya DTW Bali yang perlu mendapat dukungan. Dibantu melalui Dinas Pariwisata Provinsi Bali, arahan dan pendampingan pemilihan 9 lokasi ini berdasarkan survei dan spesifikasi lokasi-lokasi DTW yang dikelola langsung oleh masyarakat.

“Kami dari Dispar sangat terbuka dalam menyambut serta mengapresiasi program CSR tiket.com atas bantuan dan kepeduliannya terhadap penanganan COVID-19. Kami dari pihak Dispar membantu melakukan rekomendasi DTW kota dan kabupaten, survei, serta pendampingan untuk untuk menyisir ranah DTW yang dikelola masyarakat secara langsung dan yang belum memiliki fasilitas kebersihan yang mencukupi, harapannya agar lokasi-lokasi wisata ini juga dapat menjalankan protokol keamanan dan kesehatan untuk seluruh pengunjungnya.” Ujar I Putu Astawa selaku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Tiket.com juga memberikan 900 paket Antis Sanitizing Kit untuk 9 DTW yang terdiri dari masker, hand sanitizer, dan wipe tissue untuk setiap 100 pengunjung di setiap lokasi yang bisa didapatkan dari pengelola DTW selama persediaan masih ada. Gaery menambahkan, dengan keberadaan fasilitas cuci tangan di ruang publik, bisa bermanfaat jangka panjang. Selain memudahkan masyarakat menjangkau kebutuhan sanitasi dengan mencuci tangan sebagai upaya pencegahan di tengah kondisi pandemi COVID-19, keberadaan fasilitas tersebut bertujuan membiasakan masyarakat disiplin menerapkan protokol CHSE saat berada di manapun.

Senada dengan hal tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi Bali terus melakukan sosialisasi dan menggandeng para pemangku kepentingan dalam upaya menguatkan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran pandemi COVID-19, khususnya di objek wisata. Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di objek wisata dapat diwujudkan dengan terjalinnya kebersamaan para pemangku kepentingan seperti industri dengan pengelola kawasan wisata. Hal ini dinilai sangat penting untuk menekan bertambahnya kasus positif baru COVID-19 dalam upaya membangkitkan perekonomian di Bali.