HARI ANAK NASIONAL 2021, Optimalkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil di Tengah Pandemi

GayaKeren.idKALBE Nutritionals melalui produk Morinaga Platinum, menaruh perhatian khusus dengan peningkatan angka kasus infeksi dan kematian akibat COVID-19 pada anak-anak yang semakin mengkhawatirkan. Kondisi ini menjadi refleksi penting pada peringatan Hari Anak Nasional 2021 ini. Untuk itu, Morinaga Platinum memperingatinya dengan serangkaian acara, berupa webinar dan IG Live dengan menghadirkan berbagai pembicara yang kompeten di bidangnya bertajuk Anak Sehat, Anak Sejahtera, Tujuan Kita Bersama : “Penyebab Tingginya Angka COVID-19 pada Anak, Bagaimana Mengoptimalkan Daya Tahan Tubuhnya?”. Tujuan rangkaian acara ini adalah memberi informasi penting bagi orang tua terkait kesehatan anak di tengah kondisi sebaran virus COVID-19 saat ini. Diharapkan orang tua dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap varian Delta yang berpotensi menyebabkan angka kasus positif COVID-19 pada anak meningkat.

Helly Oktaviana, Business Unit Infant & Baby Head, KALBE Nutritionals mengatakan bahwa lonjakan kasus positif pada anak-anak perlu menjadi kewaspadaan dan perhatian khusus bagi para orang tua. “Sebagai orang tua, kita pasti ingin melakukan segala yang kita bisa untuk melindungi anak-anak. Pandemi COVID-19 sejak tahun lalu memang membawa tantangan baru bagi keluarga di seluruh dunia, dan kini kehadiran berbagai varian baru terutama varian Delta memperburuk situasinya. Morinaga Platinum berkomitmen untuk selalu hadir menjadi mitra setiap orang tua dengan memberi informasi yang akurat dan andal tentang cara terbaik untuk menjaga kesehatan keluarga, khususnya melalui penyediaan nutrisi yang tepat untuk mendukung daya tahan tubuh anak,” ungkap Helly Oktaviana.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memang menemukan kecenderungan varian Delta menyerang anak di bawah usia 18 tahun. Data dari tim Gugus Tugas COVID-19, jumlah anak yang positif COVID-19 hingga 13 Juli 2021 sekitar 328 ribu anak berusia 0 – 18 tahun (12,8% dari total kasus terkonfirmasi COVID-19). Adapun data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat setidaknya 1 dari 8 kasus COVID-19 terjadi pada anak. Melihat kasus harian pada anak mengalami peningkatan, IDAI juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi tertulis pada 28 Juni 2021 termasuk salah satunya percepatan vaksinasi pada anak serta imunisasi dimulai untuk anak usia 12-17 tahun.

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals mengingatkan setiap orang tua untuk terus menjalankan penerapan protokol kesehatan dan langkah-langkah pencegahan lainnya, agar semua anggota keluarga terhindar dari COVID-19. ”Orang tua perlu membatasi aktivitas di luar rumah termasuk untuk anak-anak mereka. Jika memang terpaksa, orang tua harus jalankan selalu protokol kesehatan saat pulang ke rumah. Selain itu, orang tua harus lebih bijak dalam hal meningkatkan daya tahan tubuh anak agar terlindungi dari virus dan tidak menjadi korban di masa pandemi ini, serta memberikan terus stimulasi yang sesuai dengan usia anak sehingga tumbuh kembangnya dapat terus optimal,” ungkap dr. Muliaman.

dr. Muliaman juga mengatakan bahwa, “Nutrisi dengan gizi sehat dan seimbang berperan penting supaya sel-sel dalam tubuh menjadi lebih baik sehingga kalau ada yang rusak, itu bisa diperbaiki, termasuk sel-sel imun. Perhatikan juga nutrisi makro dan mikro pada anak, serta jadwalkan makan yang teratur yaitu 3x makan besar dan jam snacking. Selain itu, orang tua juga perlu memberikan nutrisi tambahan yang mengandung sinergi probiotik dan prebiotik, serta vitamin C, D dan E sebagai penunjang daya tahan tubuh anak. Semua nutrisi ini bisa mendukung daya tahan tubuh Si Kecil sehingga mampu menangkal virus,”  ungkap dr. Muliaman.

Penelitian membuktikan bahwa sistem kekebalan tubuh sangat berhubungan dengan saluran pencernaan. Hal ini terjadi karena saluran pencernaan yang baik memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa dilakukan dengan baik, yang pada akhirnya membuat daya tahan tubuh menjadi lebih baik.

“Semua berpusat di saluran cerna anak-anak. Jadi selain makanan hariannya yang dijaga gizinya, nutrisi tambahan juga perlu diberikan. Salah satu cara membantu orang tua memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil agar tumbuh kembangnya tetap optimal dan mampu memperkuat daya tahan tubuhnya adalah dengan memberikan Morinaga Platinum, Susu Formula Pertumbuhan dengan MoriCare Triple Bifidus yang dilengkapi AA, DHA untuk meningkatkan daya tangkap anak, serta sudah dilengkapi kandungan probiotik triple bifidus yaitu Bifidobacterium longum BB536, Bifidobacterium breve M-16V, dan Bifidobacterium infantis M-63 untuk mendukung sistem imun dan menjaga kesehatan saluran cerna anak,“ lanjut dr. Muliaman.

“Jangankan di masa pandemi, di dalam kondisi normal saja, daya tahan tubuh anak harus senantiasa terjaga. Sistem kekebalan tubuh mereka harus terus didukung agar dapat memberikan perlindungan yang baik. Pastinya tidak ada orang tua yang ingin anaknya mudah terserang penyakit. Untuk itulah, saya memilih Morinaga Platinum, karena komposisi dan kandungan nutrisi di dalamnya dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak dan mendukung sistem imun tubuhnya. Apalagi karena waktu tidak bisa kembali, maka perihal nutrisi ini perlu benar-benar menjadi perhatian khusus bagi para orang tua,” ungkap Reisa Broto Asmoro yang juga ibu dari sepasang anak perempuan dan laki-laki ini.

Morinaga Platinum juga berinovasi untuk memudahkan keluarga berkonsultasi dengan dokter-dokter ahli melalui metode telemedicine yang dijalankan bekerja sama dengan KlikDokter. Kini, meskipun harus menghadapi berbagai hambatan dan keterbatasan selama masa PPKM Darurat, orang tua dapat menggunakan fitur Dokter Pendamping Keluarga pada aplikasi KlikDokter untuk mengajukan semua pertanyaan mengenai kesehatan keluarga, khususnya kesehatan dan perkembangan Si Kecil. Caranya mudah saja, cukup dengan mengunduh aplikasi KlikDokter dan mengaktifkan fitur Dokter Pendamping Keluarga, lalu layanan konsultasi gratis telemedicine Dokter Pendamping Keluarga selalu siap 24 Jam mendampingi orang tua dan keluarga.

“Di tengah pandemi yang semakin mengkhawatirkan, kami berupaya untuk membantu memudahkan orang tua dalam memberikan perlindungan optimal bagi buah hatinya, melalui berbagai cara. Mulai dari informasi dan edukasi, hingga konsultasi dan pemberian nutrisi. Kami mengundang setiap orang tua memanfaatkannya untuk melindungi keluarga. Semoga langkah-langkah ini dapat menekan angka kasus positif COVID-19 pada anak-anak di Indonesia, sembari kita berdoa semoga pandemi ini segera pergi dari negeri kita tercinta,” tutup Helly Oktaviana.

WORLD ALLERGY WEEK 2021: Deteksi Dini Alergi pada Si Kecil untuk Tetap Berprestasi

GayaKeren.id – Morinaga sebagai salah satu brand unggulan KALBE Nutritionals, mendukung program tahunan World Allergy Week dengan konsisten melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat Indonesia. Dalam mendukung Si Kecil yang alergi mengoptimalkan pertumbuhannya agar tetap bisa berprestasi, tahun ini Morinaga Allergy Week mempersembahkan Webinar Kesehatan dengan tema “Atasi Alergi Si Kecil dengan Deteksi Dini“. World Allergy Week merupakan program tahunan inisiasi World Allergy Organization (WAO) dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai alergi dan penyakit lain yang terkait, serta menggagas pelatihan dan sumber daya untuk melakukan diagnosis dan tindakan pencegahan.

Dewi Angraeni, Business Head Morinaga, KALBE Nutritionals meyakini setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh kembang secara optimal termasuk anak dengan kondisi alergi. “Orang tua perlu mengetahui bahwa Si Kecil yang alergi tetap dapat tumbuh optimal dan berprestasi jika alerginya diatasi dengan deteksi secara dini. Untuk itu Morinaga selalu berkomitmen meningkatkan edukasi dan akses nutrisi melalui program World Allergy Week hari ini,” jelas Dewi Angraeni.

Pada acara webinar tersebut, Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M.Kes. Dokter Konsultan Alergi Imunologi Anak menjelaskan bahwa, “Alergi susu sapi merupakan salah satu alergi makanan yang paling sering dialami anak-anak di Asia. Kejadian alergi susu sapi pada anak-anak di Indonesia yaitu 0,5% – 7,5%. Meskipun sebagian besar anak-anak pulih dari gejala saat meninggalkan periode balita, tetapi bukan berarti alergi ini bisa disepelekan. Jika kondisi alergi terdiagnosis sejak awal dan segera dikonsultasikan ke dokter maka dapat dilakukan tata laksana yang tepat sehingga tumbuh kembangnya optimal. Sebaliknya, jika terlambat didiagnosis dan orang tua mendiagnosis sendiri, maka bisa muncul dampak-dampak tidak diinginkan, yaitu dampak kesehatan yaitu tumbuh kembang anak, serta meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi atau sakit jantung di kemudian hari. Kemudian dampak ekonomi karena harus sering berobat ke dokter, serta dampak psikologis karena bisa timbul stress pada ibu dan anaknya,“ ungkap Prof. Budi.

Faktor risiko berkembangnya alergi pada Si Kecil dapat berasal dari faktor genetik atau keturunan yaitu dari keluarga dengan riwayat alergi. Adapun kasus alergi protein susu sapi umumnya terjadi pada Si Kecil yang tidak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI). Oleh karena itu, pencegahan alergi protein susu sapi dapat dilakukan dengan cara memberikan ASI eksklusif bagi anak.

“Jika bunda tidak dapat memberikan ASI dan Si Kecil berbakat alergi tapi belum muncul gejala alerginya, maka dapat diberikan susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein hidrolisa parsial (PHP). Namun jika gejala alergi sudah muncul dapat diatasi dengan nutrisi medis khusus yaitu susu dengan protein terhidrolisa ekstensif, susu dengan isolat protein kedelai (soya) atau susu asam amino,” ungkap Prof. Budi dalam acara webinar tersebut.

Berbicara dalam kesempatan yang sama, hadir pula Ariska Putri Pertiwi, Miss Grand International 2016, yang memiliki anak alergi. “Dokter menyarankan nutrisi pengganti susu formula sapi dengan susu formula soya ketika mendiagnosis alergi susu sapi pada Kyara, anak saya. Gejala yang muncul yaitu ruam kemerahan di kulit. Saya sempat khawatir mengenai susu formula soya, namun saya memilih Morinaga Soya karena nutrisinya ternyata setara dengan susu sapi dan dilengkapi probiotik Triple Bifidus yang mempercepat penyembuhan alergi. Terbukti saat ini Kyara 1,5 tahun tumbuh baik dengan berat dan tinggi badannya yang sesuai tahapan usianya, sehat, aktif, ekspresif,“ ungkap Ariska yang berstatus juga sebagai Dokter Muda.

Morinaga beserta KlikDokter mempersembahkan aplikasi digital CEK ALERGI untuk ATASI ALERGI DENGAN DETEKSI DINI yang terdiri dari 3 langkah mudah yaitu TAU – CEGAH DAN ATASI – SEBAR.

LANGKAH 1: TAU – CEK ALERGI

Langkah pertama untuk mencegah dan mengatasi alergi anak adalah dengan terlebih dahulu mengenali gejala alergi Si Kecil. Dalam hal ini, pengecekan gejala, risiko alergi Si Kecil dan artikel lengkap mengenai segala hal yang terkait dengan alergi bisa ditemukan di www.klikdokter.com/cek-alergi, yaitu modul digital yang mendukung Bunda dalam mengakses berbagai informasi mengenai alergi Si Kecil secara digital.

Selain itu, Bunda juga dapat memantau pertumbuhan Si Kecil untuk mengetahui kemajuan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala yang sesuai dengan usia dan jenis kelamin berdasarkan standar World Health Organization (WHO) yang ada dalam Kartu Menuju Sehat dari Kementerian Kesehatan Indonesia.

LANGKAH 2: CEGAH DAN ATASI – MELALUI MORINAGA ALLERGY SOLUTION

Pada dasarnya, alergi dapat diatasi, dan Bunda bisa mencegah Si Kecil mewarisi bakat alerginya. Morinaga memiliki program tetap yaitu Allergy Solution yang merupakan solusi total alergi untuk Si Kecil melalui sinergi nutrisi yang tepat, hasil pengembangan KALBE Nutritionals bersama Morinaga Research Centre Jepang. Morinaga Allergy Solution terdiri dari tiga keunggulan, pertama solusi nutrisi untuk mencegah dan mengatasi alergi protein susu sapi. Kedua tersedianya produk nutrisi untuk anak dari lahir sampai usia 12 tahun. Ketiga sinergi nutrisi yang tepat dan mencakup Brain Care, Body Defense, dan Body Growth.

Inovasi kandungan MoriCare+ Triple Bifidus adalah satu-satunya yang mengandung kombinasi tiga Probiotik (Bifidobacterium longum BB536, Bifidobacterium breve M-16V, Bifidobacterium infantis M-63) atau gabungan tiga bakteri baik dengan manfaat mengurangi gejala alergi saluran pernafasan, mencegah dan mengurangi gejala alergi pada kulit, serta mengurangi gejala alergi saluran cerna dan juga membuat Si Kecil lebih tenang dan tidak gelisah.

LANGKAH 3: SEBAR – MELALUI ALLERGY SOLUTION SMART COMMUNITY (ALLYSCA)

SEBAR sebagai langkah terakhir, menjadi salah satu langkah terpenting dalam menyebarluaskan informasi yang tepat khususnya mengenai alergi pada Si Kecil, agar sedini mungkin dapat dilakukan pencegahan dan penanganan yang tepat. Untuk itu Morinaga mewadahi komunitas Bunda yang memiliki anak dengan alergi untuk bertanya dan berbagi pengalaman dalam menangani alergi Si Kecil. Morinaga membangun komunitas Allergy Solution Smart Community (ALLYSCA) juga agar para orang tua bisa mendapatkan edukasi dari para pakar dalam bentuk Webinar & KulWap seputar alergi. Untuk bergabung dengan komunitas ALLYSCA, Bunda bisa dapatkan aksesnya melalui www.klikdokter.com/cek-alergi.

“Setiap anak memiliki kecenderungan alergi berbeda dan harus diatasi dengan penanganan yang tepat. Salah satu caranya adalah memberikan asupan makanan dan nutrisi bebas alergi untuk Si Kecil. Jangan biarkan alergi menghambat potensi Si Kecil. Maka dari itu, Morinaga Soya menjadi salah satu solusi nutrisi karena merupakan susu formula pertumbuhan soya yang kandungannya setara dengan kebaikan susu sapi dan dilengkapi MoriCare TripleBifidus dengan kombinasi 3 probiotik dari Morinaga Research Center Jepang. Selain itu, orang tua perlu ikut aktif memantau pertumbuhan Si Kecil salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi digital CEKALERGI dari Morinaga. Tidak hanya menerima informasi, orang tua juga bisa berbagi pengalamannya dalam menangani alergi Si Kecil bersama Morinaga agar si kecil yang alergi tetap berprestasi,” jelas Dewi Angraeni.

Dukungan dari media massa juga diharapkan bisa membantu menyebarkan informasi terkait aplikasi digital CEKALERGI untuk Atasi Alergi Si Kecil dengan Deteksi Dini. “Tujuan kami adalah mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya pemahaman mengenai alergi Si Kecil. Hal ini sejalan dengan tanggung jawab sosial KALBE yaitu mendukung pemerintah dalam mencapai Sustainable Development Goal untuk mewujudkan Indonesia sehat menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkap Helly Oktaviana, Group Business Unit Head Nutrition for Kids KALBE Nutritionals.

Asupan Nutrisi untuk Memperkuat Daya Tahan Tubuh Sang Buah Hati

GayaKeren.id – Memberi perhatian dan perlindungan kepada anak merupakan kewajiban setiap orang tua, apalagi di masa pandemi. Daya tahan tubuh anak belum sempurna sehingga mudah terpapar virus dan penyakit. Para orang tua tetap perlu melakukan upaya-upaya agar buah hati terhindar dari virus COVID-19, dan diharapkan untuk terus memantau asupan nutrisi bagi buah hati agar tubuh mereka sehat dan memiliki daya tahan yang kuat.

Berbicara di konferensi pers Morinaga Chil*Go!secara virtual (25/03) dengan tema PeduliGiziAnak Selama Pandemi,dr. Daeng M Faqih, S.H., M.H., Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI)memaparkan bahwa, “Daya tahan tubuh anakberkaitan erat dengan pemberian nutrisi harian dan pola pengasuhan keluarga. Tentunya kesehatan keluarga ini juga tidak terlepas dari peran para dokter yang ada dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan terhadap keluarga, termasuk untuk anak-anak,” ujar dr. Daeng.

Penelitian telah membuktikan bahwa sistem kekebalan tubuh sangat berhubungan dengan saluran pencernaan. Hal ini bisa terjadi karena saluran pencernaan yang baik memungkinkan penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa dilakukan dengan baik, yang pada akhirnya membuat daya tahan tubuh menjadi lebih baik. Tubuh dan pikiran yang sehat, ditambah dengan terus melakukan kepatuhan dalam tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak dalam pergaulan sehari-hari, akan membuat anak semakin siap menangkal serangan COVID-19.

“Pola makan seimbang yang terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan nutrisi mikro (vitamin dan mineral) dikombinasikan dengan pola hidup bersih sehat (PHBS) seperti rajin cuci tangan, menghindari keramaian, memakai masker, tidur cukup, tetap beraktivitas fisik, serta stres rendah, paling efektif membantu tubuh melawan infeksi virus dan penyakit. Hal ini sama pentingnya untuk orang dewasa maupun anak-anak, apalagi dalam situasi saat ini. Oleh karenanya para orang tua dan anggota keluargaperlu memperhatikan dengan benar-benar pemenuhan nutrisi dan juga aktivitas anak sehari-hari,” jelas dr. Daeng.

dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionalsmemaparkan bahwa, “Orang tua perlu benar-benar memperhatikan nutrisi harian anak di masa pandemi ini. Selain memberi makanan sehat dan seimbang, orang tua juga perlu memberikan nutrisi tambahan yang tepat karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Nutrisi tambahan yang diberikan bisa berupa susu, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Dan semua nutrisi ini diperlukan untuk mendukung saluran pencernaan yang lebih sehat, agar bakteri baik yang ada di dalamnya bisa membentuk daya tahan tubuh yang lebih optimal.”

dr. Muliaman juga mengatakan bahwa serat pangan inulin bisa menjadi salah satu senjata utama dalam tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tubuh anak-anak. Serat pangan inulin adalah salah satu jenis prebiotik yang tinggi serat dan rendah kalori serta dapat menjadi pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi saluran pencernaan anak, apalagi saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” manusia.

Bukan hanya kandungan nutrisi yang ada dalam makanan dan minuman harian anak-anak yang perlu diperhatikan, konsumsi gula juga menjadi salah satu yang perlu menjadi concernpara orang tua. “Dalam memberikan nutrisi harian serta nutrisi tambahan untuk anak, perlu diperhatikan juga kandungan gulanya sehingga tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan jika anak-anak kelebihan asupan gula, akan menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, permasalahan pada gigi, obesitas, dan berbagai penyakit di masa depan. Adapun berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) tahun 2015, asupan harian gula tambahan untuk anak usia di bawah 12 tahun maksimal 200 kkal, yang setara dengan 50 gram gula atau 6 sendok makan/hari,” papar dr. Muliaman.

Turut berbicara di konferensi pers ini, Chef Devina Hermawan, Finalis MasterChef Season 5yang menuturkan pengalamannya mengurus dua buah hatinya sepanjang era pandemi COVID-19 ini. Devina mengaku sempat khawatir apakah kedua anaknya telah mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk membangun daya tahan tubuhnya agar mampu menghadapi virus COVID-19.

“Tentunya memberikan nutrisi harian sangat penting mulai dari pemilihan bahan hingga cara mengolahnya. Selain itu, nutrisi tambahan seperti susu juga saya berikan untuk anak supaya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh anak. Saya memberikan Morinaga Chil*Go! untuk kedua anak saya dalam menu makan harian mereka dan rasanya pun sangat mereka sukai,” kata Devina.

Selain itu, agar anak tidak bosan dengan menu makanan harian, Chef Devina pun menggunakan keahliannya untuk membuat kreasi berbahan dasar Morinaga Chil*Go! yang dia sebut sebagai resep immunobooster. Di dalam acara press conference tersebut, Chef Devina sempat menunjukkan 2 resep makanan bergizi kreasinya yang berbasis Morinaga Chil*Go! yaitu Baked Broccoli Potato Cheese dan Morinaga Chil*Go! Pannacotta with Mixed Berries Sauce.

Dalam kesempatan yang sama, untuk mendukung nutrisi tambahan harian anak, KALBE Nutritionals dan Morinaga memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang saat ini telah terdistribusi di pasaran.

“Melengkapi varian rasa Morinaga Chil*Go! yang telah ada, kini kami memperkenalkan Morinaga Chil*Go! rasa Original yang lebih rendah gula untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat. Morinaga Chil*Go! terus mendampingi buah hati untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama pandemi. Morinaga Chil*Go! hadir dalam bentuk kemasan susu cair steril yang enak bernutrisi dengan perpaduan Serat Pangan Inulin, 9 Vitamin dan 5 Mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dikemas dalam kemasan praktis yang bisa didaur ulang dan memiliki pilihan rasa yang pasti disukai anak-anak, seperti Coklat, Vanila, Stroberi, dan Melon, serta terbaru yaitu rasa Original yang dapat menjadi alternatif nutrisi tambahan setiap hari,” papar Gregorius Daru Smaragiri, Business Unit Head Morinaga Chil*Go! KALBE Nutritionals.

Selain penyediaan produk dengan nutrisi berkualitas, sebagai bentuk peran aktif untuk anak-anak Indonesia, Morinaga Chil*Go! juga melakukan kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam bentuk rangkaian edukasi untuk menggalakkan pentingnya nutrisi susu bagi keluarga dan buah hati, serta gerakan pemberian nutrisi tambahan untuk anak.

“Kami juga membantu para Bunda di seluruh Indonesia untuk bisa berkreasi membuat makanan atau minuman bersama buah hati dengan memberikan beberapa resep makanan yang bisa dipraktikkan di rumah menggunakan semua varian Morinaga Chil*Go! sehingga nutrisinya pas dan bisa membantu menjaga daya tahan tubuh buah hati,” tutup Daru.